Datangi Bareskrim, Kepala LPAI Koordinasi Perlindungan Anak Ferdy Sambo

<p>Foto: Datangi Bareskrim, Kepala LPAI Koordinasi Perlindungan Anak FS</p>
Foto: Datangi Bareskrim, Kepala LPAI Koordinasi Perlindungan Anak FS

Berita Hukum, Gemasulawesi – Kepala Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi, tiba di gedung Reserse Kriminal Polri. “Polisi harus melindungi warganya, yang berarti warga negara ini adalah anak-anak yang membutuhkan perlindungan, jadi kami bersikeras pada prinsip bahwa perlindungan anak tidak diskriminatif” penuturan Seto kepada wartawan, Selasa (23/8/2022).

Pria yang akrab disapa Kak Seto itu mengatakan, ketiga anak tersebut pernah mendapat tekanan atau bully dari masyarakat. Dalam hal ini, dia menekankan bahwa mereka harus dilindungi oleh hukum.

“Beberapa putra-putri FS ini dalam keadaan stres karena dibully baik secara virtual maupun di berbagai tempat. Beberapa teman juga meminta agar ini menjadi amanat undang-undang. Biarlah setiap anak dilindungi dari perbuatan kekerasan yang dilakukan baik oleh orang dewasa maupun anak-anak, termasuk anak-anak yang memerlukan perlindungan khusus karena harus berpisah dengan orang tuanya,” ujarnya

“Kalau kita dari LPAI, saya, sekjen, juga ketua LPAI Bali, kemudian wakil, sekjen itu ketua LPAI Banten. LPAI terdiri dari kader-kader dari berbagai daerah,” ujarnya.

Kematian Brigadir J Seperti diketahui, berkas kematian Brigadir J diisi dengan berbagai kejanggalan sejak awal. Brigadir J meninggal Hanya 3 hari setelah penembakan pada Jumat (8/7) sore.
Awal kasus yang dibuka ke publik ini, diduga Brigadir J tewas setelah terlibat baku tembak dengan Bharada Richard Eliezer (RE atau E) di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di Mapolsek Duren Tiga, Jakarta Selatan (Jaksel).

Baca juga: Polri Ungkap Pengakuan Terbaru Ferdy Sambo

Berdasarkan kejanggalan yang terungkap, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk tim khusus untuk mengklarifikasi hal tersebut. Belakangan terungkap bahwa Brigadir J. telah ditembak dan insiden itu direncanakan. Diantaranya Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada E, Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf.

Ferdy Sambo berperan penting dalam memerintahkan Bharada E untuk menembak Brigadir J dan menyiapkan kasusnya. Sementara itu, Bharada RE berperan dalam penembakan Brigadir J. Sementara itu, Bripka RR dan KM berperan membantu dan menyaksikan penembakan korban Brigadir.

KUHP tentang pembunuhan sehubungan dengan pasal 55 juncto 56 KUHP. Empat tersangka telah ditangkap, sementara polisi belum menangkap Putri karena kondisi kesehatannya.

...

Artikel Terkait

wave

KPK Soal Mahasiswa Unila Terkait Korupsi (Suap) Rektor: Harus Ada Konsekuensinya

KPK berharap mahasiswa Unila yang orang tuanya terlibat kasus korupsi penerimaan mahasiswa baru mendapat Sanksi agar memberikan efek jera.

Tak Hanya Perguruan Tinggi, KPK Kantongi Informasi Praktik Suap Penerimaan Siswa Masuk Sekolah Menengah Atas Negeri

Praktik korupsi tidak hanya terjadi di perguruan tinggi bahkan ada dugaan praktik korupsi penerimaan siswa sekolah menengah umum (SMA NEGERI)

Polda Sulawesi Selatan Tetapkan 3 Tersangka Korupsi di Dishub

tetapkan 3 tersangka kasus dugaan korupsi marka jalan pengadaan dan pemasangan fasilitas angkutan jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi

Fakta Keterlibatan Istri Ferdy Sambo Dalam Tewasnya Brigadir J

pemeriksaan terhadap istri mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, kepolisian ungkap fakta keterlibatan PC dalam pembunuhan Brigadir J.

Kasat Narkoba Karawang Ditangkap Edarkan Ratusan Gram Sabu

Kasat Narkoba Polres Karawang AKP Edi Nurdin Massa ditangkap Direktorat Tindak Pidana Pidana Narkoba Bareskrim Polri, karena diduga terlibat

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;