Pemkot Palu Salurkan Bantuan Logistik Korban Kebakaran Pasar Masomba

<p>Ket Foto: Suasana pemadam kebakaran sedang memadamkan api saat klebakaran di Pasar Masomba, Palu (Foto/FacebookHappy Family)</p>
Ket Foto: Suasana pemadam kebakaran sedang memadamkan api saat klebakaran di Pasar Masomba, Palu (Foto/FacebookHappy Family)

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah berikan bantuan logistik berupa makanan siap saji bagi korban terdampak kebakaran Pasar Masomba.

Hal itu diungkapkan Kepala Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kota Palu Walawati di palu, Kamis 1 Desember 2022.

“Kami menyiapkan 136 paket makanan siap saji untuk sekitar 50 korban luka bakar,” ucap Walawati.

Ia menjelaskan, bantuan logistik ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga korban terdampak kebakaran di Pasar Masomba karena bencana seperti ini tidak bisa diprediksi.

Baca: Tingkatkan SDM ASN, Pemkot Palu dan Kemenkominfo Kerjasama

Meski logistik hanya berupa makanan siap saji, ia mengatakan bantuan ini setidaknya dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan makan dan meringankan beban pemenuhan kebutuhannya.

“Makanan siap saji dikirim melalui Kotak Siaga Bencana (Tagana) untuk bekal makan siang warga terdampak kebakaran,” katanya.

Saat ini, pihaknya terus membatasi diri untuk menyalurkan bantuan mendesak, terutama logistik, karena membutuhkan bahan makanan dalam situasi darurat.

Baca: Tekan Kasus HIV AIDS, Pemkot Palu Gencarkan Sosialisasi

Ia mengatakan, belum ada dukungan lain. Kami tetap mengutamakan bahan makanan karena dalam situasi seperti ini masyarakat sangat membutuhkan makan.

Kebakaran di Pasar Masomba di Kecamatan Palu Selatan terjadi sekitar pukul 21.30 WITA Rabu malam 30 November 2022.

Pasar Masomba merupakan pasar tradisional terbesar kedua di Palu setelah Pasar Manonda di Kecamatan Palu Barat.

Baca: Pemkot Palu Galang Dana Bagi Korban Gempa Cianjur

Dalam insiden ini, dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan setempat mengerahkan empat mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api.

Menurut catatan Kota Palu, Pasar Masomba sudah tiga kali terbakar hingga saat ini. Kebakaran sebelumnya terjadi dua kali pada Agustus 2017. (Dn)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Tingkatkan SDM ASN, Pemkot Palu dan Kemenkominfo Kerjasama

Tingkatkan sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara (ASN) di daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu dan Kementerian Komunikasi dan

Program Kerja Organda Palu Diharap Tingkatkan Ekonomi Daerah

Program kerja organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, diharapkan tingkatkan kinerja ekonomi daerah

Kendaraan Pelaku Balap Liar Disita Polres Mamuju

Kendaraan pelaku balap liar yang meresahkan dan menggangu ketertiban dan keamanan masyrakat Kota Mamuju, disita Polres

Bea Cukai Sulsel Musnahkan Rokok Ilegal dan Mainan Orang Dewasa

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan (Kanwil DJBC Sulbangsel), Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) musnahkan

Polda Sulawesi Utara Gerebek Kantor Pinjol Ilegal

Polda Sulawesi Utara (Sulut) menggerebek sebuah ruko diduga sebagai kantor pinjol ilegal (pinjaman online)

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;