PT TMS-ABM Kerjasama Bangun Smelter di Sulteng, Tingkatkan Fiskal Daerah

waktu baca 2 menit
PT TMS-ABM Kerjasama Bangun Smelter di Sulteng, Tingkatkan Fiskal Daerah

Sulawesi Tengah, gemasulawesi.com – PT di Sulawesi Tengah.

Kesepakatan antar (TBM) dan PT Artha Bumi Mining (ABM) Jakarta itu ditandatangani direktur PT TMS dan Direktur PT ABM Waleed Khleed Theyeb, Senin 23 Januari 2023.

Penandatanganan disaksikan langsung , dan Kepala Dinas ESDM Sulteng A Rachmansyah Ismail.

BACA: Bupati Verna GM Inkiriwang Buka Raker Yayasan Badan Wakaf Amanatul Ummah Poso

Dirut PT. Tambang Mineral Sulteng , , Menyampaikan terimakasih atas kesepakatan yang di Bangun PT Tambang Mineral Selteng dengan ABM Jakarta tersebut.

Hal itu membantu mewujudkan visi dan misi dalam hal meningkatkan Fiskal Daerah.

“Kita Sangat Mengapresiasi PT. Artha Bumi Mining Jakarta sebagai Perusahaan Perdana Yang berkomitmen dalam mendukung Peningkatan Fiskal Daerah yang nantinya akan dimanfaatkan dalam membiayai Pembangunan Daerah,” terangnya.

BACA: Kondisi Lokasi Tangkap Gurita Touna Pasca Penutupan Sementara, Hasil Tangkap Nelayan Bertambah

menyampaikan bahwa PT. Artha Bumi Mining Jakarta saat ini memiliki Smelter di Bantaeng dan Memiliki Lokasi IUP di Sulawesi Tengah sehingga PT. Tambang Mineral Sulteng akan menjadi mitra Usaha PT. Artha Bumi Mining Jakarta yang merencanakan akan membangun Smelter di Sulawesi Tengah.

Selanjutnya Dirut PT Artha Bumi Mining Jakarta, Waleed Khaleed Theyeb mengatakan, semoga langkah PT ini memberikan untuk warga, khususnya warga Sulawesi Tengah.

“Dan kedepan dapat ditingkatkan terus MOU ini melalui kerja sama kerjasama lainnya guna mewujudkan harapan pemerintah dalam meningkatkan Fiskal Daerah ini,” ujarnya.

BACA: Foto Mantan Bupati Minahasa Selatan Jadi Korban Vandalisme

Sementara , memberikan apresiasi pada manajemen PT ABM Jakarta atas kerjasama yang dibangun tersebut.

“Sehingga melalui hubungan kerjasama ini dapat memberikan manfaat dan tentunya peningkatan Fiskal Daerah Sulteng,” jelas .

mengungkapkan PAD Sulteng saat ini di posisi Rp 1,71 triliun.

BACA: IDI Parimo Gelar Symposium Medical Emergenc and Medical Legal Protection

Jumlah iti meningkat dibanding tahun sebelumnya yang di angka Rp 900 miliar.

Sehingga kata , kerjasama yang dibangun PT TMS dan PT ABM Jakarta itu bisa mendongkrak PAD Sulteng.

” Akhir Tahun 2023 ini Pendapatan kita bisa mencapai 2 Triliun,” jelasnya. (*/Hakir) 

 

 

 

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.