DPRD Tunggu Usulan Pembiayaan PPPK Parigi Moutong

<p>Foto: Penerimaan PPPK Parigi Moutong.</p>
Foto: Penerimaan PPPK Parigi Moutong.

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Dengan dibukanya pendaftaran seleksi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja 2021, menjadi kewajiban daerah untuk menganggarkan pembiayaan PPPK Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berdasarkan usulan Pemda.

“Kami masih menunggu usulan pembiayaan PPPK telah dibuka pendaftaran seleksinya BKPSDM Parigi Moutong,” ungkap Alfred Tongiro, Wakil Ketua II DPRD Parigi Moutong, usai rapat Banggar, Kamis 8 Juli 2021.

Dasar pembiayaan PPPK Parigi Moutong adalah usulan Pemda. Usulan itu nantinya akan dimasukan dalam pembahasan APBD tahun 2022, sesuai formasi dibutuhkan.

Pihaknya bersama pemerintah harus melakukan langkah pemetaan atas kebutuhan pembiayaan PPPK Parigi Moutong dengan menghitung anggaran yang disediakan.

“Dalam penerimaan ini terdapat syarat-syarat yang ditetapkan baik tenaga pendidik dan kesehata. Sehingga tidak semua honor bisa masuk,” ungkapnya.

Terkait pembiayaan PPPK Parigi Moutong, sejauh ini pihaknya baru menerima jumlah formasi yang dibutuhkan. Berdasarkan itu, pihaknya melihat tidak semua formasi akan terisi.

Contohnya, formasi guru Penjas, terkendala jumlah guru tidak mencukupi.

baca juga: Kuota Seleksi PPPK Tenaga Guru Parigi Moutong Bisa Tidak Tercapai

“Meskipun tidak mencukupi target, Pemda harus menganggarkan itu sebagai kewajibannya,” jelasnya.

Dengan keterbatasan anggaran ini, dimungkinkan Pemda memiliki syarat lainnya. Seperti, pelamar harus merupakan penduduk Parigi Moutong karena, notabene honor berasal dari daerah setempat.

Baca juga: KemenPAN RB Tetapkan Ratusan Ribu Kebutuhan PNS 2021

“Tinggal menunggu aturan yang dikeluarkan terkait penerimaan sehingga dapat disesuaikan dengan anggaran,” tutupnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Parigi Moutong Ahmad Saiful mengatakan, pihaknya pesimis ribuan kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga guru ditetapkan pemerintah pusat, dapat tepenuhi.

Baca juga: Pemerintah Tuntaskan Klaim Rumah Sakit Rp17,1 Triliun

Contohnya, PPPK tenaga guru formasi guru BK bedasarkan penetapan dibutuhkan sebanyak kurang lebih 35 orang. Sementara di Parigi Moutong tenaga guru honorer hanya berjumlah 30 orang saja.

Kemudian, untuk tenaga guru tingkat sekolah dasar, kuotanya sebanyak 1.200 lebih ditetapkan.

Baca juga: 2022, Bio Farma Targetkan Produksi Vaksin Merah Putih

Kondisinya, terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) adalah tenaga guru tidak memiliki gelar sarjana sesuai disyaratkan pendaftaran PPPK.

“Secara otomatis tidak bisa mendaftar pada PPPK tenaga guru itu. Kalau saya prediksikan hanya setengah saja kuota yang terpenuhi,” tutupnya.

Baca juga: Tersisa 30 Daerah Tertinggal, Salah Satunya Sulawesi Tengah

Laporan: Novita Ramadhani

...

Artikel Terkait

wave

DPRD Parigi Moutong Minta Realisasi Pengembalian Temuan

Pemda Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, diminta menyerahkan bukti fisik realisasi pengembalian temuan termuat dalam LHP BPK 2020, DPRD.

Parigi Moutong Ikuti Sosialisasi Inovasi Daerah dan IGA 2021

Bappelitbangda bersama 16 OPD dilingkup Pemda Parigi Moutong, mengikuti sosialisasi penilaian Indeks Inovasi Daerah dan IGA tahun 2021.

Dekan FUAD IAIN Palu: Sedekah Tingkatkan Imunitas Tubuh

Dekan Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah IAIN Palu, Sulawesi Tengah H Lukman S Thahir menyebut sedekah tingkatkan imunitas tubuh.

Puluhan Sekolah di Parigi Moutong Lambat Lapor BOS Tahap Satu

Puluhan sekolah swasta di Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, lambat laporkan pertanggungjawaban dana BOS tahap satu.

Gubernur Siapkan Jalur Perdagangan Sulawesi Tengah-Kalimantan

Untuk menopang ibu kota negara baru di Kalimantan, Gubernur akan menyiapkan infrastruktur jalur perdagangan Sulawesi Tengah-Kalimantan.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;