Polisi Bekuk Pelaku Begal di Kota Palu

<p>Foto: Illustrasi penangkapan pelaku begal.</p>
Foto: Illustrasi penangkapan pelaku begal.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Aparat kepolisian berhasil membekuk pelaku begal di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Palu dengan Tim Scorpion Jatanras Dit Reskrimun Polda Sulawesi Tengah mengamankan pelaku begal di Kota Palu, kemarin sekitar pukul 22.00 Wita.

“Pelaku R (25) merupakan juru parkir beralamat di Jalan Cempedak dan MN (21) beralamat di Jalan Kelor,” ungkap Kapolres Palu AKBP Riza Faisal, di Kota Palu, Selasa 22 Juni 2021.

Ia mengatakan, modus pelaku begal di Kota Palu adalah pencurian dengan merampas Hp lalu menebas korban di bagian punggung sebelah kiri.

Penangkapan pelaku begal di Kota Palu, berdasarkan laporan Polisi nomor: LP.B/606/VI/ 2021/Sulteng/Resort palu/Tanggal 21 Juni 2021 tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

“Kami masih mengejar dua lainnya yaitu inisial AK dan A,” sebutnya.

Baca juga: Polisi Tangkap Pemalsu Uang di Kota Palu

Penyelidikan berawal saat Sat Reskrim Polres Palu menerima pengaduan Curas, di Jalan Tombolututu, Kelurahan Talise, Minggu 6 Juni 2021.

“Tim Resmob mendatangi TKP dan melakukan penyelidikan,” ucapnya.

Ia menerangkan, dari hasil penyelidikan polisi mendapatkan informasi barang bukti berada ditangan Ahmad Fajriandi.

Baca Juga: Warga Sipil Jadi Korban Penganiayaan Oknum POM AL

Melalui informasi itu, polisi bergerak menuju lokasi itu dan mengamankan pemegang barang bukti.

“Barang bukti berupa Handphone merk Vivo Y53 warna Gold dengan penadah berdomisili di Huntap Budha Suci, Kelurahan Tondo,” terangnya.

Ia menerangkan, saat diinterogasi penadah itu mengaku mendapatkan Hp itu dari AK melalui perantara Muhammad Asrar.

Transaksi hasil curian itu kata dia, dilakukan di kosan di Jalan Kelor, dengan harga Hp Rp 400 ribu.

Polisi langsung mencari keberadaan AK dan melakukan penggrebekan, tetapi pelaku tidak berada ditempat itu. Namun, aparat berhasil mengamankan sejumlah orang sedang pesta minuman keras.

“Saat diinterogasi dua diantaranya R dan MN mengakui ikut bersama dengan DPO AK dan A, melakukan Curas di Jalan Tombolotutu,” tuturnya.

Ia menjelaskan, pelaku R dan MN mengakui telah melakukan pencurian di beberapa tempat di Kota Palu. Diantaranya, di Jalan Datu Adam, Jalan Gajah Mada, Jl Diponegoro, Pengawu, Tatanga, Pasar Inpres.

Ia menambahkan, saat ini barang bukti berupa Hp merk VivoY53 warna Gold, Satu sepeda motor Honda Beat warna hitam dari pelaku begal di Kota Palu berhasil diamankan satu.

Baca juga: Terbakar Cemburu, Pria Aniaya Istri Sirih di Banggai

Laporan: Rafiq

...

Artikel Terkait

wave

Gubernur Sulawesi Tengah: Validasi Data Penerima Bantuan Stimulan

Gubernur Sulawesi Tengah meminta verifikasi dan validasi data penerima bantuan stimulan, langsung melayangkan surat kepada Walikota Palu.

Pasien Keluhkan Diskriminasi Layanan di RSUD Anuntaloko Parigi

Pasien tuding ada perlakuan diskriminasi layanan kesehatan di RSUD Anontaloko Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah.

225 Guru di Parigi Moutong Suntik Vaksin Covid 19

Sebanyak 225 guru di seluruh sekolah Parigi Moutng, Sulawesi Tengah, telah suntik vaksin covid 19, persiapan pembelajaran tatap muka nanti

Parigi Moutong Tuntaskan Verifikasi Klaim Bansos Masyarakat Prasejahtera

Dinas Kesehatan (Dinkes) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, telah menuntaskan proses verifikasi klaim Bansos masyarakat prasejahtera 2020.

Ratusan Warga Donggala Unjuk Rasa Tuntut Huntap

Ratusan warga Donggala, Sulawesi Tengah, unjuk rasa tuntut persoalan Hunian tetap (Huntap), Aksi massa hingga jalan kaki hingga 20 Km.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;