Gubernur Sulawesi Tengah: Janji Harus Diwujudkan Melalui RPJMD

<p>Foto: Gubernur Sulawesi Tengah: Janji Harus Diwujudkan Melalui RPJMD.</p>
Foto: Gubernur Sulawesi Tengah: Janji Harus Diwujudkan Melalui RPJMD.

Gemasulawesi– Gubernur H Rusdy Mastura menyebutkan amanah janji kepada masyarakat harus diwujudkan melalui Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD tahun 2021-2026, dengan visi gerak cepat menuju Sulawesi Tengah lebih sejahtera dan lebih maju.

“Pemerintah akan menjalankan program kegiatan menjadi prioritas dalam rangka mewujudkan Sulawesi Tengah lebih sejahtera dan lebih maju,” ungkap Rusdy Mastura saat membuka Musrembang RPJMD di di Best Western Hotel Palu, Jumat 24 September 2021.

Menurut dia, program kerja prioritas itu adalah, optimalisasi perlindungan dan penguatan kesehatan penduduk Sulawesi Tengah, sebagai dasar kebijakan melawan penyebaran Covid19. Lalu, penanganan korban bencana 28 September 2018, melalui penyediaan APBD sensitif bencana berwujud Cash For Work.

Baca juga: RPJMD Prioritaskan Sektor Pariwisata Khatulistiwa

Kemudian, Cash For Work melalui kegiatan padat karya, sebagai upaya pemeliharaan infrastruktur kewenangan jalan, seperti, Kasimbar-Tambu, Tayawa Kabupaten Tojo Una-una (Touna)-Malino-Kolonodale Kabupaten Morowali Utara (Morut), Mepanga Kabupaten Parigi Moutong-Lampasio-Basidondo-Baolan Kabupaten Toli-toli.

“Program berukutnya adalah mendirikan sekolah vocasional atau kejuruan melalui Rakortek Gubernur tentang rencana kerja pemerintah tahun 2022,” ungkapnya.

Selanjutnya kata dia, menyediakan infrastruktur untuk mendorong Sulawesi Tengah sebagai daerah penyanggah bagi Ibukota negara baru, baik melalui energi listrik dan revitalisasi irigasi. Mendorong peningkatan produktivitas tanaman pangan, perkebunan, perikanan, peternakan dan komoditi pertanian lainya, melalui sinergitas pembangunan antar sesama perangkat daerah pertanian.

Bahkan, menciptakan anak usaha BUMD yang dapat bergerak pada berbagai usaha seperti, perkebunan, budidaya perikanan, pertambangan dan perawatan kendaraan pangan dan hortikultura ditangani tenaga profesional.

“Poin penting lainnya adalah memperkuat kelembagaan ekonomi melalui Digital Framing, menghilangkan Blankspot 465 Desa, kerja sama BUMDES, BUMD dan stakeholder lainya,” tuturnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Bappeda Suandi, mengatakan, maksud dan tujuan pelaksanaan Musrenbang ini adalah untuk mendapatkan masukan dan saran dari para Stakeholder terhadap RPJMD dengan menghimpun apresiasi, dan harapan masyarakat terhadap tujuan, sasaran dan program pembangunan daerah yang akan dilaksanakan selama lima tahun kedepan.

Hasil yang diharapkan dalam Musrembang ini kata dia, adalah tersusunnya rumusan berupa masukan, saran penyempurnaan, ide dan gagasan yang mampu memberikan solusi pemecahan masalah serta isu strategi daerah untuk mampu mengakomodir apresiasi masyarakat. (***)

Baca juga: DPRD Parimo Gelar Rapat Paripurna RPJMD

...

Artikel Terkait

wave

DPRD Parigi Moutong Tanya Kesiapan Perampingan Perangkat Daerah

DPRD Parigi Moutong pertanyakan kesiapan Pemda atas perampingan struktur organisasi perangkat daerah, sesuai instruksi Mendagri.

Pekan Depan, 69 Sekolah di Parigi Moutong Uji Coba PTM Terbatas

69 sekolah di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pekan depan dijadwalkan akan melaksanakan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Aksi Sosial AKABRI 96, Ribuan Warga Kota Palu Divaksin

Aksi sosial AKABRI 96, ribuan warga Kota Palu ikuti vaksinasi massal. Kegiatan itupun Mendapat apresiasi dari Kapolda Sulawesi Tengah.

Polisi Ringkus Pelaku Pembobolan Rumah Milik Anggota Polri

Dua orang pria diduga sebagai pelaku pembobolan rumah milik anggota Polri berhasil diringkus anggota Polsek Marawola, Sigi, Sulawesi Tengah.

48 Anak di Parigi Moutong Jadi Yatim Piatu Akibat Covid19

DP3AP2KB Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mencatat 48 anak menjadi yatim piatu karena kehilangan anggota keluarga akibat Covid19.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;