Tiga Desa Jadi Lokasi Ternak Udang di Parigi Moutong

<p>Sekretaris DKP Parigi Moutong, Mohammad Nasir.</p>
Sekretaris DKP Parigi Moutong, Mohammad Nasir.

Parigi moutong, gemasulawesi.comPemerintah daerah (Pemda) tunjuk tiga desa menjadi lokasi ternak udang di Parigi Moutong (Parimo). Persiapan menyambut Hari Pangan Sedunia atau HPS dan Hari Ikan Nasional atau HARKANNAS.

“Desa itu dipersiapkan untuk bisa panen udang pada kegiatan HPS dan HARKANNAS di Parigi Moutong bulan Oktober 2020,” ungkap Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Parigi Moutong, Mohamad Nasir, di ruang kerjanya, Kamis 13 Februari 2020.

Rencanannya, Pemda akan panen di lokasi ternak udang Parigi Moutong. Daerah itu diantaranya Desa Dolago Kecamatan Parigi Selatan, Desa Petapa Kecamatan Parigi Tengah dan Desa Tomoli Kecamatan Toribulu Parigi Moutong.

Ia mengatakan, udang yang akan dipanen adalah udang tradisional, udang supra internsif dan udang internsif.

Berikut data rencana lokasi panen udang Pemda Parigi Moutong dalam rangka mendukung HPS dan HARKANNAS 2020:

  1. Panen Udang Tradisional: lokasi Desa Dolago berjumlah tiga petak dengan luas masing masing yaitu petak I luas 1,2 Ha, petak II Luas 0,6 Ha dan petak III Luas 0,7 Ha. Jumlah padat penebaran sekitar 200.000 ekor.
  2. Tambak Udang Supra Intensif: lokasi Desa Petapa (Kompleks Kantor Dinas Perikanan) seluas 580 M2 . Padat Penebaran 200.000 Ekor. Namun, progres pekerjaan saat ini masih dalam tahap lelang pekerjaan sarana dan prasaranan produksi tambak udang supra intensif.
  3. Tambak Udang Intensif: lokasi Desa Tomoli. Luas 18 Petak. Ukuran satu Petak (50 m x 50 m) = 2500 M2 . Total luas petakan (18 petak x 2500 m) = 45.000 M2 . Jumlah padat penebaran 200 Ekor – 300 Ekor/M2 . Jumlah total padat penebaran pada luas lokasi 45.000 M2 berkisar antara 9.000.000 – 13.500.000 Ekor

“Penebaran udang perdana rencananya akan dilaksanakan pada bulan April 2020,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemda Parigi Moutong kampanyekan gemar makan ikan guna memenuhi kebutuhan konsumsi ikan daerah.

Rata-rata konsumsi ikan nasional ditarget Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) sekitar 59 Kg per kapita per tahun. Sementara saat ini Parigi Moutong baru mencapai sekitar 52 Kg.

Dengan adanya potensi panen udang diharapkan mampu menambah pasokan bahan pangan untuk warga Parigi Moutong.

Baca juga: Parigi Moutong Dapat Raport Merah Dari Kemensos

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Parigi Moutong Dapat Raport Merah Dari Kemensos

Pemda Parigi Moutong pemutakhiran data penyelenggaraan kesehatan masuk kategori raport merah dari Kementerian Sosial Berita, Poso Palu dan Banggai

Disporapar: Atlet Berprestasi Parigi Moutong Perlu Diberi Reward

Kabid Olahraga Disporapar Kabupaten Parigi Moutong, Andi Salamun mengatakan atlet berprestasi perlu diberi reward. Berita, Poso Palu dan Banggai.

Asosiasi, Inventaris Petani Walet Parigi Moutong

Asosiasi petani walet khatulistiwa menginventaris bangunan walet di Kabupaten Parigi Moutong Berita, Poso Palu dan Kabupaten Banggai

Ini Alasan DPRD Parigi Moutong Siapkan Perda Perlindungan Nelayan

DPRD Kabupaten Parigi Moutong berinisiatif menyiapkan Peraturan daerah (Perda) perlindungan dan pemberdayaan nelayan Berita, Poso Palu dan Banggai

Hadi Safwan: Mari Wujudkan Program One Time No Rice Parigi Moutong

Dinas Ketahanan Pangan Parigi Moutong mengajak seluruh warga di agar bisa mewujudkan salah satu program one time no rice. Berita, Poso Palu dan Banggai

Berita Terkini

wave

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.


See All
; ;