BPBD Banggai Salurkan Air Bersih Korban Banjir Desa Pohi

<p>Banjir di Kabupaten banggai Desa Pohi, (Ilustrasi Gambar)</p>
Banjir di Kabupaten banggai Desa Pohi, (Ilustrasi Gambar)

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, sediakan dua unit mobil tanki bantu salurkan air bersih bagi korban banjir di Desa Pohi, Kecamatan Luwuk Timur.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banggai, Mujiono saat dihubungi dari palu, Kamis 01 September 2022.

“Pasca banjir, warga Desa Pohi kesulitan mendapatkan air minum karena mengandalkan air dari sungai setempat, jadi kami mengerahkan dua mobil tangki air bersih,” ucap Mujiono.

Ia menjelaskan bahwa BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran Banggai siagakan dua mobil tanki, sebab air bersih sangat dibutuhkan saat ini, karena air sungai yang mereka gunakan setiap hari masih keruh.

Oleh karena itu, untuk memaksimalkan penanganan keadaan darurat, BPBD setempat juga telah menurunkan Rapid Response Team (TRC) untuk membantu upaya pemulihan karena warga sangat membutuhkan bantuan.

Hingga hari kedua pasca banjir, TNI/Polri, BPBD, pemadam kebakaran dan pihak berwenang lainnya telah membantu membersihkan rumah-rumah yang terendam lumpur.

“Air bersih tidak hanya digunakan untuk mandi, mencuri, dan memasak, tetapi juga digunakan untuk membersihkan rumah warga yang terendam lumpur,” kata Mujiono.

Sejak kejadian banjir, sekitar 500 warga yang menjadi korban terdampak banjir di Desa Indang Sari dan Desa Pohi harus dievakuasi karena rumah mereka rusak dan tertimbun lumpur, dua desa tersebut yang paling terdampak parah.

Untuk memberikan jaminan kepada para korban, BPBD setempat telah menyiapkan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang terkena dampak, terutama dalam situasi darurat, terutama makanan siap saji, karena situasi dan kondisi yang belum pulih.

“Selain membersihkan rumah warga, relawan juga membersihkan berbagai fasilitas umum yang terkena dampak.

Dalam situasi seperti ini, kami juga memprioritaskan kebutuhan kelompok rentan, termasuk lansia, perempuan, anak kecil, dan penyandang disabilitas,” kata Mujiono.

Baca: Akibat Longsor, Belasan Rumah di Enrekang Rusak

Dia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Banggai sejauh ini telah berkoordinasi erat dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terkait BPBD untuk mempercepat upaya penanggulangan kerusakan.

“Informasi terkini selalu kami sampaikan kepada kepala daerah dan BPBD Sulawesi Tengah sebagai bahan laporan,” pungkas Mujiono. (*/Ikh)

Baca: Jokowi Perintahkan Panglima TNI untuk Proses Hukum Kasus Mutilasi Di Mimika

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Akibat Longsor, Belasan Rumah di Enrekang Rusak

Akibat longsor, yang melanda sejumlah ruas jalan hingga belasan rumah di Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan

Menparekraf Sandiaga Uno Akan Hadiri Festival Danau Poso 2022

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia (RI) Sandiaga Uno akan hadiri Festival Danau Poso 2022

Peduli Korban Banjir Torue, PGRI Salurkan Bantuan Rp 66 Juta

Peduli Korban Banjir Torue, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menyalurkan bantuan kemanusiaan kurang lebih Rp 66 juta

Bawaslu Sebut 75 Persen Kades Parigi Moutong Bergabung Parpol

Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, sebut 75 persen Kepala Desa (Kades) di wilayah tersebut masuk

500 Jiwa Mengungsi Akibat Banjir di Kabupaten Banggai

500 jiwa mengungsi akibat banjir di Kecamatan Luwu Timur, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah. BPBD Sulawesi Tengah

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;