Sebanyak 114 Kecelakaan Terjadi di Hari Pertama Operasi Lilin 2022

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Garis Polisi (Foto/Pixabay)

Berita Nasional, gemasulawesi – Sebanyak 114 yang terjadi pada hari pertama pelaksanaan berdasarkan catatan Polri dimulai sejak Jumat, 23 Desember 2022 kemarin.

Dari ratusan , setidaknya 18 orang meninggal.

“Jumlah pada hari pertama Operasi Lilin sebanyak 114 kejadian, 18 (orang) meninggal dunia, 10 (orang) luka berat dan 123 (orang) luka ringan,” kata Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Aan Suhanan di Gedung NTMC Korlantas Polri, Sabtu, 24 Desember 2022.

Dalam kesempatan tersebut, Aan juga menyampaikan bahwa pelaksanaan pengamanan hari pertama Natal dan Tahun Baru (Nataru) berjalan lancar dan aman.

Baca: Berniat Kabur, Ibu Paruh Baya Penghina Dewi Perssik Kecelakaan

Arus lalu lintas ke timur dari Jabodetabek meningkat.

Namun, para agen tidak melakukan rekayasa lalu lintas, baik di jalur arteri Pantura, jalan nasional, jalur tengah, dan kemudian di jalan tol menuju Jawa.

“Kegiatan Ops Lilin di hari pertama tetap berjalan normal dan lancar, meski ada peningkatan,” kata Aan.

Baca: Kecelakaan Avanza dan Beat di Parepare, 1 Orang Tewas

Sementara itu, Aan mengatakan volume kendaraan dari Jabodetabek ke Jawa mengalami penurunan.

Karena puncak terjadi sekitar pukul 17.00 WIB dengan jumlah kendaraan 4.000/jam.

Kemudian dari arah Merak tetap berjalan normal tidak ada kendala, di dermaga satu sampai tujuh masih digunakan di pelabuhan Merak, tidak ada alternatif dermaga di Ciwandan dan Indah Kiat belum.

Baca: Kecelakaan Pesawat Susi Air, Tujuh Penumpang Berhasil Dievakuasi

“Artinya lalu lintas ke Sumatera dan Merak masih normal. Kami masih belum melakukan rekayasa lalu lintas, meski ada peningkatan sekitar seribu kendaraan per jam ke Merak, termasuk Bogor yang masih normal,” jelas Aan. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.