RAPBD 2022, KUA PPAS Parigi Moutong Segera Diajukan

<p>Foto: Yusrin Usman, Kepala BPKAD Parigi Moutong.</p>
Foto: Yusrin Usman, Kepala BPKAD Parigi Moutong.

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Penyusunan RAPBD 2022 segera dilaksanakan. Pemda menjadwalkan pengajuan KUA PPAS Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, pekan ke tiga Juli ini.

“Kami segera serahkan plafon anggaran itu,” ungkap Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Parigi Moutong, Yusrin Usman, usai dapat di gedung DPRD, Senin 12 Juli 2021.

Pihaknya telah melakukan rapat koordinasi bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Dan segera mengajukan KUA PPAS Parigi Moutong kepada DPRD untuk selanjutnya dibahas bersama.

Baca juga: Anggaran PPPK Parigi Moutong Sedot Rp87 Miliar

Ia menyebut, pembiayaan gaji dan tunjangan Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kontrak (PPPK), juga telah termuat dalam KUA PPAS Parigi Moutong 2022. Totalnya senilai Rp 87 Miliar.

“Kita anggarkan berdasarkan kuota ditetapkan pemerintah pusat. Kalau memang ada peserta tidak lulus, berarti ada anggaran tersisa,” kata dia.

Intinya, Pemda telah menyiapkan anggaran pembiayaan gaji dan tunjangan PPPK dalam postur KUA PPAS Parigi Moutong 2022. Sebab tahapan seleksi pendaftarannya telah berjalan saat ini.

“Saya belum bisa bicara banyak soal itu, nanti saja,” kata dia.

Pada kesempatan, Kepala BPKAD juga mengaku telah menyerahkan laporan realisasi anggaran semester I dan prognosis tahun 2021 sesuai permintaan DPRD.

Baca juga: Belanja Modal Tidak Tercantum Dalam Proyeksi APBD Parigi Moutong 2022

RAPBD 2022, KUA PPAS Parigi Moutong Segera Diajukan
Foto: Illustrasi KUA PPAS.

DPRD minta KUA PPAS RAPBD 2022

Sebelumnya, DPRD meminta Pemda untuk segera mengajukan KUA PPAS RAPBD 2022, guna dibahas bersama.

Pihaknya khawatir belum diajukannya KUA PPAS RAPBD 2022 ke DPRD, akan mengakibatkan pada keterlambatan proses pembahasan dan pengesahan APBD.

Baca juga: Sejumlah Fraksi DPRD Parimo Soroti Turunnya Target Pendapata

Kemudian, jika keterlambatan pengesahan APBD 2022 terjadi, dipastikan akan berdampak pada rendahnya penyerapan dan capaian realisasi anggaran.

Selain itu, dalam pembahasan KUA PPAS Parigi Moutong 2022 nanti, akan dilakukan sejumlah penyesuaian terkait kondisi keuangan daerah.

Baca juga: DPRD Tunggu Usulan Pembiayaan PPPK Parigi Moutong

Sebab, situasi pandemi dialami Indonesia dua tahun belakangan ini, berpengaruh terhadap keuangan masing-masing daerah.

Selain itu, telah dibukanya seleksi pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) BKPSDM, diperkirakan menelan anggaran cukup besar.

Hal itu, perlu untuk dibahas. Sebab peluang terisinya ribuan formasi tenaga guru dan kesehatan sangat besar.

Baca juga: DPRD Minta Pemda Segera Ajukan KUA RAPBD 2022

Laporan: Novita Ramadhani

...

Artikel Terkait

wave

Gubernur Beri Peran Bangun Daerah ke Perusda Sulawesi Tengah

Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura menyampaikan akan turut memberikan peran membangun daerah kepada Perusda Sulawesi Tengah.

Normalisasi Sungai Parigi Moutong Opsi Penting Atasi Banjir

Dari kejadian banjir di Toribulu dan wilayah lainnya, sehingga BPBD menganggap normalisasi sungai Parigi Moutong penting atasi banjir.

BPBD Segera Atasi Dampak Banjir Sienjo-Sibalagu Parigi Moutong

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera mengatasi dampak banjir Sienjo-Sibalagu Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah.

Wabup Harap Tim P4GN Parigi Moutong Tekan Ancaman Narkoba

Wakil Bupati harap tim P4GN Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, bisa tekan dan antisipasi ancaman Narkoba, karena sudah menjadi masalah

DPRD Minta Pemda Segera Ajukan KUA PPAS RAPBD 2022

DPRD Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, meminta Pemda untuk segera mengajukan KUA PPAS RAPBD 2022, untuk dibahas bersama.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;