Diklat Fardhu Kifayah Diikuti Puluhan Pegawai Syara Kecamatan Parigi

<p>Kegiatan Pelaksanaan Diklat Fardhu Kifayah di Gedung Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong. (ft- Aldi/gemasulawesi.com)</p>
Kegiatan Pelaksanaan Diklat Fardhu Kifayah di Gedung Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong. (ft- Aldi/gemasulawesi.com)

Berita Sulawesi tengah, gemasulawesi- Puluhan pegawai syara di Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) Fardhu Kifayah.

Baca juga: Babak Baru Kasus Dugaan Korupsi BLT Desa Siniu Parimo

“Diklat fardhu Kifayah diadakan setiap tahun, mengingat sangat penting bagi para pegawai syara,” ungkap Kasubag Keagamaan Bidang Kesra, Zulkifli saat dikonfirmasi Kamis 8 Maret 2021.

Baca juga: Parigi Moutong Sulap Gedung Diklat Jadi Tempat Isolasi PDP Corona

Dijelaskannya, setiap peserta diberikan materi berupa tata cara memandikan jenazah, mengkafani, mensholatkan hingga menguburkan sesuai dengan syariat islam.

Lanjut dia, awalnya kegiatan hanya difokuskan pada pegawai syara perempuan namun dinilai sangat sedikit, maka digabungkanlah dengan laki-laki.

Baca juga: Ratusan Kepsek Parigi Moutong Ikuti Diklat Penguatan Kompetensi

“Kami menimbang pada kegiatan kali ini pegawai syara laki-laki maupun perempuan sebaiknya semua mengikuti Diklat,” jelas Zulkifli.

Ia menambahkan, untuk tahun ini pihaknya, hanya melaksanakannya di Kecamatan Parigi, dikarenakan keterbatasan anggaran.

Baca juga: Miliki Sabu 2,46 Gram, Polisi Ringkus Pegawai Honorer Tolitoli

Diketahui Kecamatan Parigi itu terdapat lima Kelurahan dan semua pegawai syara dilibatkan dalam kegiatan.

“Sekali lagi karena keterbatasan anggaran, kegiatan ini hanya di gelar untuk Kecamatan Parigi tahun ini,” katanya.

Baca juga: 33 PNS Dinilai Langgar UU ASN

Untuk tahun sebelumnya, pihaknya telah melaksanakan kegiatan pada tiga Kecamatan diantaranya Moutong, Mepanga dan Tomini.

Baca juga: Sempat Diisukan Kabur, OTG Positif Corona Asal Provinsi Bali di Parimo Sudah Dikarantina

Laporan: Aldi

...

Tags

Artikel Terkait

wave

MUI Parigi Moutong Bolehkan Pelaksanaan Ibadah Bulan Ramadhan di Mesjid

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Parigi Moutong membolehkan pelaksanaan ibadah di bulan suci ramadhan tetap dilaksanakan di masjid.

Tujuh Gugatan Sengketa Pilkades Parigi Moutong Ditolak

Tujuh Desa di Parigi Moutong gugat pelaksanaan Pilkades serentak ke Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) tingkat Kabupaten.

Metode Hazton Disosialisasikan Pemda Parigi Moutong

Metode Hazton praktek terbaru budidaya tanam padi disosialisasikan Dinas Taman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Parigi Moutong.

Polres Banggai Berhasil Sita Ratusan Gram Narkotika Jenis Sabu

dari hasil penangkapan pihak Polres Banggai berhasil sita barang bukti berupa 86 paket sabu seberat 656 gram dari tangan pengedar.

Disperindag Tera Ulang Sejumlah SPBU di Parigi Moutong

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, melaksanakan Tera ulang sejumlah SPBU.

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;