Ujung Tombak Kemenangan Piala Dunia 2022: Messi dan Alvarez vs Mbappe dan Giroud

waktu baca 2 menit
Ket. Foto: Selebrasi dua pemain Timnas Prancis, Kylian Mbappe dan Olivier Giroud (Twitter/@AhmedUserapp10)

Olahraga, Gemasulawesi – Laga final Piala Dunia 2022 dimenangkan oleh dua tim terbaik turnamen, yaitu Argentina dan Prancis. Laga ini juga menjadi ajang perolehan skor tertinggi dari kedua ujung tombak masing-masing tim.

Sebelumnya, Argentina sudah melaju ke final setelah menang 3-0 atas Kroasia, sedangkan Prancis sendiri menjadi lawan Argentina setelah menang 2-0 atas Maroko.

Keberhasilan kedua tim ini mencapai puncak yang tidak lepas dari ketajaman masing-masing tim.

Di tim Argentina mereka memiliki dan Julian sementara Prancis memiliki dan .

Perolehan gol empat pemain ini sangat kompetitif. Messi dan Mbappe memimpin daftar top skor dengan lima gol, diikuti oleh dan Giroud, yang masing-masing mencetak empat gol di setiap pertandingan.

Baca: Argentina Incar Sayap Kiri Prancis, Akan Jadi Laga yang Hebat

Diantara empat pemain tersebut, Messi bisa dibilang paling konsisten. Dari enam laga yang sudah dijalani, Ia mencetak masing-masing satu gol disetiap laganya. Hanya ada satu pertandingan di mana Messi tidak mencetak gol.

Namun, Messi juga satu-satunya pesaing top skor yang punya catatan penalti. Tak tanggung-tanggung, pemain berusia 35 tahun itu sudah mencetak tiga gol penalti.

, masih berusia 22 tahun dan hanya terpaut satu gol dari legenda hidup Argentina. Sempat vakum mencetak gol di dua laga pertama.

Empat laga selanjutnya jadi momennya untuk unjuk kebolehan. baru sekali absen dari mencetak gol.

Tak diragukan lagi ketajaman Mbappe di pentas Piala Dunia. Bahkan, dia mencetak brace atau dwigol dalam dua pertandingan.

Baca: Final Idaman, Prancis Tantang Argentina, Mana Pilihanmu?

Tidak mengherankan, Mbappe telah mencetak lima gol hanya dalam empat pertandingan pertama.

Masalahnya sekarang adalah pemain berusia 23 tahun itu gagal mencetak gol dalam dua kualifikasi terakhir Prancis.

Giroud adalah satu-satunya top skor yang bermain lebih sedikit dari tiga pemain lainnya. Ia hanya bermain lima kali karena diistirahatkan total dalam pertandingan melawan Tunisia.

Meski begitu, pemain berusia 36 tahun itu selalu siap kapanpun dimainkan dan sudah mencetak empat gol. Sebelum gagal mencetak gol ke gawang Maroko, Giroud aktif mencetak gol sejak babak 16 besar hingga perempat final. (*/GSA)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.