Lakukan Pertemuan, DPR Ungkap Berbagai Isu Sensitif Dibahas Bersama dengan Parlemen Thailand

Ket. Foto: DPR Menyampaikan Sejumlah Isu Sensitif Dibahas Bersama dengan Parlemen Thailand
Ket. Foto: DPR Menyampaikan Sejumlah Isu Sensitif Dibahas Bersama dengan Parlemen Thailand Source: (Foto/ANTARA/HO-BKSAP DPR RI)

Nasional, gemasulawesi – Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen atau BKSAP DPR, Putu Supadma Rudana, menyataka jika parlemen Thailand akan meningkatkan kerja sama dengan RI, yang terutama di bidang pendidikan.

Dalam keterangan tertulis resmi pada tanggal 22 Juni 2024, Putu Supadma Rudana menyatakan dalam pertemuan bilateral dengan parlemen Thailand, dilakukan pembahasan berbagai isu sensitif.

“Diantaranya berkaitan dengan resolusi Myanmar, yang telah diputuskan dan juga implementasinya telah dievaluasi dalam Forum AIPA yang dilakukan di Brunei Darussalam, yakni Forum AIPA Kaukus,” katanya.

Baca Juga:
Sisa Masa Jabatan Kurang Lebih 8 Bulan, AHY Akui Akan Bekerja Keras Capai Target yang Telah Ditetapkan

Dia menambahkan jika Indonesia sangat aktif ingin memastikan resolusi yang telah dikeluarkan dan diputuskan oleh AIPA agar segera dilakukan implementasinya.

Putu mengakui jika memang hingga saat ini, implementasi resolusi yang dilakukan, pihaknya ingin melakukan akselerasi.

“Yang salah satunya adalah dengan mendorong terbentuknya satuan tugas,” ujarnya.

Baca Juga:
Jadi Bulan-Bulanan Warganet! Kominfo Akhirnya Ganti Ucapan Selamat Ulang Tahun untuk Presiden Jokowi dengan Desain Baru

Dikutip dari Antara, Putu juga mengungkapkan harapannya agar satgas tersebut dapat menjadi mediator agar proses perdamaian dan demokrasi di Myanmar dapat segera terwujud.

“Kami juga ingin Thailand dan negara-negara ASEAN lainnya, seperti Filipina, Brunei Darussalam dan Vietnam dapat memberikan dukungannya agar resolusi Myanmar dapat segera diimplementasikan,” ucapnya.

Terkait kerja sama, Putu mengungkapkan jika parlemen Thailand lebih menekankan kepada kerja sama dalam bidang pendidikan.

Baca Juga:
Imbas Pengeroyokan Bos Rental Mobil di Sukolilo Ternyata Bukan Main, Klub Bola Sulit Cari Sponsor hingga Blacklist Pelamar Kerja dari Pati

Menurutnya, hal itu dikarenakan banyak mahasiswa Thailand yang sedang bersekolah di Indonesia, yang salah satunya di Kota Yogyakarta.

Dia juga menyampaikan jika Indonesia ingin terus membangun kerja sama yang telah terjalin sejak dahulu dan juga ingin meningkatkan kerja sama dalam berbagai bidang.

“Parlemen Thailand ingin mempererat hubungan dengan Indonesia, sehingga mereka tidak hanya mengunjungi Jakarta, namun, juga Yogyakarta, mengingat banyaknya mahasiswa Thailand yang mendapatkan beasiswa di wilayah tersebut,” terangnya.

Baca Juga:
Bongkar Fakta Baru dalam Kasus Pembunuhan Vina di Cirebon, Polisi: Ada Oknum yang Berupaya Menyuap Saksi Agar Berbohong dalam Persidangan

Putu melanjutkan jika parlemen Thailand juga berencana untuk mengunjungi Bali.

“Parlemen Thailand juga menyampaikan harapannya agar ke depannya Indonesia dapat banyak mengunjungi mereka di Thailand, serta tidak hanya di Bangkok, namun, juga di kota-kota yang lainnya,” pungkasnya.

Putu Supadma Rudana menekankan hubungan Indonesia dengan Thailand telah seperti kakak dan adik di negara ASEAN. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Usai Putusan Muhammadiyah Tarik Dana Viral, Kini Muncul Edaran Perubahan Tarif Transaksi Bank BSI yang Naik Hingga Rp150 Ribu, Cek Faktanya

Viral di media sosial. Bank BSI disebut umumkan perubahan tarif transaksi yang kini naik drastis menjadi Rp150 ribu. Benarkah? Cek faktanya.

Ramai Diperbincangkan! Desain Ucapan Ultah Jokowi dari Kominfo Tuai Kontroversi, Netizen: Anggaran Besar, Kerja Minimalis Banget

Ucapan ulang tahun Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk Presiden Jokowi bikin gagal fokus hingga viral. Tuai kontroversi.

Peredaran Uang Palsu di Jakarta Kian Meresahkan Masyarakat, Polisi Tetapkan 4 Tersangka dan 3 DPO, Begini Peran Masing-masing Pelaku

Polisi tetapkan 4 tersangka dan 3 DPO dalam kasus peredaran uang palsu sebanyak Rp22 miliar yang kian meresahkan masyarakat.

Waduh! Aksi Pengunjung Taman Safari Masukkan Wortel ke Hidung Rusa dan Beri Makan Kuda Nil dengan Sampah Plastik Ini Viral di Media Sosial

Aksi pengunjung di Taman Safari ini bikin emosi. Dari masukkan wortel ke hidung rusa hingga memberi makan kuda nil dengan sampah plastik.

18 Saksi Memberatkan Tersangka Pegi Setiawan, Polri Limpahkan Kasus Pembunuhan Vina di Cirebon ke Kejaksaan

Polri limpahkan berkas pembunuhan Vina Cirebon ke Kejaksaan setelah melihat adanya 18 saksi yang memberatkan tersangka Pegi Setiawan.

Berita Terkini

wave

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.

Kongkalikong Tambang Ilegal? Menyoal Isu Hubungan Kekerabatan Kasat Reskrim Parigi Moutong dan Aktor PETI

Siapa Andre? Bos PETI yang disebut-sebut memiliki hubungan darah dengan Kasat Reskrim Parigi Moutong Anugerah S Tarigan.

Inilah Sinopsis Film Horor Komedi Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Melanjutkan Petualangan Mendebarkan dari Lima Sahabat

Geng Sekawan Limo kembali dalam film baru, mengisahkan petualangan mereka di Gunung Klawih yang penuh kelucuan dan ketakutan


See All
; ;