Percepatan Pembangunan Asrama Parigi Moutong di Palu

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Sekda Zulfinasran, S.STP, M.Ap, Pimpin Rapat Audensi bersama OPD dan perwakilan LS – ADI. (Foto/Prokopim Parigi Moutong)

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Percepatan pembangunan serta perbaikan beberapa fasilitas dari asrama Parigi Moutong yang saat ini menjadi polemik ditengah mahasiswa, terkait hal itu Sekretaris Daerah (Sekda) lakukan rapat audiensi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan Lingkar Study Aksi dan Demokrasi Indonesia (LS – ADI).

Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah Zulfinasran,S.STP,M.A.P. saat pimpin rapat audiensi bertempat di ruang Rapat Kantor Bupati, Rabu 21 September 2022.

“Kepada OPD terkait untuk memastikan dan segera melaksanakan tahapan-tahapan kelanjutan pembangunan dan berbagai titik perbaikan sarana dan prasarana pembangunan Asrama Parigi Moutong,” katanya.

Selanjutnya, Sekda menjelaskan agar para mahasiswa dapat menyampaikan pendapatnya dan mendorong pemerintah daerah untuk terus baik melanjutkan pekerjaan kompleks perumahan Parigi Moutong sehingga dapat diselesaikan secepatnya tahun ini.

Ia menjelaskan, secara teknis dijelaskan siapa yang akan mengurus administrasi dan penghuni asrama Parigi Moutongharus mengikuti peraturan Bupati Parigi Moutong (PerBup).

Ia menambahkan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) saat ini telah mealokasikan dana anggaran untuk pembangunan pagar dan pemasangan Papin dan untuk kelanjutan pembangunan Asrama Putri di tempat Asrama Parigi Moutong, serta untuk pemeliharaan dan pemenuhan kebutuhan aset asrama yang masih menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum, serta pengelolaan, terhadap siapa saja yang akan menempati asrama akan diarahkan dan diseleksi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Baca: Konsolidasi Percepatan Penurunan Stunting di Kota Palu

Pemerintah daerah masih berusaha membenahi kekurangan asrama Parigi Moutong dan berharap para mahasiswa juga ikut membantu pemerintah memberikan opini baik di masyarakat agar hal ini tidak menjadi kendala untuk kelanjutan pembangunan Asrama Parigi Moutong di Palu.

“Asrama tidak sepenuhnya ditempati oleh mahasiswa karena terkadang ada hal emergency seperti ketika masyarakat ingin berobat di Palu dan membutuhkan tempat untuk menginap mereka dapat menggunakan fasilitas asrama untuk tempat tinggal sementara,” pungkasnya. (*/Ikh)

Baca: Songkok Bone Terima WCC Award Wilayah Asia Region 2022

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.