WHO Mengumumkan Dunia Mendekati Fase Akhir Darurat Covid-19

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Ilustrasi Pandemi Covid-19 (Foto/Pixabay)

Kesehatan, gemasulawesi – Organisasi Kesehatan Dunia () mengumumkan pada Jumat, 3 Desember 2022 dunia mendekati fase akhir darurat Covid-19. Namun, dia juga mengingatkan, Covid-19 varian Omicron terus menyebar ke seluruh dunia dan terus menambah jumlah kematian yang signifikan.

“Kami mendekati titik di mana kami dapat mengatakan bahwa fase darurat Covid-19 telah berakhir, tetapi kami belum sampai di sana,” kata Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus, saat konferensi pers di Jenewa.

Mengutip Tra, artinya Omicron lebih mudah menular dibandingkan varian Delta, sehingga kasus kematian meningkat lebih cepat karena intensitas penularannya. Sementara itu, Tedros menambahkan, ketidakseimbangan pengawasan, pengujian, pengurutan, dan vaksinasi dapat menyebabkan munculnya varian baru.

Baca: Waspada, Gunung Semeru Meletus dan Mengeluarkan Awan Panas

Menurut data , jumlah kematian mingguan sedikit menurun selama lima minggu terakhir, tetapi lebih dari 8.500 kematian dilaporkan dalam seminggu terakhir. Beberapa penilaian data limbah menunjukkan bahwa jumlah kasus baru bisa lima kali lebih tinggi di beberapa negara, yang berarti virus terus menyebar ke seluruh dunia.

Lanjutnya, hal ini tidak dapat diterima karena memasuki tahun ketiga, di saat banyak upaya telah dilakukan untuk mencegah infeksi dan menyelamatkan nyawa.

Namun, Tedros mengakui bahwa Omicron, yang memiliki lebih dari 500 jenis, terus menyebar dan cenderung menyebabkan penyakit yang tidak terlalu parah dibandingkan beberapa varian yang dikhawatirkan sebelumnya.

Baca: Ketua KONI Parigi Moutong Minta Tim Sepak Bola Bermain Tanpa Beban

Saat ini, memperkirakan hingga 90% populasi dunia memiliki tingkat kekebalan tertentu terhadap SARS-CoV-2 yang dipicu oleh vaksinasi atau infeksi sebelumnya.

Setidaknya 2,5 juta kasus telah dilaporkan ke di seluruh dunia dalam seminggu terakhir saja, menurut Maria Van Kerkhove, pimpinan teknis untuk Program Darurat Kesehatan Masyarakat .  Namun, angka tersebut hanyalah hasil perhitungan perkiraan peredaran virus di dunia. (*/KSD)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.