The Panturas Ingin Duduk di DPR, Netizen Ramai Mendukung

<p>Ket Foto: Grup Musik The Panturas (Foto/Instagram thepanturas)</p>
Ket Foto: Grup Musik The Panturas (Foto/Instagram thepanturas)

Berita Selebriti, gemasulawesi – Grup musik The Panturas ingin duduk di kursi DPR, keinginan mereka itu diungkapkan melalui cuitan akun Twitter.

Ia menuliskan kekecewaannya terhadap Ketua DPR Republik Indonesia (RI) puan Maharani. Lantara Puan lebih memilih pergi ke Itaewon, Korea Selatan.

Dibandingkan tetap tinggal di Indonesia memperingati 40 hari tragedi kanjuruhan. Peristiwa yang terjadi tanggal 1 Oktober 2022 dan menewaskan 154 orang.

“Kudunya stafnya ada yang bisikin begitu ya, masa kudu gua jadi DPR. Huft,” sebutnya.

Baca: Malah Kunjungi Itaewon, Band The Panturas Kritik Puan Maharani

Tak hanya ingin duduk di DPR, The Panturas juga tampak menyindir aksi pelesiran Puan Maharani ke Korea Selatan.

“40 hari peristiwa Kanjuruhan, Ketua DPR RI yang seharusnya bersuara paling lantang mewakili rakyat malah ke Itaewon, Korea Selatan,” cuitnya.

Menurut The Panturas seharusnya Puan Maharani berkunjung ke Malang dan melakukan tabur bunga di sana. Kemudian bincang – bincang supporter, sehingga dapat memperbaiki citranya.

Baca: Wow, John Terry Borong Tas Rotan Untuk Siapa?

The Panturas mempertanyakan sejauh mana perkembangan kasus tragedi kanjuruhan berjalan, semestinya selaku Ketua DPR harus melakukan follow up.

“Ikut berdoa di stadion terus abis makan siang ketemu Kapolda buat follow up perkembangan kasusnya sampai mana,” terangnya.

Hingga kini tweetan mereka dikutip sebanyak 558 kali, lalu diretweet 8.391, serta disukai 36 rb kali.

Baca: Curhatan Penonton MLTR Akui Kursinya Diduduki Nia Ramadhani

Seperti yang dituliskan akun @brian tidak cuma memberi mendukung terhadap grub The Panturas, namun menyindir Puan Maharani.

“Keknya kudu jadi anggota DPR ntar lu bisikin dah tu emak emak tua biar bener dikit kerjanya,” terangnya.

Sama dengan akun @brian, akun bernama @Ihsan Sanatria juga mengomentari, agar The Panturas mengikuti pemiliha caleg di masa yang akan datang.

“Gasss duuulll,” tegasnya. (*/NRU)

Editor: Muhammad Ikhsan

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Malah Kunjungi Itaewon, Band The Panturas Kritik Puan Maharani

Malah kunjungi Itaewon, grup musik The Panturas kritik Puan Maharani yang lebih pergi ke Itaewon, saat tanah air sedang berkabung

Ternyata Kiesha Alvaro Kecil Sempat Marahi Pasha Ungu Saat Menikah Lagi

Video yang direkam di masa kecil Kiesha Alvaro kembali menjadi viral. Kiesha marah ketika perceraian orang tuanya dibahas.

Dikabarkan Ditinggalkan Vincent Verhaag Pasca Terlilit Cicilan, Netizen: Jangan Cari Suami Tampan

Jessica Iskandar dikabarkan ditinggal oleh suaminya Vincent Verhag. Kabar ini mencuat setelah penipuan yang dialaminya.

Vincent Verhaag Digosipkan Tak Mau Bantu Bayar Utang Jedar

Suami Jessica Iskandar, Vincent Verhaag diterpa gosip tidak mengenakkan.Pasal penipuan yang dialami Jedar berdampak pada menunggaknya

RM BTS Bakal Rilis Album Solonya di Bulan Desember

Pada Jumat 11 November 2022, tepat pada tengah malam RM BTS mengumumkan bahwa ia bakal rilis album solo pertamanya

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;