Belasan Eks Napiter Nyatakan Ikrar Setia NKRI

<p>Foto/Istimewa</p>
Foto/Istimewa

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Belasan eks Narapidana Teroris (Napiter) nyatakan ikrar setia kepada Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI), pada momen upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 di Polda Sulawesi Tengah.

Ikrar yang dilakukan para eks Napiter tersebut berlangsung di depan Wakapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Polisi Hery Santoso, dan dihadiri seluruh petinggi Polda Sulawesi Tengah serta tim media yang hadir di lobi Polda Sulawesi Tengah, Rabu 17 Agustus 2022.

Diapit oleh bendera merah putih, eks Napiter Imran alias Imron Labuan memimpin nyatakan ikrar setia kepada NKRI yang diikuti dan dicontoh oleh eks napi lainnya.

Inilah 5 komitmen yang mereka buat dan tandatangani.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Pada hari ini, Rabu, 17 Agustus 2022, kami bersumpah atas nama Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang, kata Imran di awal pembacaan ikrar.

1. Berpegang teguh kepada Pancasila dan UUD 1945,

2. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika

3. Menjaga persatuan dalam masyarakat majemuk agar tercipta keharmonisan, toleransi dan kerukunan di wilayah Sulawesi Tengah,

4. Menolak Organisasi dan aktifitas yang bertentangan dengan Pancasila,

5. Bersama-sama dengan masyarakat dan Pemerintah untuk membangun Sulawesi Tengah yang aman, damai dan sejahtera,

Semoga Allah SWT meridhoi usaha dan janji kita,

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Baca: Pengerukan Sedimentasi Sungai Tolai, Antisipasi Banjir

Kabidhumas Polda Sulawesi Tengah Kombes Didik Supranoto, SIK, MH di depan tim media mengatakan, pada peringatan HUT ke-77 kemerdekaan RI, 19 Napiter telah bersumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Didik juga mengatakan eks Napiter yang bersumpah setia kepada NKRI berasal dari Kabupaten Poso 10 orang, Kabupaten Sigi 6 orang dan Kota Palu 3 orang.

Semoga dengan pelaksanaan ikrar ini, mereka mampu memberikan yang terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam membangun Sulawesi Tengah yang aman, damai dan sejahtera, pungkasnya. (*/Ikh)

Baca: Eks Teroris Ikuti Upacara HUT ke-77 Kemerdekaan RI

Ikuti Update Berita Terkini Gema Sulawesi di: Google News

...

Artikel Terkait

wave

Eks Teroris Ikuti Upacara HUT ke-77 Kemerdekaan RI

Eks teroris ikuti upacara hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di depan markas komando (mako) Polda Sulawesi

Pengerukan Sedimentasi Sungai Tolai, Antisipasi Banjir

Pengerukan sedimentasi Sungai Tolai, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah operasikan

Kementerian PUPR Sebut Longsor Amurang Bencana Geologi

bencana longsor yang terjadi di Pantai Amurang, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, pada 15 Juni 2022 merupakan bencana geologi.

Ditlantas Sulawesi Tengah Mulai Berlakukan Pelat Nomor Putih

berlakukan penggunaan warna tanda nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) alias pelat nomor, perubahan dari latar hitam tulisan putih

Polda Sulawesi Tengah Tindak Tegas Calo Rekrut Anggota Polri

Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah, tindak tegas dan berantas polisi yang jadi calo rekrut anggota Polri gelombang II tahun anggaran

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;