Bawa Sabu, Satu Warga Lolu Terjaring KRYD di Sigi

<p>Foto: Illustrasi penangkapan pembawa sabu.</p>
Foto: Illustrasi penangkapan pembawa sabu.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Kedapatan bawa satu paket sabu, satu warga Lolu terjaring KRYD atau Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan di Sigi, Sulawesi Tengah.

“Razia di jalan Guru Tua, Desa Kalakubula, Kecamatan Sigi Biromaru jaring AN (36),” ungkap Kasat Narkoba Polres Sigi Iptu Jani Sagala, di Sigi, Sabtu 25 Juni 2021 malam.

Unit Kerja Lapangan (UKL) Regu lima Kepolisian Resor (Polres) Sigi bersama 27 personel lainnya mengamankan AN warga Lolu terjaring KRYD.

Ia mengatakan, AN warga Lolu terjaring KRYD adalah salah seorang pengendara roda dua kedapatan membawa barang haram diduga narkotika.

Baca juga: DPR Sebut Kemenkeu Blokir Rp 500 Miliar Dana Bantuan Ponpes Madrasah

Barang bukti diamankan dari warga Lolu terjaring KRYD kata dia, yaitu satu paket narkotika jenis sabu seberat 0,23 gram, satu buah sepeda motor dan uang tunai Rp 385 ribu.

Baca juga: Aksi Pasangan Mesum dan Curi Kotak Amal Terekam CCTV Masjid di Maros

Pelaku AN warga Lolu terjaring KRYD diamankan ke Mako Polres Palu untuk dilakukan proses lebih lanjut.

Baca juga: Asesmen Kompetensi Minimum Siswa Tidak Perlu Bimbel

“Kegiatan KRYD itu dilakukan menyasar miras, sajam dan narkotika. Serta pengguna jalan tidak mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak menerapkan protokol kesehatan dalam beraktifitas,” tuturnya.

Baca juga: 35 Warga Terjaring Operasi Yustisi di Banggai

Sementara itu Kapolres Sigi AKBP Yoga Priyahutama sangat mengapresiasi atas kinerja personelnya melaksanakan menggelar KRYD.

Baca juga: Satu Warga Sipayo Terkonfirmasi Positif Corona

Tujuan dari kegiatan itu kata dia, untuk memberikan rasa aman kepada warga. Termasuk dalam menjaring pengedar dan pemakai narkotika dan pelanggar protokol kesehatan di Kabupaten Sigi.

Baca juga: Polisi Ringkus Satu Pengguna Narkoba di Palu Selatan

“KRYD akan terus dilakukan secara rutin dan juga menghimbau kepada warga untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Serta terus menerapkan protokol kesehatan dalam beraktifitas,” tuturnya.

Baca juga: Polisi Tembak Pencuri di Lolu Selatan, Kota Palu

Baca juga: Sulawesi Tengah Masuk Daftar 10 Provinsi Bergantung Transfer Pusat

Laporan: Rafiq

...

Artikel Terkait

wave

Tiga Puskesmas di Parigi Moutong Resmi Beroperasi

Sebanyak tiga Puskesmas di Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, resmi difungsikan untuk pelayanan kesehatan bagi warga.

Warga Antusias Jalani Vaksinasi Massal Polres Parigi Moutong

Ratusan warga antusias mendatangi gerai vaksin covid 19 untuk ikuti vaksinasi massal Polres Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Kapolres Palu dan Dandim 1306 Donggala Cek Pelaksanaan Vaksinasi

Kapolres Palu bersama Dandim 1306 Donggala cek pelaksanaan vaksinasi massal covid 19, menindaklanjuti instruksi bapak Presiden RI.

Langgar Jam Operasional, Pemkot Palu Denda Pelaku Usaha Rp 2 Juta

Tim Operasi Yustisi Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, denda pelaku usaha karena melanggar jam operasional, sesuai Surat edaran Walikota.

Polda Sulawesi Tengah Laksanakan Vaksinasi Massal

Polda Sulawesi Tengah melaksanakan vaksinasi massal, sebagai respon instruksi Presiden Joko Widodo targe satu juta dosis per hari.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;