Tiga Jurus Rusdi Mastura Sejahterakan Warga Sulteng

<p>(Foto: Kampanye Dialogis Cagub Sulteng Rusdi Mastura di Kasimbar Parimo, Kamis 1 Oktober 2020. Zoel)</p>
(Foto: Kampanye Dialogis Cagub Sulteng Rusdi Mastura di Kasimbar Parimo, Kamis 1 Oktober 2020. Zoel)

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Calon Gubernur Rusdi Mastura menyebut terdapat tiga jurus atau langkah untuk bisa mensejahterakan warga Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Tiga jurus itu mampu dijalankan saat memimpin Sulteng nantinya,” ungkap Calon Gubernur Sulteng Rusdi Mastura, usai melakukan kampanye dialogis di Desa Kasimbar Selatan Kecamatan Kasimbar, Kamis 01 Oktober 2020.

Ia mengatakan dalam kampanye dialogis itu, langkah pertama adalah membuka lapangan kerja untuk seluruh warga Sulteng.

Kedua, menggratiskan anak-anak yang kurang mampu untuk mengikuti pendidikan hingga ke perguruan tinggi dengan menjadikan pribadi yang berkualitas untuk Sulteng kedepan.

Dan ketiga, yakni dirinya menggratiskan kesehatan kepada warga Sulteng khususnya yang kurang mampu.

“Jika terpilih menjadi Gubernur Sulteng Periode 2020-2025, saya akan mengutamakan kesejahteraan warga,” tegasnya.

Selain itu, ia akan kembali melakukan program padat karya yang pernah dilakukannya saat menjadi Walikota Palu selama dua periode.

Nantinya, setelah dirinya menjabat sebagai Gubernur Sulteng, ia akan mengumpulkan seluruh Walikota dan Bupati se Sulteng untuk memasukkan program-progam yang peduli terhadap Rakyat.

Baca juga: Buronan Pembunuh PSK Tondo Kota Palu Tertangkap

“Program itu haruslah mensejahterakan warga dan memajukan Sulteng kedepan lebih baik lagi dari yang sekarang,” tuturnya.

Sehingga, begitu terpilih sebagai Gubernur Sulteng Periode 2020-2025, pihaknya akan kembali melakukan program padat karya untuk warga Sulteng.

Untuk memajukan Provinsi Sulteng tidak hanya dengan melakukan pembangunan infrastruktur jalan maupun bangunan.

“Kita juga harus membangun jiwa masyarakat untuk menjadikan mereka jauh lebih baik dan terdepan di Sulteng. Sebab, tujuan saya maju sebagai gubernur Sulteng ini yakni menjadi Pemimpin yang adil dan makmur untuk Sulteng terdepan,” terangnya.

Ia mengatakan, dalam waktu tiga tahun program utama yang akan dilakukan adalah dengan membangun infrastruktur yang dibutuhkan untuk memperluas produksi rakyat sampai ke pasar.

Kemudian, infrastruktur yang dibutuhkan rakyat seperti irigasi, kesehatan rakyat, pendapatan rakyat dan pendidikan.

“Saat menjabat Walikota Palu selama dua periode, saya mampu menurunkan angka kemiskinan di Kota Palu dari 13 persen turun menjadi 7 persen,” katanya.

Maka dari itu, ia akan lakukan saat sudah menjadi Gubernur Sulteng.

Ia menambahkan, dirinya akan memprioritaskan dua prioritas visi yakni penurunan kemiskinan dan pembangunan. Sebab, dua prioritas itu sangat penting dilakukan untuk kesejahteraan warga Sulteng.

“Di sisa umur saya, akan diabdikan untuk kesejahteraan warga Sulteng dan kemajuan kedepan agar lebih baik lagi dari yang sekarang,” tutupnya.

Baca juga: Meski Pandemi Corona, Sulteng Tetap Izinkan Objek Wisata Beroperasi

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Meski Pandemi Corona, Sulteng Tetap Izinkan Objek Wisata Beroperasi

Meski kasus pandemi virus corona di Provinsi Sulawesi Tengah meningkat, Dinas Pariwisata Sulteng tetap mengizinkan objek wisata beroperasi.

Parimo Salurkan 1200 Ton Beras untuk KPM PKH

Pemerintah daerah (Pemda) melalui Dinas Sosial Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyalurkan bantuan 1200 ton beras kepada warga atau Kelompok Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH).

Muharram Nurdin Sebut Kasus Sugeng Terkesan Dipaksakan

Ketua DPD PDIP Provinsi Sulteng, Muharram Nurdin menyebut penetapan tersangka Sugeng Salilama dalam kasus dugaan korupsi aset di  Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) terkesan dipaksakan.

Buronan Pembunuh PSK Tondo Kota Palu Tertangkap

Sempat menjadi buronan, pembunuh Pekerja Seks Komersial (PSK) Tondo Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), akhirnya tertangkap.

Parimo Masuk Zona Menengah Pergerakan Tanah di Sulteng

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumberdaya Alam (ESDM) dalam rilisnya menyebut, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) masuk zona menengah potensi pergerakan tanah atau longsor.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;