Gedung Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong Menjadi Tempat Tes CPNS

<p>Ilustrasi/https://www.menpan.go.id</p>
Ilustrasi/https://www.menpan.go.id

Parigi moutong, gemasulawesi.com- Pemerintah daerah Kabupaten Parigi moutong (Parimo) menyediakan Gedung auditorium menjadi tempat pelaksanaan ujian tes CPNS.

Sekretaris daerah Kabupaten Parigi moutong, H Ardi Kadir S.Pd MM yang dikonfirmasi baru baru ini mengatakan, pihaknya sudah mengkaji dengan baik kesiapan Pemerintah daerah Parigi moutong.

“Terkait pelaksanaan testing CPNS tahun 2019 yang akan dilaksanakan tahun 2020, kami sudah mengkajinya dan disepakati pelaksanaannya di ibu kota Parigi moutong saja,” terangnya.

Banyak hal menjadi pertimbangan sehingga pelaksanaan tes CPNS akan dilaksanakan di Parigi moutong, tidak di kota Palu.

Dari segi kesiapan perangkat hasil kajiannya mencukupi, Pemerintah daerah hanya akan menambah laptop kurang lebih 200.

“Jika kita laksanakan di kota palu proses anggarannya akan mencapai 600 juta an perkiraannya dan anggaran itu akan habis begitu saja,” tuturnya.

Sementara kata dia, jika dilaksanakan di Kabupaten Parigi moutong, maka ada beberapa keuntungan bisa didapatkan.

Lanjut dia, jika kurang lebih lima ribu pendaftar berkumpul di Kabupaten Parigi moutong, tentu bisa mendongkrak perekonomian warga sekitar.

“Melalui tes CPNS Keuntungan ekonomi untuk warga Parigi khususnya bisa didapatkan, roda perekonomian bisa berputar. Tentu itu menguntungkan. Belum lagi, dibanding kita buang anggaran untuk sewa peralatan seperti laptop dan gedung, mending kita laksanakan sendiri,” ungkapnya.

Menurutnya, diperkirakan peserta yang akan mengikuti testing ujian CPNS dipastikan juga diikuti peserta asal luar daerah, sehingga bisa dipastikan peserta akan masuk ke Parigi minimal sehari sebelum pelaksanaan ujian.

Ia berharap, Parigi moutong bisa menjadi tuan rumah yang baik bagi peserta testing CPNS yang akan mengikuti ujian.

Terkait kesiapan pelaksanaan testing CPNS di Kabupaten Parigi moutong rencananya kepala BKN regional Makassar akan berkunjung langsung mengecek.

Baca juga: BKN Sebut Tes SKD CPNS Mulai Digelar Akhir Januari 2019

Laporan: Muhammad Irfan

...

Artikel Terkait

wave

Pemda Parigi Moutong Bayar Biaya Penerangan Jalan 12 Milyar Pertahun

Pemda Parigi moutong atau Parimo dibebani membayar biaya penerangan jalan 12 milyar pertahunBerita, Poso Palu dan Kabupaten Banggai.

BKN Sebut Tes SKD CPNS Mulai Digelar Akhir Januari 2019

BKN menyebut Tes SKD CPNS Tahun Anggaran 2019 akan digelar 27 Januari-28 Februari 2020Berita, Poso Palu dan Parigi Moutong Kabupaten Banggai

Ketua DPRD Parigi Moutong Sebut Prognosis Untuk Evaluasi Pembangunan

Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto Tongani menyebut prognosis untuk mengevaluasi pelaksanaan pembangunan Berita, Poso Palu dan Banggai

Puluhan Pelamar CPNS 2019 Kabupaten Mamuju Tidak Memenuhi Syarat

Panitia seleksi CPNS Mamuju mengumumkan hasil sanggahan pelamar CPNS tahun 2019. Berita, Poso Palu dan Parigi Moutong Kabupaten Banggai

Polisi Amankan Pelaku Pembunuhan Warga Desa Lobu Parigi Moutong

Kepolisian Resort Parigi Moutong mengamankan pelaku pembunuhan warga Desa Lobu Kecamatan Moutong Kabupaten Parigi MoutongBerita, Poso Palu dan Banggai

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;