Pilgub Sulteng 2020, DPT Parimo Menyusut Ribuan Pemilih

<p>Foto: Plt. Ketua KPU Parimo, Dirwan Korompot, GemasulawesiFoto/Rafii)</p>
Foto: Plt. Ketua KPU Parimo, Dirwan Korompot, GemasulawesiFoto/Rafii)

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Pada penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilgub Sulawesi Tengah (Sulteng) 2020, KPU Parimo menyebut penyusutan hingga ribuan orang.

“Kami telah tetapkan DPT sejumlah 294.069 pemilih untuk Pilgub Sulteng 2020,” ungkap Pelaksana tugas Ketua KPU Parigi Moutong Dirwan Korompot, di Kantor KPU Parimo, Kamis 15 Oktober 2020.

Jika dibandingkan Pemilu 2019 lanjut dia, terjadi penurunan jumlah DPT pada Pilkada 2020. Jumlah DPT Parigi Moutong 2019 adalah sebanyak 303.941 pemilih.

Ia menjelaskan, 294.069 pemilih yang terdaftar dalam DPT terdiri dari 150.410 pemilih laki-laki dan 143.649 pemilih perempuan tersebar di 23 kecamatan dan 283 desa dan kelurahan.

Baca juga: KPU Kota Palu Tetapkan Empat Paslon Walikota Pilkada 2020

“Mayoritas trend penurunan karena banyak pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS),” urainya.

Ia mengatakan, TMS itu diantaranya sudah meninggal kurang lebih 11.654 orang. Kemudian pindah domisili antar provinsi dan kabupaten berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil tahun 2018-2020 sebanyak 18.111.

“Untuk tahun 2020, kami belum merinci berapa warga yang pindah domisili,” tuturnya.

Ia menjelaskan, selain itu ada pula pemilih disabilitas sebanyak 655 pemilih, terdiri dari laki-laki 362 pemilih dan perempuan 293 pemilih.

Penetapan DPT kata dia, dilakukan berdasarkan hasil pemutakhiran Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) yang di laksanakan masing-masing penyelenggara tingkat kecamatan.

Baca juga: Paslon Hidayat-Bartho Urut Satu, Cudi-Ma’mun Urut Dua di Pilgub Sulteng

Selain DPT, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Parigi Moutong juga mengalami penambahan dari 900 TPS menjadi 902 TPS, terdiri dari 48 TPS terpencil dan 37 TPS tersulit.

“Ada penambahan dua TPS, satu TPS berada di Lembaga Pemasyarakatan Olaya kelas tiga Parigi dan satu TPS lainnya berada wilayah terpencil Kecamatan Palasa,” terangnya.

Dia memaparkan, KPU akan memberikan pelayanan khusus bagi pemilih terkonfirmasi positif COVID-19 yang telah terdaftar dalam DPT.

Tujuannya, sebagai upaya penyelenggara melindungi hak pilih masyarakat agar tetap bisa menyalurkan haknya pada 9 Desember mendatang.

“Setiap warga negara memiliki hak konstitusi. Kalaupun ada pemilih dikarantina karena positif covid-19, KPU sebagai penyelenggara memiliki kewajiban melayani masyarakat,” katanya.

Baca juga: Dua Kontestan Pilgub Sulteng 2020 Daftar ke KPU

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tengah dalam pleno terbuka rekapitulasi DPS mengatakan, Kabupaten Parigi Moutong merupakan daerah terbanyak jumlah pemilih yakni 294.847 pemilih, menyusul Kota Palu 257.548 pemilih, Banggai 246.445 pemilih dan Kabupaten Donggala 206.034 pemilih.

“Pada rekapitulasi DPS itu, penduduk potensial pemilih non administrasi kependudukan (atminduk) atau pemilih potensial non KTP-el terdata sebanyak 23.983 pemilih dan penyandang disabilitas 5.842 pemilih,” Ketua KPU Sulteng Tanwir Lamaming di Palu.

Daftar penduduk pemilih potensial pemilu (DP4) Sulteng pada Pemilu 2019 lanjut dia, pemilih potensial non KTP-el sebanyak 26 ribu lebih, dibandingkan dengan data saat ini terjadi penurunan yakni 23.983 pemilih, meskipun tidak semuanya terselesaikan.

KPU Sulteng menetapkan data pemilih sementara (DPS) pilkada gubernur dan wakil gubernur  provinsi Sulteng sebanyak 2.018.722 pemilih.

Baca juga: Bawaslu Sulteng: Sentra Gakkumdu Bahas Pelanggaran Pidana Pemilu

“Jumlah pemilih laki-laki sebanyak 1.030.069 pemilih dan pemilih perempuan 988.662 pemilih tersebar di 13 kabupaten dan kota di Sulteng,” terangnya.

Rekapitulasi dan penetapan DPS pada lanjutan tahapan pilkada serentak di Sulteng tertuang dalam berita acara nomor: 185/PL.02.1-BA/72/Prov/IX/2020.

Ia menambahkan, DPS pilkada itu tersebar di 13 kabupaten/kota, 175 kecamatan dan 2017 desa, dengan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulteng sebanyak 6.300 TPS.

Baca juga: Berikut Nomor Urut Paslon Pilwakot Palu 2020

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Muhammadiyah Bantu Pemulihan Pasca Bencana Sigi

Muhammadiyah bantu pemulihan pasca bencana di Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

DKPP Turunkan Abd Chair Dari Kursi Ketua KPU Parimo

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) jatuhi sanksi berupa peringatan keras dan pemberhentian Abd Chair dari Jabatan Ketua KPU Kabupaten Parigi Moutong.

Buat Ranperda P3HA, DPRD Palu Konsultasi ke Parimo

Guna membuat Rancangan peraturan daerah (Ranperda) Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak (P3HA), DPRD Kota Palu konsultasi ke DP3AP2KB Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Provinsi Sulawesi Tengah.

Miliki Sabu 2,46 Gram, Polisi Ringkus Pegawai Honorer Tolitoli

Miliki narkoba jenis sabu seberat 2,46 gram, Polisi ringkus oknum pegawai honorer Kabupaten Tolitoli Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Pansus Covid-19 Usul Rapid Tes Gratis Merata di Parimo

Panitia khusus (Pansus) covid-19 DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyebut rapid tes gratis sebaiknya merata.

Berita Terkini

wave

Alan Ritchson Akan Berperang Melawan Ancaman dari Dunia Lain dalam Film War Machine di Netflix: Inilah Sinopsisnya

Alan Ritchson tampil dalam film laga fiksi ilmiah baru, War Machine, yang akan tayang di Netflix pada bulan Maret

Inilah Sinopsis Tolong Saya (Dowajuseyo), Film Horor Hasil Kolaborasi Sineas Indonesia dan Korea Selatan

Tolong Saya (Dowajuseyo) adalah film horor hasil kolaborasi sineas Indonesia dan Korea Selatan, dibintangi Saskia Chadwick

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana


See All
; ;