Akibat Longsor, Belasan Rumah di Enrekang Rusak

waktu baca 2 menit
Longsor di enrekang ilustrasi gambar

Berita Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Akibat longsor, yang melanda sejumlah ruas jalan hingga belasan rumah di Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan, dilaporkan rusak parah.

Hal itu diungkapkan Kepala Desa Labani, Abdul Madjid, Rabu 31 Agustus 2022.

“Akibat hujan lebat sehingga longsor, jalan desa antara Desa Tapong, Desa Labani dan Desa Labuku, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang rusak. Paling parah di Desa Tapong dan Desa Labuku,” ucap Abdul Madjid.

Madjid mengatakan di Desa Tapong poros desa rusak berat, sedangkan di Desa Labuku rusak berat sekitar 15 rumah.

Madjid menjelaskan, Desa Labani, kebun warga rusak, puluhan hektar kebun warga rusak longsor.

Sementara itu, Kepala Desa Uru yang juga Camat APDESI Maiwa Bakrie mengumumkan pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai kepala desa untuk mencari solusi membantu tiga desa terdampak.

“Di Desa Labuku, 15 rumah rusak, sedangkan di Desa Tapong, jalan rusak parah. Ketiga desa itu sekarang terisolasi, di Desa Labani, kebun masyarakat rusak,” kata Bakrie.

Baca: Peduli Korban Banjir Torue, PGRI Salurkan Bantuan Rp 66 Juta

Bakrie mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan beberapa kepala desa di Kabupaten Maiwaa untuk segera memberikan bantuan kepada tiga desa yang terkena longsor.

Bakrie menjelaskan, pihaknya telah berusaha mengerahkan warga sekitar untuk membangun jalan alternatif. Jalan alternatif yang dibuat hanya bisa dilalui kendaraan bermotor dengan bantuan jika ingin naik ke 3 desa terdampak. (*/Ikh)

Baca: Menparekraf Sandiaga Uno Akan Hadiri Festival Danau Poso 2022

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.