Sembilan Anak di Sulawesi Selatan Suspek Gangguan Ginjal Akut

<p>Ket Foto: Sembilan anak di Sulawesi Selatan suspek gagal ginjal akut (Foto Ilustrasi/Pixabay)</p>
Ket Foto: Sembilan anak di Sulawesi Selatan suspek gagal ginjal akut (Foto Ilustrasi/Pixabay)

Berita Kesehatan, gemasulawesi – Sembilan anak di Sulawesi Selatan suspek atau dicurigai gangguan ginjal akut atipikal progresif berdasarkan, laporan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Selatan.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Sulawesi Selatan Ardadi di Makassar, Senin 7 November 2022.

“Tidak satu pun dari kasus ini sudah ditetapkan sebagai gangguan gagal ginjal akut atipikal progresif,” ucap Ardadi.

Dari sembilan kasus suspek gangguan gagal ginjal akut atipikal tersebut, tujuh anak dirawat di RS Wahidin Sudirohusodo, satu anak dirawat di RS Daya Makassar dan satu anak dirawat di RS Angkatan Laut Jala Ammari Makassar.

Baca: Dampak Gerhana Bulan Total Picu Pasang Air Laut Total di Sultra

Tentang obat gagal ginjal akut atipikal progresif ini, Ardadi mengatakan Kementerian Kesehatan segera mendistribusikannya ke rumah sakit, namun hingga saat ini ia belum menerima laporan distribusinya.

“Sejauh ini tidak dipungut biaya. Tugas kami hanya melobi, Kementerian Kesehatan akan segera mengirimnya ke rumah sakit,” ucapnya.

Sebagai langkah antisipasi, Ardadi mengimbau orang tua untuk segera membawa anaknya ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala seperti demam selama 3 hingga 5 hari, batuk, pilek, sering mengantuk, diare, mual dan muntah karena infeksi di saluran pencernaan.

Baca: Kebakaran PT GG Kediri, Manajemen Enggan Beritahu Penyebab

Ia mengatakan jika warna urin berubah menjadi coklat, penurunan volume urin sampai tidak ada buang air kecil, pastikan agar anak cukup minum untuk mendapatkan cairan yang cukup, jika ada gangguan saluran kemih yang berlangsung lebih dari 12 jam. (*/Ikh)

Editor: Muhammad Ikhsan

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Pasien Anak Probable Gagal Ginjal Akut di Gorontalo Meninggal

Satu orang pasien probable Gangguan Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal atau Acute Kidney Injury (AKI) di Gorontalo meninggal dunia

Cegah Varian Baru, Masyarakat Diminta Agar Tetap Disiplin Prokes

Masyarakat diminta agar tetap disiplin protokol kesehatan (prokes), seiring ditemukannya virus Covid-19 varian XBB di Indonesia

Dinkes Palu Instruksikan Apotek Larang Jual Obat Cair Tertentu

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palu, instruksikan pemilik apotek di Ibu Kota Sulawesi Tengah larang jual obat cair tertentu berdasarkan

Dinkes Makassar Belum Temukan Kasus Ginjal Akut Pada Anak

Dinas Kesehatan Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, melaporkan belum temukan kasus gangguan ginjal akut pada anak di daerah tersebut

Ginjal Akut Merajalela, IDAI Imbau Nakes Hentikan Beri Resep Obat Sirup

(Nakes), untuk hentikan sementara pemberian resep obat sirup diduga terkontaminasi etilen atau dietilen glikol.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;