Sulawesi Tengah Jalin Kerja Sama Perniagaan Dengan Jawa Timur

<p>Ket Foto: Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura Membacakan Sambutan dalam Acara program misi dagang dan investasi. (Foto/Istimewa)</p>
Ket Foto: Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura Membacakan Sambutan dalam Acara program misi dagang dan investasi. (Foto/Istimewa)

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi.com- Tingkatkan konektivitas antar daerah Provinsi Sulawesi Tengah dan Jawa Timur menjalin kerja sama perniagaan melalui program misi dagang dan investasi.

Menerima kunjungan Gubernur Jawa Timur Kofifah Indar Parawansa dan rombongan di Palu, Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura mengatakan, hubungan kerja sama ini akan berdampak positif terhadap kemajuan ekonomi daerah.

“Contohnya Sulteng, kami memiliki sejumlah sektor unggulan, seperti pertambangan, pertanian, perikanan dan perkebunan yang memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah di tahun 2021 pada angka 11,70 persen,” terangnya.

Baca: 640 Dokter Gugur Akibat Covid19, Terbanyak di Jawa Timur

Sementara itu dari sisi pertambangan Kata Cudi sapaan akrabnya, Sulteng memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) diantaranya, Nikel, Biji besi, Emas dan sejumlah pertambangan lainnya yang belum banyak dieksploitasi.

Kata Cudi, dari intervensi pertumbuhan ekonomi ini mengalami dampak penuruan angka kemiskinan yang sebelumnya 13,6 persen, kini tinggal 12 persen.

Baca: Produk Olahan UKM Parigi Moutong Akan Dipasarkan di Kaltim

“Kehadiran program kemitraan lewat misi dagang ini, saya harap bisa menguntungkan kedua belah pihak, bukan hanya pada sektor perdagangan dan industri, tetapi juga pada peningkatan sumber daya manusia (SDM),” harapnya.

Baca: Dua Pelaku Penganiayaan Pemuda di Jawa Timur Masih Dibawah Umur

Lanjut dia, saat ini pihaknya sedang mendorong akses permodalan masyarakat melalui KUR, mendorong peningkatan fiskal daerah dan mendorong pertumbuhan investasi melalui jaringan konektivitas daerah.

Sementara itu, Gubernur Jatim Kofifah Indar Parawansa mengatakan, walaupun program baru berjalan namun dalam hal perniagaan kedua daerah telah lama menjalinnya.

“Produk Jawa Timur banyak diminati pedagang maupun pengusaha asal Sulawesi Tengah, nilai transaksinya mencapai angka Rp4,3 triliun tahun 2021,” ungkapnya.

Baca: KPU Provinsi Sulawesi Tengah Sosialisasikan PKPU Nomor 6 Tahun 2021

Ia menilai, hubungan niaga antara transaksi dagang kedua daerah sangat produktif. Kata Kofifah, barang asal Sulteng masuk ke Jawa Timur dengan jumlah transaksi mencapai Rp2,23 triliun.

Ia mengungkapkan, melalui hubungan dagang itu, Provinsi Jatim mengalami Surplus Rp1,98 triliun dan itu berkat membangun sinergitas bersama.

“Kami akan menandatangani nota kesepahaman antar organisasi dan OPD bersama pihak berkepentingan lainnya dalam bidang bisnis,” urainya. (dn/fan)

Baca: DKIPS Sulawesi Tengah Gelar Workshop Digital

...

Artikel Terkait

wave

TNI AU Dilibatkan, Perkuat Pasokan Migor Wilayah Timur Indonesia

Perkuat pasokan Migor ke sejumlah wilayah di Indonesia timur, Kementerian perdagangan (Kemendag) jalin kerja sama dengan TNI AU.

Koperasi di Parigi Moutong Merambah Sektor Usaha Lain

Sejumlah koperasi di Kabupaten Parigi Moutong, merambah sektor usaha lain seperti, pertanian, perikanan, perkebunan dan perdagangan.

Kemendag Pastikan Pasokan Bapok Jelang Ramadhan Terkendali

Kemendag memastikan pasokan barang kebutuhan Bahan pokok (Bapok), menghadapi bulan Ramadhan dan lebaran hari raya Idhul Fitri terkendali.

Mendag Lutfi Temukan Harga Migor di Surabaya Masih Tinggi

Mendag Muhammad Lutfi masih temukan Migor dijual dengan harga sangat tinggi dalam Sidak di Pasar Tambakrejo Surabaya.

Mendag Lutfi Sidak Distributor Minyak Curah di Makassar

Mendag Muhammad Lutfi lakukan inspeksi mendadak (sidak) distributor minyak curah di Makassar, Sulawesi Selatan.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;