Potensi Jebol, DPRD Parigi Moutong Usul Bahas Anggaran Daerah

<p>Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto Tongani.</p>
Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto Tongani.

Berita parigi moutong, gemasulawesi DPRD Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah (Sulteng) sebut mesti ada langkah antisipatif  terkait stabilisasi APBD. Apalagi, rasionalisasi anggaran selama pandemi virus corona berpotensi membuat jebol kas daerah.

“Karena APBD potensi jebol, kami bersama Pemda akan segera membahas anggaran perubahan,” ungkap Ketua DPRD Parigi Moutong Sulawesi Tengah, Sayutin Budianto, di ruang kerjanya, Rabu 13 Mei 2020.

Rencananya, pada awal bulan Juni 2020 akan dilaksanakan pembahasan. Apalagi melihat kondisi saat ini virus corona semakin mewabah.

“Penerapan rasionalisasi anggaran sudah berjalan, sehingga sudah saatnya masuk dalam pembahasan perubahan anggaran,” jelasnya.

Ia mengatakan, akibat dari refokusing dan rasionalisasi anggaran virus corona, butuh kejelasan budgeting pada pelaksanaan roda pemerintahan daerah.

Apalagi, rasionalisasi anggaran harus segera terlapor ke pemerintah pusat. Kalau tidak, maka akan ada sanksi.

“Bahkan, pada bulan Mei 2020, kita sudah mendapatkan sanksi berupa penundaan transfer dana dari pusat,” terangnya.

Kalau tidak ada pelaporan terkait anggaran ke pemerintah pusat dalam waktu dekat, maka akan ada penundaan transfer dana dari pusat secara keseluruhan.

Baca Juga: Bertambah, Dua ODP Corona Baru Parigi Moutong dari Parigi Barat

Pihaknya saat ini kata dia, sedang menunggu surat resmi terkait kejelasan kucuran Dana Bagi Hasil (DBH) migas ke Parigi Moutong Sulteng.

Ekstra anggaran sangat penting, mengingat pemotongan DBH sudah sekitar 30 persen, DAU 35-50 persen, DAK 100 persen. Berpotensi kedepannya, sekitar 200 Miliar Rupiah anggaran Parigi Moutong Sulteng terpangkas.

Awal anggaran 1,4 triliun Rupiah itu kata dia, cuma terdiri dari dana rutin. Belanja sekitar 300 Miliar Rupiah. Dan sisanya 100 Miliar Rupiah yang dapat digunakan.

“Apa saja yang bisa digunakan dari anggaran 100 Miliar Rupiah itu. Kalau sudah terealisasi 50 persen, apalagi yang bisa dipergunakan untuk kepentingan warga,” tuturnya.

Sementara, Januari hingga Maret 2020 rata-rata OPD telah merealisasikan penggunaan APBD sudah sekitar 40 persen.

Saat ini lanjut dia, DPRD sudah tidak ada lagi reses yang dapat terlaksana. Perjalanan dinas seluruhnya terpangkas, bahkan hingga 50 persen.

Kemudian, kondisi rasionalisasi anggaran juga memungkinkan Tunjangan Pegawai (TP) akan berpengaruh. Itu terjadi kalau kondisi APBD sudah tidak normal.

“Rasionalisasi TP bisa menjadi opsi terakhir. Atau bahkan tidak perlu dilakukan,” tegasnya.

Makanya, Pansus pengawasan penggunaan anggaran penanganan virus corona terbentuk. Gunanya, untuk mengawasi dengan seksama realisasinya.

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Kapal Bermuatan 8 Alat Berat Milik PT KNK Berlabuh di Moutong Sulawesi Tengah

Kapal Bermuatan 8 Alat Berat Milik PT KNK Berlabuh Di Moutong Provinsi Sulawesi tengah (Sulteng), Syahbandar Moutong.

Lima Orang Tambahan Positif Corona di Buol Sulawesi Tengah

Situs Berita Online Sulawesi Tengah (Sulteng), Palu dan Parigi Moutong Lima Orang Tambahan Terkonfirmasi Positif Virus Corona di Buol

101 Terkonfirmasi Positif Virus Corona Sulawesi Tengah

Situs Berita Online Sulawesi Tengah (Sulteng), Palu dan Parigi Moutong 101 Terkonfirmasi Positif Virus Corona Parimo update terbaru

Anggaran Corona Parigi Moutong, DPRD: Mana Realisasinya

Situs Berita Online Sulawesi Tengah (Sulteng), Palu dan Parigi Moutong Anggaran Corona Parimo , DPRD: Mana Realisasinya Anleg

Registrasi Online Gedung Walet Parigi Moutong

Situs Berita Online Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Parigi Moutong Registrasi Online Gedung Walet Parimo Sulteng sarang burung walet.

Berita Terkini

wave

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.


See All
; ;