Dinas Pertanian Kota Palu Dorong Dua Poktan Jadi Penangkar Benih Padi

<p>Foto: Illustrasi. Dinas Pertanian Kota Palu Dorong Dua Poktan Jadi Penangkar Benih Padi.</p>
Foto: Illustrasi. Dinas Pertanian Kota Palu Dorong Dua Poktan Jadi Penangkar Benih Padi.

Gemasulawesi- Dinas Pertanian Kota Palu, Sulawesi Tengah mendorong dua Kelompok Tani (Poktan) di Kelurahan Lambar, Kecamatan Tawaeli dan Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga menjadi penangkar benih padi dengan varietas unggul.

“Dua Poktan di wilayah ini memang dinilai masih memiliki lahan cukup luas untuk pengembangan komoditas padi,” ungkap Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian Kota Palu, Nur Laila yang dihubungi, Jumat, 24 September 2021.

Dia menyebut, di Kecamatan Tawaeli misalnya, masih memiliki kurang lebih 50 hektare lahan persawahan produktif. Sehingga, pihaknya terus mendorong petani agar lebih produktif.

Baca juga: Alokasi 5850 Hektare Sawah Topang Upsus Pajala di Parigi Moutong

Hasil ubinan padi di demplot pertanian Kelurahan Lambara kata dia, pada Kamis 23 September 2021, Poktan Sintuvu Anja mampu memproduksi Gabah Kering Panen (GKP) sebanyak 7,5 ton per hektare dari varietas padi Inpari 30.

Varietas ini menurut dia, merupakan varietas unggulan baru yang tahan terhadap rendaman air atau banjir melalui bantuan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (BPTP) Provinsi Sulawesi Tengah.

“Poktan Sintuvu Anja ini kami dorong menjadi salah satu kelompok penangkar benih. Bantuan BPTP kepada Poktan ini untuk lahan seluas dua hectare, dan hasil produksi disiapkan untuk benih sehingga belum dapat dikonsumsi,” kata dia.

Poktan “Sintuvu Anja” dalam mengolah sawah telah mengarah ke inovasi teknologi pertanian, salah satunya menggunakan Rice transplante atau mesin tanam pindah bibit pada tanaman padi.

“Ini adalah bagian dari pemberdayaan petani pada momen Hari Tani Nasional, dengan harapan produksi mereka bisa meningkat meskipun lahan pertanian di Palu mengalami penyusutan akibat dampak pengembangan infrastruktur,” demikian Laila.

Dia menjelasnya, upaya pemerintah mendorong sejumlah Poktan di daerah itu menjadi penangkar benih padi dengan varietas unggul, sebab hal itu dilakukan untuk menyediakan kebutuhan benih bagi petani di kota Palu.

Saat ini pihaknya sedang menyusun dokumen yang dipersyaratkan dalam membentuk kelompok penangkar benih padi, dan selanjutnya bekerja sama dengan Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) sebagai lembaga yang berkompeten dalam urusan pemberian label. (***)

Baca juga: DTPHP Parimo Disinyalir Arahkan UPTD Kelola Dana Bantuan Kedelai

...

Artikel Terkait

wave

Gubernur Sulawesi Tengah: Janji Harus Diwujudkan Melalui RPJMD

Gubernur H Rusdy Mastura menyebutkan amanah janji kepada masyarakat harus diwujudkan melalui RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah 2021-2026.

DPRD Parigi Moutong Tanya Kesiapan Perampingan Perangkat Daerah

DPRD Parigi Moutong pertanyakan kesiapan Pemda atas perampingan struktur organisasi perangkat daerah, sesuai instruksi Mendagri.

Pekan Depan, 69 Sekolah di Parigi Moutong Uji Coba PTM Terbatas

69 sekolah di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pekan depan dijadwalkan akan melaksanakan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Aksi Sosial AKABRI 96, Ribuan Warga Kota Palu Divaksin

Aksi sosial AKABRI 96, ribuan warga Kota Palu ikuti vaksinasi massal. Kegiatan itupun Mendapat apresiasi dari Kapolda Sulawesi Tengah.

Polisi Ringkus Pelaku Pembobolan Rumah Milik Anggota Polri

Dua orang pria diduga sebagai pelaku pembobolan rumah milik anggota Polri berhasil diringkus anggota Polsek Marawola, Sigi, Sulawesi Tengah.

Berita Terkini

wave

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.


See All
; ;