Upayakan Raih Adipura, Pemkot Palu Gelar Lomba Kebersihan

<p>Ket Foto: Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid (Foto/Facebook Hadianto Rasyid)</p>
Ket Foto: Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid (Foto/Facebook Hadianto Rasyid)

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Upayakan raih Adipura, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Provinsi Sulawesi Tengah menggelar lomba kebersihan kelurahan sebagai pendorong peningkatan kualitas kebersihan lingkungan.

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid saat meninjau sejumlah kelurahan nomine Adipura, Palu, Selasa 18 Oktober 2022, mengatakan syarat untuk memenangkan gelar lomba kebersihan dalam mencapai kategori kelurahan terbaik, yaitu kebersihan, tertib membuang sampah juga tidak menciptakan kawasan kumuh baru.

Dari 46 kelurahan di ibu kota Sulawesi Tengah, menurut hasil evaluasi tingkat kota yang dilakukan tim evaluasi, ada delapan kelurahan yang masuk nominasi bertajuk “Kelurahan Mantap Rp2 Miliar”.

“Kami akan memberikan hadiah kepada kelurahan terbaik. Yang terbaik mendapatkan uang tunai Rp 1 miliar, terbaik kedua Rp 600 juta dan ketiga Rp 400 juta,” ucapnya.

Dia optimistis strategi tersebut akan memperkuat semangat gotong royong antara warga dan pemerintah daerah di masing-masing wilayah untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Terkait arah pembangunan kota Palu, ia mengatakan kebersihan merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah, sedangkan Adipura merupakan salah satu alat untuk mencapai capaian program tersebut.

Hadianto mengatakan, Adipura hanya sebuah wadah, tapi tujuan besarnya adalah bagaimana indahnya kota ini dilihat oleh semua orang yang mengunjunginya dan betapa nyamannya bagi penduduknya.

Baca: Pelaku Vandalisme Polres Luwu Diduga Alami Gangguan Jiwa

Ia menjelaskan, pemerintah kota Palu telah melakukan beberapa langkah untuk melaksanakan program tersebut, dimulai dari internal pemerintah yang membiasakan pegawainya untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan perkantoran.

Juga mengatur pengelolaan sampah dengan menambah jumlah armada angkutan, bekerja sama dengan lembaga/organisasi, swasta, komunitas perempuan dan pemuda untuk menjadi pionir dalam kebersihan.

“Kami juga memperkuat sistem dengan mengerahkan satgas Adipura lintas OPD. Kekuatan yang terbentuk tidak lain untuk kepentingan kebersihan,” pungkas Hadianto. (Dn)

Baca: Sulteng Diguncang Gempa 1.181 Kali Hingga September 2022

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Editor: Muhammad Ikhsan

...

Artikel Terkait

wave

Sulteng Diguncang Gempa 1.181 Kali Hingga September 2022

Sulawesi Tengah (Sulteng) diguncang gempa sebanyak 1.181 kali periode Januari Hingga September 2022, hal itu berdasarkan catatan

Pelaku Vandalisme Polres Luwu Diduga Alami Gangguan Jiwa

Polisi pelaku vandalisme di Luwu Aipda HR, diduga alami gangguan jiwa. Terkait hal itu Kapolda Sulawesi Selatan membesuk Aipda HR

Kuota Perempuan Minim, Seleksi Panwascam di Parigi Moutong

Minim kuota perempuan, Ketua kelompok Kerja (Pokja) seleksi penerimaan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Bawaslu Parigi

Moeldoko Tinjau Lokasi Pembangunan Bandara Lantagi

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko tinjau lokasi pembangunan Bandara Lantagi, di kecamatan Kulisusu, buton Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara

Terbuka Untuk Umum, Perpustakaan Digital Pelabuhan Makassar

Terbuka untuk umum, Perpustakaan Digital yang diresmikan di Terminal Penumpang Anging Mammiri Pelabuhan Makassar, oleh PT

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;