Enam Pendaftar Fasilitator Program BRS Parigi Moutong Lulus Berkas

<p>Foto: Tim Teknis Penerimaan Fasilitator BRS Parigi Moutong, Sulteng. Selasa 9 maret 2021. </p>
Foto: Tim Teknis Penerimaan Fasilitator BRS Parigi Moutong, Sulteng. Selasa 9 maret 2021.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=QDlfIIot_w0[/embedyt]

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Dinas perumahan dan kawasan permukiman (Disperkim) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mencatat enam orang mendaftar sebagai fasilitator program BRS atau Bantuan Rumah Swadaya.

“Dari enam orang pendaftar ini, semuanya dinyatakan lulus. Sesuai kriteria yang dibutuhkan panitia, minimal pendidikan D3 latar belakang teknik. Atau kriteria lain yaitu berpengalaman sesuai dengan program ini,” ungkap Ika Yunita Pertiwi, selaku PPK Disperkim Parigi Moutong, di ruang kerjanya, Selasa 9 Maret 2021

Ia mengatakan, enam pendaftar fasilitator program BRS Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, itu diseleksi lagi. Untuk memilih tiga orang ke tahap berikutnya.

Tiga pendaftar fasilitator program BRS Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, lolos seleksi awal. Maka, otomatis melangkah ke tahap wawancara. Nantinya, panitia hanya memilih satu orang dan dua lainnya digugurkan.

Baca juga: Parimo Buka Pendaftaran Penerimaan Fasilitator Program BRS

Baca juga: Januari- Februari 2021, Polisi Ungkap Tiga Kasus Kejahatan di Sigi

“Rencananya, kami test wawancara dilaksanakan Selasa 16 Maret 2021 mendatang,” sebutnya.

Test wawancara kata dia, merupakan rangkaian dari seleksi penerimaan fasilitator program BRS Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Yang pastinya, panitia mengharapkan fasilitator yang terpilih nanti berkompeten. Sesuai bidangnya serta bisa berkomunikasi dengan baik di lapangan.

Baca juga: 2021, Parimo Jatah 47 Penerima Bantuan Rumah Swadaya

Baca juga: Sekda Ardi: Anak Mempunyai Hak Perlindungan Pribadi

“Fasilitator berkompeten itu penting, karena program ini bersentuhan langsung dengan masyarakat,” tegasnya.

Ia melanjutkan, tahapan ini akan kembali dilanjutkan besok, sekitar pukul 09.00 Wita. Dengan pelaksanaan tes tertulis di Kantor Disperkim Parimo.

Sementara itu Ketua Tim Teknis Datu mengatakan, dari enam pendaftar fasilitator program BRS Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Namun, hanya satu orang dibutuhkan.

Baca juga: Fasilitator Ajak Ikuti Jejak Parimo Penuhi Hak Anak

Namun, tidak menutup kemungkinan di bulan Juli 2021 mendatang masih ada tambahan bantuan rumah swadaya ini.

“Sehingga, mereka yang akan kembali kami panggil untuk mendaftar. Karena, bantuan seperti ini biasanya dalam setahun dua kali turun,” tutupnya.

Baca juga: Dinas PUPRP Buka Pendaftaran Fasilitator Sanimas Parimo

Laporan: Rahmat

...

Artikel Terkait

wave

Belasan Kendaraan Terjaring Razia Gabungan di Banggai

Belasan kendaraan terjaring razia gabungan kepolisian di Banggai, Sulawesi Tengah, operasi ini menyasar, Sajam, Handak, Narkoba, Miras, DPO.

26 ASN Ikut Seleksi Akhir JPT Parigi Moutong

BKPSDM Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, melaksanakan seleksi akhir JPT atau Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.

Parigi Moutong Dorong Pengusaha Manfaatkan Tol Laut

Pemda Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, mendorong pengusaha manfaatkan tol laut untuk meningkatkan perdagangan dan pasar.

Ratusan Prajurit dan PNS Ikuti Vaksinasi Korem 132 Tadulako Sulawesi Tengah

Ratusan prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ikuti vaksinasi Korem 132 Tadulako, Sulawesi Tengah, tahap pertama suntik vaksin sinovac.

30 ASN Ikuti Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Parigi Moutong

Sebanyak 30 Aparatur Sipil Negara (ASN) ikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;