60 Personel Tagana Parigi Moutong Bantu Pemulihan Banjir Torue

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Warga saling membantu salurkan bantuan korban banjir Desa Torue (Ilustrasi)

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – 60 personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, bantu upaya pemulihan pascabencana banjir bandang di Desa Torue.

Hal itu diungkapkan Koordinator Posko Tagana Parigi Moutong, Moh Rifai Pakaya di Torue, Parigi Moutong, Jumat 26 Agustus 2022.

“Sejak banjir bandang yang melanda Desa Torue pada 28 Juli 2022, kami telah melaksanakan tugas kemanusiaan sesuai Keputusan Tanggap Darurat hingga 12 September 2022,” ucap Moh Rifai Pakaya.

Ia menjelaskan, dalam menangani banjir, pihaknya membagi empat kegiatan, yakni membersihkan rumah warga dan fasilitas umum, distribusi logistik, pengelolaan pengungsi, dan mendirikan posko kemanusiaan sesuai arahan pemerintah setempat guna membantu pemulihan pascabencana banjir Desa Torue.

Dalam perpanjangan masa tanggap darurat 12 Agustus hingga 12 September 2022, pemerintah daerah menugaskan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial melalui Tagana untuk menangani warga terdampak.

“Dua gempa susulan melanda Desa Torue. Kami telah melakukan tindakan darurat, termasuk mengevakuasi warga dan mendistribusikan logistik untuk menyiapkan posko pengungsian,” kata Rifai.

Rifai menjelaskan, sejak menangani bencana, pihaknya juga secara bertahap menyalurkan bantuan kemanusiaan dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Ia mengatakan, bantuan kemanusiaan berupa matras, selimut, makanan untuk anak-anak, sandang dewasa dan bayi, serta perlengkapan ibu-ibu pada Kamis 25 Agustus 2022, kami salurkan kepada 32 kepala keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan, pemberian bantuan tahap ketujuh.

Ia menambahkan, bantuan tahap selanjutnya akan didistribusikan kepada korban bencana yang rumahnya rusak sedang, dengan tujuan bantuan tersebut berdasarkan hasil verifikasi dan klasifikasi agar penyalurannya tidak tumpang tindih.

Baca: Penahanan Roy Suryo, Polda Metro Perpanjang Masa Tahanan

Namun, kata dia, Tagana juga terbuka jika ada relawan yang menitipkan bantuannya untuk disalurkan ke warga yang terdampak, selain dititip di pos logistik utama BPBD.

“Kalau ada pihak lain yang ingin memberikan bantuan melalui kami atau menyalurkan langsung ke warga, tidak masalah. Pada dasarnya kami melayani di daerah bencana untuk misi kemanusiaan,” kata Rifai.

Dilaporkan hasil validasi data bencana banjir bandang desa Torue oleh pemerintah setempat menunjukkan 541 KK atau 1.886 jiwa terkena dampak, 10 rumah hilang, 30 rumah rusak ringan dan rusak berat, empat rusak berat. kerusakan sedang Kerusakan, tiga orang meninggal dunia dan empat orang hilang. (*/Ikh)

Baca: Pansus DPRD Parigi Moutong Sidak Tambang Poboya

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.