Wilayah Napu Poso Siap Menjadi Pengembangan Tanaman Holtikultura

<p>perkebunan di wilayah napu poso (Ilustrasi Gambar)</p>
perkebunan di wilayah napu poso (Ilustrasi Gambar)

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Wilayah Napu, Poso, Sulawesi Tengah agar dipersiapkan menjadi Kawasan pengembangan tanaman holtikultura, hal itu berdasarkan permintaan dari Kementerian Pertanian (Kementan) Syahrul Yasin Limpo kepada Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura.

Permintaan Mentan SYL itu disampaikan Staf Khusus Mentan Erik Tamalagi saat rapat terbatas dengan Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura di Kantor Gubernur, Senin 04 Juli 2022.

Rapat yang membahas penyiapan bahan pelaporan SYL Mentan tentang pembangunan pertanian di Sulawesi Tengah sebagai penyangga Ibukota Negara (IKN), dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Sulawesi Tengah Nelson Haitubun, Kepala BPPT Abdul Wahab.

Juga Ahli Gubernur Bidang Fiskal Rony Tanusaputra, Ahli Gubernur Ketahanan Pangan, Pertanian, Perkebunan dan Hortikultura, Peternakan dan SDA, Moh. Hamdin, serta Kepala Sekretariat Ahli Gubernur Andi Aril Pattalau.

Baca: Upacara HUT Bhayangkara ke-76, Sejumlah Polisi Pingsan Saat Upacara

Erik juga menyampaikan dukungan Mentan terhadap pencantuman kawasan Napu, Kabupaten Poso, sebagai wilayah pengembangan tanaman hortikultura. Oleh karena itu, Mentan meminta kerjasama BPPT dan Badan Litbang untuk ditingkatkan lebih lanjut guna meningkatkan produktivitas pertanian di Sulawesi Tengah.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura mengatakan Sulawesi Tengah siap menjadi kawasan pengembangan pertanian, perkebunan dan peternakan untuk mendukung swasembada pangan nasional dan sebagai daerah penyangga IKN.

“Profesi petani ke depan akan menjadi primadona karena dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat, sehingga provinsi telah melatih petani milenial untuk mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan modern,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu Gubernur Rusdy meminta perhatian serius terhadap pengembangan potensi pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.

Gubernur mengatakan, ke depan, Bappeda saya minta program-program yang tidak mendukung visi dan misi agar dialihkan kepada program unggulan untuk mewujudkan tercapainya visi dan misi gubernur.

Terkait amanat Mentan terkait penciptaan varietas baru, Gubernur meminta Badan Litbang dan Dinas Pertanian bekerjasama dalam penelitian untuk pengembangan sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan. Ini memungkinkan nantinya untuk kemudian menghasilkan varietas baru yang mencapai hasil yang lebih optimal.

Terakhir, Gubernur Rusdy meminta Kepala Dinas Pertanian dan BPPT menyiapkan data produktivitas pertanian yang diperlukan untuk dipresentasikan dalam pertemuan dengan Menteri Pertanian di Jakarta. (*/Ikh)

Baca: Pemerintah Siap Distribusikan Minyak Goreng Curah di Indonesia Timur

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Status RS Ainun Habibie Parepare Berpolemik Minta Diperjelas

Status Rumah Sakit (RS) Ainun Habibie Parepare berpolemik, DPRD Sulawesi Selatan, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan

Jasa Medis Parigi Moutong Belum Dibayarkan Akibat Kesalahan Data

Akibat kesalahan data jumlah dokter dan bidan PTT dalam SK yang diterbitkan BKPSDM Parigi moutong, akibatkan pembayaran jasa medis tertunda

Masjid Darul Muttaqin Makassar Akan Gelar Shalat Idul Adha Dua Kali

asjid Darul Muttaqin, Minasa Upa, Kota Makassar, Sulawesi Selatan akan gelar shalat Idul Adha 1443 Hijriah tahun 2022 ini sebanyak dua kali

KONI Parigi Moutong, Apresiasi Bupati Dukung Event Grasstrack Region V

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Parigi Moutong, apresiasi Bupati karena Parigi Moutong dan sukseskan event grasstrack

Tiga Gunung Sulawesi Utara Naik Jadi Status Waspada

Tiga dari delapan gunung api yang aktif di Sulawesi Utara naik status jadi waspada (level II), terkait hal itu berdasarkan laporan dari Pusat

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;