Belasan Ribu Pegawai Kontrak Lingkup Pemerintah Sulawesi Selatan Jalani Tes Narkoba

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Kepala BKD Provinsi Sulsel. (Foto/@imranjausi)

Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menyebutkan, sejumlah 15.249 tenaga non-Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pegawai kontrak Sulawesi Selatan melakukan tes narkoba, sebagai salah satu syarat sekaligus ujian agar dapat memperpanjang masa kontrak sebagai tenaga honorer Pemprov Sulsel.

Terkait pegawai kontrak tes narkoba, disampaikan langsung Kepala BKD Sulawesi Selatan, Imran Jausi di Makassar, Kamis 22 Desember 2022.

Ia menjelaskan, belasan ribu tenaga non-ASN ini berdasrkan data terakhir yang dihimpun BKD didominasi oleh profesi guru.

Baca: Kota Tomohon Berhasil Menjual Bunga Krisan Sampai ke Negara Singapura

Imran Jausi menerangkan, tes narkoba yang diinstruksikan dalam surat tertanggal 15 Desember 2022 itu merupakan tes narkoba pertama yang nanti tenaga nonASN.

“Memang sebelumnya, tidak ada informasi agar melakukan tes narkoba bagi non ASN namun kita sudah mempunyai kesepakatan serta menandatangani MoU dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) agar menggelar ini,” katanya.

Menurutnya ini merupakan bagian dari komitmen sbeab pejabat eselon II saja, juga diwajibkan mengikuti tes narkoba. Sehingga non ASN sangat penting untuk mengikuti tes serupa.

Baca: Kim Sae Ron Menjadi Terdakwa Karena Melanggar Undang-Undang Mengemudi di Bawah Pengaruh Alkohol

Sementara bila terdeteksi di antara para tenaga kontrak bahwa menjadi pengguna narkoba, maka dipastikan kontrak honorernya tak akan dilanjutkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Diberhentikan dong pasti, tidak dilanjutkan kontrak nonASN sebab bahaya, yakni dia dapat mempengaruhi temannya, ASN saja yang jelas-jelas bila terindikasi dihukuman berat sekali,” katanya.

“ASN kan tidak gampang untuk pemecatan, jadi saya pilih untuk direhabilitasi dulu, sedangkan kalau non ASN gampang sekali, makanya jangan terlibat narkoba,” pungkasnya.

Baca: Cara Menyambungkan Hotspot dari Iphone dengan Cepat

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan cuma menyediakab beberapa rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan agar melaksanakan tes narkoba yang biayanya berkisar Rp100-150 ribu.

Selanjutnya, BKD Sulsel nanti mengumumkan bila pun ada di antara belasan ribu tenaga non ASN yang terindikasi menyalah gunakan narkoba, demikian Imran Jausi. (*/NRU)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.