H-1 Natal, Sebanyak 1,1 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Lalu lintas (Foto ilustrasi/Pixabay)

Berita Nasional, gemasulawesi – Sebanyak 1,15 juta meninggalkan wilayah pada H-7 sampai dengan H-1 Hari Raya Natal 2022 atau periode 18 hingga 24 Desember 2022.

Angka tersebut merupakan jumlah kumulatif arus lalu lintas (lalu lintas) dari empat gardu tol (GT) utama, yaitu GT Cikupa (menuju Merak), GTiawi (menuju Puncak) dan GT Cikampek Utama (menuju Trans Jawa) dan GT KalihuripUtama (menuju Bandung).

Ia menjelaskan bahwa total traffic meningkat 5,29% dibandingkan periode Nataru tahun 2021.

Dibandingkan dengan perkiraan volume lalu lintas Nataru 2022/2022, total volume lalu lintas meningkat sebesar 3,34%.

Baca: Sebanyak 114 Kecelakaan Terjadi di Hari Pertama Operasi Lilin 2022

Untuk lalu lintas keluar tinggalkan di ketiga arah, i. H. sebagian besar 543.134 (46,94%) ke arah timur, i. H. Trans Jawa dan Bandung, 357.056 (30,86%) menempuh jalur barat menuju Merak dan 256.800 (22,20%) menempuh jalur selatan menuju Puncak.

Lisye mengatakan, jumlah dari menuju TransJawa melalui GT Cikampek Tol Jakarta-Cikampek mencapai 289.508 . Jumlah ini meningkat 41,14% dibandingkan lalu lintas normal.

Sementara itu, lalu lintas dari menuju Bandung melalui tol GTKalihurip Utama Cipularang mencapai 253.626 . Angka meningkat 16,66% dibandingkan lalu lintas normal.

Baca: Police Go School, Satlantas Parigi Moutong Ajak Pelajar Tertib Lalu Lintas

“Total lalu lintas dari menuju Trans Jawa dan Bandung dengan kedua GT tersebut adalah 543.134 , meningkat 28,54% dari lalu lintas normal,” kata Lisye.

Untuk keluar dan masuk Merak melalui tol Cikupa, tol Tangerang-Merak sebanyak 357.056 .

Jumlah ini meningkat 6,64% dibandingkan lalu lintas normal.

Baca: Operasi Zebra Tinombala, Masyarakat Diimbau Taati Rambu Lalu lintas

Sementara itu, jumlah yang keluar menuju Puncak melalui GT Ciawi Tol Jagorawi sebanyak 256.800 , 10,16% lebih banyak dari lalu lintas normal.

“Jasa Marga mengimbau pengguna jalan mengantisipasi perjalanannya sebelum memasuki Autobahn. Pastikan dan pengemudi dalam kondisi prima dan memenuhi ketentuan kesehatan,” kata Lisye. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.