Virus Corona Sulteng Hari Ini, Satu Pasien Meninggal Asal Banggai

<p>Update Virus Corona Sulawesi Tengah Sulteng Hari Ini, Satu Pasien Meninggal Asal Banggai</p>
Update Virus Corona Sulawesi Tengah Sulteng Hari Ini, Satu Pasien Meninggal Asal Banggai

Berita sulawesi tengah, gemasulawesiUpdate virus corona Sulteng hari ini 26 Juli 2020, satu pasien meninggal asal Kabupaten Banggai.

Data Pusdatina Sulteng, dengan tambahan satu pasien corona yang meninggal asal Banggai, maka sudah tujuh orang secara kumulatif telah meninggal. Hingga saat ini, tersisa tiga pasien sedang menjalani perawatan.

Update virus corona Sulteng hari ini, sudah 202 total kasus positif covid-19. Pasien sembuh jumlahnya 185 orang dan tujuh meninggal dunia. Sehingga, tersisa 10 orang sedang menjalani perawatan.

Update hingga saat ini, sudah 12 kabupaten di Sulteng miliki riwayat terkonfirmasi positif virus corona.

Secara rinci 12 kabupaten terkonfirmasi positif virus corona sebagai berikut, 45 kasus dari Kota Palu (41 sembuh, 3 meninggal), lima dari Kabupaten Sigi (5 sembuh), 17 dari Poso (16 sembuh).

Selanjutnya, 18 positif virus corona dari Tolitoli (18 sembuh), 19 dari Banggai (15 sembuh, 1 meninggal), 14 dari Morowali (12 sembuh) dan 16 dari Morowali Utara (13 sembuh, 1 meninggal).

Kemudian, kasus terkonfirmasi positif virus corona terbanyak dari Kabupaten Buol dengan 57 kasus (sembuh 57).

Dan paling sedikit adalah tiga kasus positif virus corona dari Banggai Kepulauan (satu sembuh), dua dari Banggai Laut (dua sembuh), dua dari Kabupaten Parigi Moutong (dua sembuh) dan empat dari Kabupaten Donggala (tiga sembuh).

Berikutnya, keterangan perawatan pasien positif virus corona yaitu satu di Morut (1 RSUD Kolonedale) dan satu di Kota Palu (1 RSUD Undata).

Selanjutnya, 3 positif virus corona di Kabupaten Banggai (3 RSUD Banggai). Kemudian, satu di Kabupaten Donggala (1 isolasi mandiri), satu di Poso (1 isolasi mandiri) dan dua di Kabupaten Banggai Kepulauan (2 Fasilitas Pemda).

Sementara itu, update perkembangan virus corona di Indonesia tanggal 26 Juli 2020, pukul 16.00 WIB. Kasus konfirmasi 98.778, kasus sembuh 56.655, kasus meninggal 4.781 dan suspek 55.647 orang.

Untuk istilah pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona saat ini dikenal kembali dengan istilah kasus suspek. Seseorang yang memiliki salah satu dari kriteria berikut:

Pertama, orang dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) DAN pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara atau wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal virus corona.

Berikutnya, orang dengan salah satu gejala atau tanda ISPA DAN pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi atau probable virus corona.

Selanjutnya, orang dengan ISPA berat atau pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit DAN tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Data Virus Corona Sulteng Hari Ini, Satu Pasien Sembuh Asal Kota Palu

Data virus corona Sulteng hari ini 25 Juli 2020, tambahan satu pasien sembuh asal Kota Palu.

Gubernur Tinjau Dua Lokasi Dampak Bencana Poso Sulawesi Tengah

Situs Berita Online Sulawesi Tengah, Palu dan Parigi Moutong Gubernur Tinjau Dua Lokasi Dampak Bencana Poso Provinsi Sulteng

Disdikbud Parimo: Belajar Tatap Muka, Butuh Izin Orang Tua Siswa

Disdikbud Parigi Moutong Sulawesi Tengah menyebut proses belajar secara tatap muka selama pandemi virus corona juga membutuhkan izin orang tua siswa.

Sulawesi Tengah Raih Penghargaan Nasional Sejuta Akseptor

Provinsi Sulawesi Tengah sukses menyabet penghargaan terbaik kedua nasional dalam pelayanan gerakan sejuta akseptor memperingati Harganas ke-27 tahun 2020.

Update Virus Corona Sulteng, Tambah Satu Kasus Baru

Update Virus Corona Sulawesi Tengah atau Sulteng 24 Juli 2020, terdapat tambahan satu kasus baru.

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;