Sat Resmob Polda Sulawesi Selatan Bekuk Pencuri Lintas Provinsi

waktu baca 2 menit
Ilustrasi Gambar

Berita Hukum, gemasulawesi – Sat Resmob Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan, berhasil bekuk tiga pria yang merupakan sindikat pelaku tindakan pencuri dan penggelapan dengan modus hipnotis lintas provinsi.

Penangkapan dua pelaku ini terbilang dramatis karena saat para tersangka dibekuk waktu itu berada ditengah macet di jalur Trans Sulawesi.

Penangkapan dilakukan pada hari Senin 22 Agustus 2022 pukul 19.00 WITA di Jalur Trans Sulawesi, Kabupaten Maros dan Kota Makassar. Ketiga pria tersangka dibekuk merupakaan sindikat pencuri lintas provinsi yang mengendarai mobil tersebut menjadi target perburuan tim Sat Resmob Polda Sulawesi Selatan karena beberapa laporan korbannya dilaporkan menggunakan modus yang sama.

” Syukur alhamdulillah, melalui kerjasama tim, kami telah berhasil mengamankan ketiga tersangka berada di dalam mobil yang saat itu sedang terjebak macet. Tersangka kami amankan saat hendak kembali ke Makassar usai beraksi di lokasi berbeda,” ucap Panit1 Sat Resmob Polda Sulawesi Selatan Iptu Sunardi, saat dikonfirmasi Rabu 24 Agustus 2022.

Tersangka yang ditangkap adalah AA 44 tahun, warga Jalan Kemauan, Makassar. Kemudian HR 42 tahun, warga Jalan Bantabantaeng, Makassar dan SO 40 tahun. Para tersangka kemudian dibawa ke Mapolda Sulawesi Selatan untuk dilakukan penyelidikan.

Hasil penyidikan menunjukkan ketiga tersangka beraksi pada Jumat 19 Agustus 2022 di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Mereka berhasil menggasak uang korban sebesar Rp. 14.270.000.

Pelaku menyamar sebagai sales marketing dan menawarkan pupuk kepada para korban. Kemudian korban yang terhipnotis langsung menyerahkan uang puluhan juta rupiah miliknya.

Tidak hanya itu, Selasa 9 Agustus 2022 ketiga tersangka juga melakukan aksinya di Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Mereka berhasil menggasak uang tunai Rp 3.000.000 dan perhiasan emas 123 gram dari korban.

Baca: Pesan Sabu, Oknum Anggota DPRD Sulawesi Barat Diciduk Polisi

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka merupakan sindikat penipuan dan penggelapan modus hipnotis. Semua korban tanpa disadari menyerahkan seluruh harta bendanya kepada tersangka,” kata Kanit Resmob Polda Sulawesi Selatan, Kompol Dharma Praditya Negara, saat dikonfirmasi, Rabu 24 Agustus 2022.

Ia mengatakan, serikat ini beroperasi tidak hanya di berbagai kabupaten di Sulawesi Selatan, tetapi bahkan beraksi lintas provinsi.

Selain ketiga tersangka, polisi juga berhasil mengamankan berbagai barang bukti berupa mobil mini bus yang digunakan tersangka saat melakukan aksinya, uang tunai Rp 10 juta dan 3 buah ponsel. (*/Ikh)

Baca: Sidang Perdana Korupsi Minyak Goreng Digelar, Mantan Dirjen Daglu Kemendag Siap Hadapi Sidang

Ikuti Update Berita Terkini Gema Sulawesi di: Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.