Permudah Layanan Paspor, Imigrasi Palu Luncurkan Aplikasi Maleo

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Dewanto Wisnu Raharjo (Kanan). (Foto/Facebook Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu)

Berita , gemasulawesi – Permudah layanan permohonan pembuatan paspor, Imigrasi Kelas I TPI Palu, Provinsi , menerbitkan memudahkan publik mengakses informasi tentang keimigrasian.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu Dewanto Wisnu Raharjo saat memaparkan capaian kinerja Kantor Imigrasi Tahun 2022 di Palu, Kamis 29 Desember 2022.

“Inovasi ini akan kami lakukan pada tahun 2023 dan nantinya membuat permintaan khusus untuk layanan pengurusan paspor,” ucap Dewanto Wisnu Raharjo.

Menurutnya, di era saat ini penggunaan sistem digital sudah menjadi keharusan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, sehingga meluncurkan yang dapat diakses melalui gadget.

Baca: Permohonan Paspor di Kantor Imigrasi Palu Meningkat

Ia mengatakan, secara umum, aplikasi ini dirancang untuk memfasilitasi layanan pengurusan paspor yang hanya mengharuskan pengguna memasukkan kode tertentu setelah memproses serangkaian dokumen.

Singkatnya, katanya, masyarakat tidak perlu datang ke kantor imigrasi untuk mengecek sudah siap atau belum, cukup aplikasi ini yang tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan paspor menjadi keluaran.

Ia menjelaskan, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk memproses dokumen perjalanan luar negeri (paspor) maksimal tiga hari dan pihaknya akan membayar ganti rugi kepada pemohon jika pengurusan dokumen melebihi waktu yang ditentukan.

Baca: Eazy Passport, Imigrasi Palu Datangi Pemohon Penerbitan Paspor

Hal ini sejalan dengan harapan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) bahwa perlu perlahan-lahan mulai menggunakan M-Paspor di tahun mendatang sebagai aplikasi yang dapat digunakan masyarakat, untuk mengajukan permohonan paspor baru dan ganti paspor online.

“Sistem ini sedang kami terapkan secara perlahan dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan, karena pemahaman tentang digital belum sepenuhnya merata di masyarakat, sehingga diperlukan edukasi yang berkelanjutan,” kata Wisnu.

Ia menambahkan, inovasi ini juga sejalan dengan upaya Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu untuk mewujudkan Zona Integritas Wilayah (WBBM) yang bersih dan birokratis tahun depan setelah sebelumnya meraih predikat bebas korupsi (WBK) untuk mewujudkan pemerintahan yang baik.

Baca: Pembangunan Rumdis Kantor Imigrasi Kelas I Palu Mulai Dilaksanakan

Ia mengatakan sebagai satuan kerja di lingkungan Kanwil Kemenkumham menyediakan berbagai fasilitas penunjang seperti ruang bermain anak, fasilitas ibu hamil dan menyusui, termasuk fasilitas penyandang disabilitas. (Ikh/Dn)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.