Rusdy Mastura Dorong Semua OPD Kolaborasi Tekan Stunting

<p>Ket Foto: Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura di penandatangan penekanan stunting (Foto/facebook pemerintah provinsi sulawesi tengah)</p>
Ket Foto: Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura di penandatangan penekanan stunting (Foto/facebook pemerintah provinsi sulawesi tengah)

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Rusdy Mastura, Gubernur Sulawesi Tengah, dorong semua organisasi perangkat daerah (OPD) yang berada di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, agar kolaborasi untuk tekan stunting di daerah tersebut.

Hal itu diungkapkan Rusdy Mastura usai melantik dan mengambil sumpah Bunda Peduli Stunting di Palu, Senin 3 Oktober 2022.

“Kerja sama dan komitmen kami adalah kunci keberhasilan pengurangan jumlah tengkes, seperti yang ditunjukkan oleh pemerintah pusat,” ucap Rusdy Mastura.

Ia meminta Bunda Peduli Stunting untuk melibatkan sepenuhnya Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten/Kota yang menjadi tempat lokus, karena penanganan stunting tidak bisa dilakukan selain oleh OPD pengampuh.

Oleh karena itu, bunda peduli stunting melalui TP-PKK sebaiknya meningkatkan program pencegahan dengan selalu meningkatkan koordinasi lintas sektor.

“Upaya pencegahan tersebut dilakukan sebagai langkah mempersiapkan generasi Sulawesi Tengah selama 1.000 hari pertama kelahiran menjadi generasi yang cerdas, produktif, sejahtera dan mandiri,” kata Rusdy.

Menurut data Survei Gizi Indonesia (SSGI) 2021, Sulawesi Tengah menempati urutan ke-8 secara nasional dengan angka stunting tinggi 29,7%. Begitu pula dengan “wasting” 9,4% yang membuat Sulawesi Tengah masuk dalam kategori gizi kronis akut.

Vera Rompas Mastura, Bunda Peduli Stunting Sulawesi Tengah, mengatakan pihaknya akan mempercepat upaya intervensi melalui tujuh komitmen yang ditandatangani bersama.

Selain itu, ketua TP-PKK di tingkat kabupaten/kota yang juga akan berperan sebagai Bunda Peduli Stunting dan diharapkan menjadi garda terdepan dalam menerapkan langkah-langkah strategis untuk mengurangi risiko kekerdilan anak karena kekurangan gizi kronis.

Baca: Kebakaran di Makassar Masih Tinggi, September 120 Kasus

Vera mengatakan, dampak stunting terhadap tinggi dan berat badan anak jauh di bawah rata-rata untuk usianya, membuat anak mudah sakit dan efek terburuknya bisa berakibat kematian di usia dini.

Ia juga meminta kepada gubernur untuk dapat menjamin bahwa anggaran penanganan stunting tersedia dan dimaksimalkan sehingga tidak ada halangan untuk kegiatan apapun dengan OPD kolaborasi untuk tekan stunting.

“Kami juga akan bekerja sama dengan kader Posyandu untuk melakukan aksi percepatan pemberian makanan tambahan kepada bayi dan ibu hamil agar selalu terjamin ketahanan pangannya,” pungkas Vera. (*Dn/Ikh)

Baca: Pemerintah Perpanjang PPKM Level 1 Hingga 7 November

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Rumah Rusak Akibat Longsor di Enrekang Bertambah

Rumah rusak akibat kejadian tanah longsor di Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan, terus bertambah, kejadian tanah

Pedagang Kerupuk di Gowa Ditemukan Tewas Tenggelam

Pedagang kerupuk bernama Suprayitno 38 tahun di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ditemukan tewas tenggelam

Pemerintah Prioritaskan Penuhi Kebutuhan Korban Banjir Torue

Provinsi Sulawesi Tengah, prioritaskan penuhi penyaluran bahan pangan kebutuhan korban bencana banjir bandang Desa Torue.

Festival Sandeq 2022, 34 Perahu Siap Berlayar Menuju Kalimantan

Festival Sandeq yang akan digelar pada 9 September 2022, sebanyak 34 perahu sandeq akan siap berlayar menuju pulau Kalimantan, sebagai tanda

Menlu Retno Kecam Dua Politikus India Penghina Nabi Muhammad SAW

Kecam Dua Politikus India, Menlu Retno Angkat Bicara saat menghadiri pertemuan para Menlu ASEAN-India di New Delhi, India, dalam pertemuan

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;