Sulawesi Tengah Jalin Kerja Sama Perniagaan Dengan Jawa Timur

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura Membacakan Sambutan dalam Acara program misi dagang dan investasi. (Foto/Istimewa)

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi.com- Tingkatkan konektivitas antar daerah Provinsi dan menjalin kerja sama perniagaan melalui .

Menerima kunjungan Gubernur Kofifah Indar Parawansa dan rombongan di Palu, Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura mengatakan, hubungan kerja sama ini akan berdampak positif terhadap kemajuan daerah.

“Contohnya Sulteng, kami memiliki sejumlah sektor unggulan, seperti pertambangan, pertanian, perikanan dan perkebunan yang memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan daerah di tahun 2021 pada angka 11,70 persen,” terangnya.

Baca: 640 Dokter Gugur Akibat Covid19, Terbanyak di Jawa Timur

Sementara itu dari sisi pertambangan Kata Cudi sapaan akrabnya, Sulteng memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) diantaranya, Nikel, Biji besi, Emas dan sejumlah pertambangan lainnya yang belum banyak dieksploitasi.

Kata Cudi, dari intervensi pertumbuhan ini mengalami dampak penuruan angka kemiskinan yang sebelumnya 13,6 persen, kini tinggal 12 persen.

Baca: Produk Olahan UKM Parigi Moutong Akan Dipasarkan di Kaltim

“Kehadiran program kemitraan lewat misi dagang ini, saya harap bisa menguntungkan kedua belah pihak, bukan hanya pada sektor perdagangan dan industri, tetapi juga pada peningkatan sumber daya manusia (SDM),” harapnya.

Baca: Dua Pelaku Penganiayaan Pemuda di Jawa Timur Masih Dibawah Umur

Lanjut dia, saat ini pihaknya sedang mendorong akses permodalan masyarakat melalui KUR, mendorong peningkatan fiskal daerah dan mendorong pertumbuhan investasi melalui jaringan konektivitas daerah.

Sementara itu, Gubernur Jatim Kofifah Indar Parawansa mengatakan, walaupun program baru berjalan namun dalam hal perniagaan kedua daerah telah lama menjalinnya.

“Produk banyak diminati pedagang maupun pengusaha asal , nilai transaksinya mencapai angka Rp4,3 triliun tahun 2021,” ungkapnya.

Baca: KPU Provinsi Sulawesi Tengah Sosialisasikan PKPU Nomor 6 Tahun 2021

Ia menilai, hubungan niaga antara transaksi dagang kedua daerah sangat produktif. Kata Kofifah, barang asal Sulteng masuk ke dengan jumlah transaksi mencapai Rp2,23 triliun.

Ia mengungkapkan, melalui hubungan dagang itu, Provinsi Jatim mengalami Surplus Rp1,98 triliun dan itu berkat membangun sinergitas bersama.

“Kami akan menandatangani nota kesepahaman antar organisasi dan OPD bersama pihak berkepentingan lainnya dalam bidang bisnis,” urainya. (dn/fan)

Baca: DKIPS Sulawesi Tengah Gelar Workshop Digital

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.