Polres Tolitoli Sosialisasi Larangan Mudik

<p>Foto: Polres Tolitoli sosialisasi larangan mudik.</p>
Foto: Polres Tolitoli sosialisasi larangan mudik.

Berita tolitoli, gemasulawesi– Terkait dengan larangan mudik pada saat lebaran Idulfitri 1441H. Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Tolitoli gencar memberikan imbauan kepada warga.

“Hal itu terlihat beberapa personel Satlantas berdiri ditengah jalan sambil memegang spanduk bertulisan “larangan mudik” sambil menggunakan suara pengeras untuk memberikan imbauan,” ungkap Kasat Lantas Polres Tolitoli, AKP Muriyanto, belum lama ini.

Ia mengatakan, larangan mudik ini berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan pemerintah pusat beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, terhitung mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 seluruh moda transportasi dihentikan beroperasi dan akan dilaksanakan pengawasan di perbatasan Kabupaten/Kota. Hal itu untuk mencegah masyarakat yang tetap nekat mudik.

Baca juga: Operasi Keselamatan Tinombala 2021 Sulteng: Larang Mudik

Kemudian, surat edaran larangan mudik ini bertujuan mengantisipasi terjadinya lonjakan kedua penyebaran covid 19 seperti yang dialami di negara India saat ini.

“Lebih baik menahan rasa rindu daripada menahan sakit karena terpapar covid 19. Jangan paksakan mudik, silaturahmi secara online saja” ucapnya.

Selain melakukan imbaun kata dia, para personel Sat Lantas juga membagikan masker gratis kepada pengendara guna mengantisipasi penyebaran covid 19.

Baca juga: Ini Larangan untuk ASN Jelang Pilkada 2020

Baca juga: Parimo Siapkan Enam Titik Pos Terpadu Mudik Idul Fitri 1442 H

Hingga saat ini penyebaran covid 19 di Indonesia belum usai, maka warga diminta tetap waspada dengan selalu mematuhi protokol kesehatan saat beraktifitas keluar rumah.

Protokol yang dimaksud itu seperti selalu menggunkan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak serta tidak berkerumunan.Ketika ini diterapkan setiap hari maka otomatis bisa dicegah yang namanya covid 19.

Baca juga: Pemerintah Kota Palu Himbau Warga Tidak Mudik Hindari Waba

Namun, di Sulteng ini hanya ada beberapa wilayah yang diberlakukan aglomerasi yaitu bebas melakukan mudik diantaranya Kota Palu, Parigi Moutong, Donggala dan Sigi.

Terkait agrolomerasi sesuai dengan regulasi yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi belum lama ini.

Baca juga: Sambut HUT RI, Pemda Parigi Moutong Imbau Pasang Umbul-Umbul

Baca juga: MotoGP Jerez 2021, Quartararo Pole Position Marquez Jatuh

Laporan: Aldi

...

Artikel Terkait

wave

Besok, Jadwal Tes Swab Staf Pelayanan Disdukapil Parigi Moutong

Usai salah satu staf Disdukcapil terkonfirmasi covid 19, Dinas kesehatan dan Satgas Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, jadwalkan tes swab.

Grebek Kampung Narkoba Tatanga, Aparat Tangkap 12 Orang

Grebek kampung narkoba Tatanga, aparat Kepolisian Resor (Polres) Palu, Sulawesi Tengah, berhasil menangkap 12 orang terduga pelaku.

Edarkan Sabu di Kapal, Dua Warga Morowali Ditangkap Polairud

Dua warga Morowali ditangkap Polairud karena membawa sabu dan Miras untuk diedarkan di sebuah kapal fiber, di Perairan Fatufia, Bahodopi.

Kapolda Cek Randis Jelang Operasi Ketupat Tinombala 2021

Kapolda Sulawesi Tengah cek kesiapan Kendaraan dinas (Randis) jelang operasi ketupat Tinombala 2021, semua harus baik dan tidak rusak

Parigi Moutong Target Sakip Predikat BB

Pemda Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, menargetkan SAKIP predikat BB atau Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;