Permohonan Paspor di Kantor Imigrasi Palu Meningkat

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Tikim) Imigrasi Palu, Danil Rachman (Foto/Facebook Imigrasi I TPI Palu)

Berita , gemasulawesi – Permohonan dokumen di Kantor Imigrasi Kelas 1 Palu, , meningkat cukup signifikan untuk perjalanan luar negeri dengan jumlah sekitar 8.262 selama 11 bulan terakhir.

Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Kantor Danil Rachman di Palu, Selasa, 6 November 2022.

“Penerbitan dokumen keimigrasian ini telah melalui beberapa tahapan sesuai dengan syarat dan ketentuan, dan tahun ini telah tersedia berbagai macam untuk tujuan perjalanan yang berbeda,” ucap Danil Rachman.

Ia juga menyatakan bahwa Kantor menerbitkan sekitar 1.904 pada tahun 2021 atau menurun dibanding tahun 2020 yang sekitar 2.114 permohonan penerbitan .

Baca: Imigrasi Palu Giatkan Pengawasan Orang Asing Bersama Timpora

Menurutnya, meski pemerintah melarang perjalanan ke luar negeri sejak dua tahun lalu akibat dampak pandemi COVID-19, jumlah pemohon cukup banyak.

“Wajar jika orang mulai bepergian karena pemerintah meringankan PPKM COVID-19,” kata Danil.

Ia mengatakan, dari 8.262 yang diterbitkan antara Januari hingga November 2022, jemaah haji dan umrah masih didominasi sekitar 3.288 , menurut data .

Baca: Kantor Imigrasi Amankan Nelayan Filipina Terdampar di Gorontalo

Khusus untuk kegiatan keagamaan, katanya hanya ada sedikit sekitar 357 pada tahun 2021 dibandingkan tahun 2020 sekitar 2.371 .

“Selain dokumen perjalanan ibadah, dokumen paling umum kedua, belajar di luar negeri, sekitar 217 terdaftar dari Januari hingga Oktober tahun ini,” kata Danil.

Untuk mengefektifkan pelayanan publik di bidang keimigrasian, Danil mengatakan pemerintah pusat telah mengeluarkan kebijakan melalui Kementerian Hukum dan HAM terkait masa berlaku untuk perjalanan ke luar negeri maksimal 10 tahun.

Baca: Pakai Paspor Palsu Meksiko, 2 Warga China Ditangkap Imigrasi

Kebijakan ini berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Permenkumham) Nomor 18 Tahun 2022 yang dilanjutkan dengan Petunjuk Teknis dari Dirjen Imigrasi yang mulai berlaku pada Rabu 12 Oktober 2022.

yang diterbitkan sebelum peraturan terbaru tetap berlaku selama lima tahun, dan dengan tenggang waktu 10 tahun hanya berlaku untuk WNI berusia 17 tahun atau sudah menikah,” pungkas Danil. (Ikh/Dn)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.