Pemkot Palu Gandeng JOCA Tingkatkan Kapasitas Huntap

<p>Ket Foto: Sekretaris Bappeda Kota Palu Ibnu Mundzir (Kanan) (Foto/Facebook Ibnu Mundzir)</p>
Ket Foto: Sekretaris Bappeda Kota Palu Ibnu Mundzir (Kanan) (Foto/Facebook Ibnu Mundzir)

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, gandeng Lembaga Swadaya Masyarakat Jepang, Japan Overseas Cooperative Association (JOCA) untuk tingkatkan kapasitas penghuni hunian tetap (Huntap) di daerah bencana.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Bappeda Kota Palu Ibnu Mundzir saat dihubungi di Palu, Selasa 4 Oktober 2022.

“Hunian tetap atau huntap merupakan hunian baru untuk korban bencana, tentunya masyarakat yang tinggal di sana perlu beradaptasi dengan lingkungan, jadi penting untuk membangun kapasitasnya,” ucap Ibnu Mundzir.

Ia menjelaskan bahwa kerja sama antara Pemkot Palu gandeng JOCA  akan diperpanjang selama tiga tahun ke depan, dimana pengembangan kapasitas masyarakat akan difokuskan pada huntap Tondo sebagai proyek percontohan.

Kegiatan ini juga mencakup upaya mitigasi sebagai salah satu jenis strategi untuk membangun kota yang terhadap bencana.

“Jepang memiliki pengalaman yang sama dengan kota Palu. Oleh karena itu, LSM JOCA mencoba mereproduksi metode yang mereka gunakan dalam pembangunana kota-kota yang terkena dampak di Jepang dan kemudian diadopsi di hunian tetap di Palu,” kata Ibnu.

Ia mengatakan bahwa lembaga tidak melakukan kegiatan infrastruktur, tetapi mengembangkan kapasitas masyarakat “akar rumput” dalam kaitannya dengan aspek sosial, budaya dan nilai berbasis pengetahuan lokal secara partisipator.

Baca: Tragedi Stadion Kanjuruhan, Warga Sulsel Diajak Shalat Gaib

Program kemitraan yang telah dijalin oleh kedua belah pihak telah sejalan dengan arah pembangunan daerah yang tertuang dalam visi membangun kota Palu yang mandiri, aman dan nyaman, tangguh dan profesional dalam rangka pembangunan berkelanjutan kearifan lokal dan keagamaan dengan membangun kembali lingkungan yang aman dan nyaman yang didukung oleh infrastruktur tahan bencana.

Dalam kemitraan itu, kata dia, Pemkot Palu juga diundang oleh JOCA untuk berkunjung ke Jepang guna melihat lebih dekat hasil program peningkatan kapasitas masyarakat di kota-kota yang terkena bencana alam.

“Pemkot Palu diharapkan berkunjung ke Jepang pada Maret 2023, dan program kemitraan ini mencakup partisipasi masyarakat secara penuh,” pungkas Ibnu. (*Dn/Ikh)

Baca: 235.866 KPM di Sulawesi Tengah Telah Terima BLT BBM

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

235.866 KPM di Sulawesi Tengah Telah Terima BLT BBM

235.866 keluarga penerima manfaat (KPM) di Sulawesi Tengah, telah terima bantuan langsung tunai penyesuaian harga bahan bakar minyak (BLT BBM)

Tragedi Stadion Kanjuruhan, Warga Sulsel Diajak Shalat Gaib

Tragedi Stadion Kanjuruhan, Warga Sulawesi Selatan (Sulsel) diajak Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan, untuk menggelar shalat gaib

10 Rumah Terbakar di Makassar Diduga Akibat Arus Pendek Listrik

10 unit rumah terbakar salah satunya merupakan kantor Kelurahan Tompo Balang hangus dilalap api, dalam kejadian kebakaran di Jalan Kangkung

Kebakaran di Makassar Masih Tinggi, September 120 Kasus

Kebakaran di Kota Makassar masih tinggi, berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Sulawesi Selatan

Lomba Memancing Sambut Harkannas ke-9 di Parigi Moutong

Lomba memancing akan digelar di kawasan laut Parigi, pertandingan memancing rencananya dilakukan untuk sambut Hari Ikan Nasional (Harkannas)

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;