DPO Kasus Jembatan Donggala Ditangkap di Jakarta

<p>Foto: DPO Kasus Korupsi Proyek Jembatan Torate Sulteng, Andi Pelang/Kumparan.</p>
Foto: DPO Kasus Korupsi Proyek Jembatan Torate Sulteng, Andi Pelang/Kumparan.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Daftar Pencarian Orang atau DPO kasus jembatan Donggala, Sulawesi Tengah, ditangkap di Jakarta.

Dalam penangkapan DPO kasus jembatan Donggala, Sulawesi Tengah, Cristian Andi Pelang. Kejaksaan Tinggi bekerjsama dengan Tim Satgas IV Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah IV KPK RI.

“Cristian Andi Pelang ditangkap di wilayah Senayan, Jakarta Pusat, sekitar pukul 12.00 WIB,” ungkap Kepala Seksi Intelejen Kejati Sulawesi Tengah, Hernando Ariawan, Kamis 25 Maret 2021.

Ia mengatakan, penangkapan DPO kasus jembatan Donggala, Sulawesi Tengah, didukung Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan Tim Intelejen Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

Baca juga: DPO Asal Parimo Sulteng Tertangkap di Minahasa Utara

Setelah Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah nomor 22/P.2/F4.1/11/2019 tanggal 29 November 2019 telah keluar, Christian Andi Pelang masuk DPO kasus jembatan Donggala.

“Diduga, Christian melakukan tindak pidana korupsi proyek pekerjaan penggantian Jembatan Torate CS tahun anggaran 2018,” sebutnya.

Proyek itu dikerjakan PT Mitra Alyangga Nusantara dengan nilai kontrak sebesar Rp 14 miliar lebih.

Baca juga: Polisi Buru Tiga DPO Pelaku Kasus Tambang Ilegal Buranga

Ia mengatakan, Christian langsung dibawa menuju Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat. Dan tiba sekitar pukul 14.30 WIB, guna pemeriksaan administrasi dan kesehatan.

Rencananya, DPO kasus jembatan, Cristian Andi Pelang akan diberangkatkan ke Palu. Namun, sebelumnya dilakukan pemeriksaan kesehatan dan test swab PCR di Rumah Sakit Hermina, Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Hasil pemeriksaan tes Swab PCR covid 19 dinyatakan negatif,” jelasnya.

Baca juga: Polres Parimo Tangkap DPO Sindikat Curanmor

Baca juga: Pengadilan Periksa Saksi Perkara Dugaan Korupsi Ketua DPC PDIP Parimo

DPO kasus jembatan Donggala, Cristian Andi Pelang, tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu sekitar pukul 06.30 Wita, Kamis 25 Maret 2021, pukul 03.00 WIB.

Ia diberangkatkan dari Jakarta menggunakan pesawat terbang Garuda Indonesia GA 0622.

“Tersangka dibawa ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah,” tutupnya.

Baca juga: Satu Warga Hilang di Hutan Sibado, Donggala

Baca juga: DPUPRP Usul Empat Jembatan Rusak Dapat Bantuan BNPB

Laporan: Rafiq

...

Artikel Terkait

wave

Polisi Grebek Lokasi Pembuatan Miras di Banggai Kepulauan

Personil Polsek Totikum Polres Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, grebek lokasi pembuatan Miras tradisional.

25 Desa Tandatangani Perjanjian Kerjasama Pamsimas Parigi Moutong

Pengelola program Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat atau Pamsimas Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, tandatangani Kerjasama 2021.

DP3AP2KB Parimo Bentuk Model Percontohan Masjid Ramah Anak

DP3AP2KB) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, bentuk model percontohan masjid ramah anak, di Kelurahan Bantaya dan Desa Boyantongo.

Pemuda Pemilik Paket 14,26 Gram Tembakau Gorilla Ditangkap di Tolitoli

Satuan Narkoba Polres Tolitoli, Sulawesi Tengah, menangkap pemuda pemilik paket 14,26 gram tembakau gorilla dikirim melalui jasa pengiriman.

Lakukan Pengrusakan, Satu Nelayan Toili Diamankan Polisi

Akibat melakukan pengrusakan dan pengancaman, satu nelayan Toili, Banggai, Sulawesi Tengah, diamankan polisi, seorang pria berinisial AL (34)

Berita Terkini

wave

Renovasi RS Anuntaloko Rp400 Juta Mubazir, Air WC Merembes ke Ruang Pasien

Pansus DPRD Parigi Moutong kritik renovasi RS Anuntaloko. Anggaran Rp400 juta tapi toilet bocor dan gedung miring hingga gagal fungsi.

GTK Parigi Moutong Perketat Mutasi dan Distribusi Guru Guna Jamin Mutu Pendidikan Desa

Bidang GTK Parigi Moutong gunakan data akurat untuk pemerataan guru dan tingkatkan kualitas pendidikan hingga pelosok lewat kebijakan strate

Puskesmas Parigi Kini Layani USG, Ibu Hamil Tak Perlu Lagi Keluar Daerah

Puskesmas Parigi kini layani USG ibu hamil. Warga tak perlu keluar daerah untuk cek janin, akses lebih dekat guna tekan angka kematian bayi.

Pasien Rujukan Parimo Kini Tak Lagi Lunta-lunta di Makassar

Dinkes Parigi Moutong tambah kapasitas rumah singgah di Makassar jadi 12 kamar. Layanan kesehatan kini lebih humanis dengan bahasa daerah.

Bupati Parigi Moutong Ajak GBI Jadi Pelopor Kerukunan di Sulawesi Tengah

Pemerintah Sulawesi Tengah dan GBI perkuat sinergi lewat semangat Berani Harmoni dalam SMDK di Parigi untuk menjaga kerukunan umat beragama


See All
; ;