Termasuk Mempermudah Proses Perizinan, Mentan Pastikan Pemerintah Selalu Memprioritaskan Pelayanan Terbaik untuk Peternak

Ket. Foto: Menteri Pertanian Memastikan Pemerintah Selalu Memprioritaskan Pelayanan Paling Baik untuk Peternak
Ket. Foto: Menteri Pertanian Memastikan Pemerintah Selalu Memprioritaskan Pelayanan Paling Baik untuk Peternak Source: (Foto/ANTARA/Fathnur Rohman)

Nasional, gemasulawesi – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, memastikan pemerintah selalu memprioritaskan pelayanan terbaik untuk peternak.

Menurut Menteri Pertanian, hal tersebut termasuk dengan mempermudah proses perizinan yang diajukan untuk berbagai macam kegiatan usaha di sektor pertanian.

Menteri Pertanian mengatakan apa pun kebijakan dari pemerintah untuk mengakselerasi program tersebut, dia meminta untuk dibantu.

Baca Juga:
Terkait Penunjukan Kepala OIKN Definitif, Menteri PUPR Sebut Hal Itu Merupakan Kewenangan Presiden RI

“Kami juga meminta untuk jangan dipersulit,” katanya.

Dia melanjutkan jika misalnya untuk breeding dan seterusnya, pihaknya akan memberikan dukungan penuh.

“Pada intinya, telah ada arahan untuk Indonesia mandiri daging,” ujarnya.

Baca Juga:
Lautan Merah Hitam Padati Kawasan Patung Kuda Gambir! Ribuan Buruh Gelar Demo Tolak Kebijakan Tapera, Ini 5 Tuntutan yang Disampaikan

Amran memberikan contoh bahwa untuk memenuhi kebutuhan daging sapi, Indonesia masih harus melakukan impor kurang lebih 600 ribu ton daging dengan nilai sekitar 20 triliun rupiah.

“Bayangkan jika 20 triliun rupiah tersebut dipenuhi oleh petani Indonesia, maka ini akan luar biasa dan itu baru daging sapi, belum daging kambing dan juga daging ayam,” ucapnya.

Dikutip dari Antara, dalam keterangannya kemarin, 6 Juni 2024, Mentan menyebutkan untuk meningkatkan produksi daging dibutuhkan pendekatan secara holistik yang mempersiapkan semua hal dari hulu hingga ke hilir.

Baca Juga:
Keluhan Warga Terhadap Layanan Bank BRI dan Bank BSI Ramai Disuarakan, dari Lambatnya Pelayanan CS hingga M-Banking yang Sering Eror

Menurutnya, pendekatan semacam ini, para peternak wajib untuk memperhatikan kesehatan hewan hingga ketersediaan pakan tercukupi.

“Sehingga nantinya daging yang dihasilkan akan berkualitas dan juga bergizi,” tuturnya.

Dia memaparkan jika pendekatan yang dilakukan holistik, dari hulu ke hilir, serta tidak dapat parsial.

Baca Juga:
Singgung Temuan BPK Terkait Dana dari Ratusan Ribu Pensiunan yang Tidak Jelas, Rieke Diah Pitaloka Minta Kebijakan Tapera Dibatalkan

Sebelumnya, Mentan juga sempat menyatakan jika konsep peternakan dan pabrik pakan mini yang dikembangkan oleh PT Lembu Setia Abadi Jaya atau LSAJ Farm Tangerang, Banten, akan membantu dalam pemenuhan kebutuhan pangan bergizi di Indonesia.

Dia menerangkan jika ini sebenarnya telah satu kesatuan yang nantinya mensupport pangan bergizi.

Menurutnya, jika konsep itu dapat dikembangkan dengan memberdayakan masyarakat lokal dengan memberdayakan masyarakat di sekitarnya dengan memanfaatkan area lahan yang ada, tentunya akan mendorong pertumbuhan ekonomi desa dan juga kebutuhan pangan bergizi dalam negeri.

Baca Juga:
Memanas! Anggota DPR RI Anita Jacoba Gah Bentak Nadiem Makarim yang Usul Tambahan Anggaran, Kritik Keras Kinerja Kemendikbud di Lapangan

“Hal ini dikarenakan konsepnya adalah membantu masyarakat, plasmanya adalah 90 persen, yang artinya benar-benar ingin melihat masyarakat berkembang dan sejahtera,” paparnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Keputusan Pengalihan Dana Muhammadiyah dari BSI Berdampak di KCP Ponorogo, Branch Manager Bongkar Sejumlah Uang yang Sudah Diambil Nasabah

Dampak putusan Muhammadiyah alihkan dana ke bank syariah lain, Branch Manager BSI KCP Ponorogo Soetta ungkap dana yang diambil nasabah.

Blak-blakan! Ketua PP Muhammadiyah Bongkar Alasan Terkait Pengalihan Dana BSI ke Bank Syariah Lain, Singgung Soal Persaingan di Perbankan

Ramai diperbincangkan, ternyata ini alasan Muhammadiyah alihkan dana hingga Rp13 Triliun dari BSI ke bank syariah lain.

Heboh Soal Keputusan PP Muhammadiyah untuk Alihkan Dana dari BSI ke Bank Syariah Lain, Corporate Secretary BSI Tegaskan Hal Ini

Corporate Secretary BSI buka suara soal keputusan PP Muhammadiyah untuk memindahkan seluruh dana mereka dari BSI ke bank syariah lain.

Telah Dilakukan Pengembangan, Menteri PUPR Dorong Pemanfaatan Sistem Informasi Jasa Konstruksi Terintegrasi

Menteri PUPR mendorong pemanfaatan Sistem Informasi Jasa Konstruksi Terintegrasi yang telah dikembangkan Kementerian PUPR.

Baru Terungkap, Istri Syahrul Yasin Limpo Ternyata Juga Dapat Jatah Bulanan Hingga Rp30 Juta dari Kementan, Saksi Beberkan Bukti Ini

Saksi sidang, Sugiyanto mengungkap bahwa istri Syahrul Yasin Limpo mendapat uang sebesar Rp30 juta setiap bulannya dari Kementan.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;