141 Pedagang Korban Kebakaran Pasar Masomba Dipindahkan

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Puing bekas lapak terdampak kebakaran di Pasar Masomba (Foto/Dinas Perindag Palu)

Berita , gemasulawesi – 141 korban di pada Rabu 30 November 2022, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota , memindahkan sementara ke tempat yang kosong.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perindag Kota Zulkifli saat ditemui di , Kamis 1 Desember 2022 menanggapi peristiwa .

“Mereka terpaksa dibawa ke lapangan kosong di kawasan karena pos dagang mereka rusak parah akibat ,” ucap Zulkifli.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) masih menginventarisasi lapak-lapak pasar yang kosong agar para pedagang bisa mencari nafkah dari berjualan kembali.

Baca: Pemkot Palu Salurkan Bantuan Logistik Korban Kebakaran Pasar Masomba

Menurut catatan Dinas Perindag setempat, los yang terbakar di , Kecamatan Selatan, membakar sekitar 95 petak, termasuk 67 petak bangunan permanen milik Pemerintah Kota dan 28 properti milik masyarakat atau pedagang.

Selain 95 petak yang terbakar, ada juga 46 petak yang rusak akibat kejadian tersebut, termasuk 24 petak milik Pemerintah Kota dan 22 petak milik pedagang.

“Sebanyak 141 bangunan hangus terbakar dan rusak. Dampak ini cukup parah dan saat ini kami sedang melakukan upaya pemulihan pasca ,” kata Zulkifli.

Baca: Kebakaran PT GG Kediri, Manajemen Enggan Beritahu Penyebab

Ia menjelaskan, Pemkot tidak hanya memindahkan sementara para pedagang, tetapi juga melakukan upaya pembersihan puing-puing lapak pedagang yang terbakar.

Saat pembersihan, Perindag meminta bantuan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat dan aparat TNI/Polri untuk mencegah material bangunan berserakan di jalan.

Zulkifli mengatakan, kejadian seperti ini tidak bisa diprediksi, maka selanjutnya yang akan dilakukan pemerintah adalah berupaya membangun kembali pasar ini karena pasar merupakan pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Baca: Kebakaran Balai Kota Bandung Jadi Tontonan, Ridwan Kamil Sebut Indonesia Negeri Wakanda

Menurut catatan Kota , Pasar Tradisional Masomba sebelumnya pernah terbakar dua kali pada Agustus 2017.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pedagang mengalami kerugian yang cukup besar,” pungkas Zulkifli. (Ikh/Dn)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.