Tak Terima Wilayahnya Ditandai Kampung Penadah dan Kampung Maling di Google Maps, Camat Sukolilo Pati Lapor ke Kominfo

Camat Sukolilo melaporkan adanya perubahan nama wilayahnya di Google Maps kepada Kominfo.
Camat Sukolilo melaporkan adanya perubahan nama wilayahnya di Google Maps kepada Kominfo. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @fakta.indo

Sukolilo, gemasulawesi - Camat Sukolilo, Kabupaten Pati, Andrik Sulaksono, telah melakukan berbagai upaya untuk menghapus penandaan negatif seperti "kampung penadah" yang muncul di Google Maps.

Langkah-langkah yang diambil Andrik Sulaksono diantaranya termasuk melaporkan situasi ini kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Pati.

Andrik Sulaksono mengungkapkan bahwa penandaan seperti "kampung penadah", "kampung maling", hingga "SDM rendah" di wilayah Sukolilo sangat merusak citra kecamatan tersebut.

Menurutnya, perubahan nama-nama di Google Maps ini banyak menarik perhatian teman-teman di luar Sukolilo, yang kemudian menyoroti hal tersebut.

Baca Juga:
Kecewa! Sejumlah Warga yang Mengantri Daging Kurban Berjam-jam di Masjid Istiqlal Harus Pulang dengan Tangan Kosong, Begini Kata Panitia

Namun, Andrik menegaskan bahwa kondisi di Sukolilo saat ini aman dan tidak ada masalah serius yang perlu dikhawatirkan.

Pihaknya telah melaporkan kejadian ini kepada Dinas Kominfo Kabupaten Pati. Meskipun Dinas Kominfo telah melakukan perubahan terhadap penandaan tersebut, masalah ini berulang dengan penandaan negatif yang muncul kembali.

"Kami sudah melaporkan ke Dinas Kominfo mengenai Google Maps. Nanti akan ada perubahan, dan jika diubah lagi, kami akan melaporkannya kembali. Saat ini, Dinas Kominfo sudah mengambil langkah untuk melakukan perubahan sesuai laporan yang kami sampaikan," ungkap Andrik.

Camat Sukolilo berharap agar para pelaku yang mengubah nama-nama di wilayahnya untuk berhenti melakukan tindakan tersebut.

Baca Juga:
Ramai Diperbincangkan! Viral Video Penambangan Ugal-ugalan hingga 15 Meter dan Mepet dengan Rumah Warga di Gunungkidul

Ia meminta agar tragedi yang menimpa bos rental mobil tidak dijadikan acuan tunggal untuk menilai wilayah Sukolilo.

Andrik yakin bahwa masih banyak orang baik di kecamatan yang berbatasan dengan Kabupaten Grobogan itu.

Tragedi yang dimaksud adalah peristiwa di mana bos rental mobil asal Jakarta, BH, tewas dihajar massa di Desa Sumbersoko.

Insiden tersebut terjadi karena warga setempat mengira BH dan ketiga rekannya mencoba mencuri mobil.

Baca Juga:
Haji 2024, Wakil Ketua MPR Sebut Data Jemaah Asal Indonesia yang Meninggal Menurun Dibandingkan Tahun Lalu

Akibatnya, BH tewas, sementara ketiga rekannya mengalami luka-luka dan harus dirawat di rumah sakit terdekat.

Kejadian ini menyebabkan netizen menyebut Kecamatan Sukolilo dengan julukan-julukan negatif seperti kampung penadah, kampung maling, hingga kampung bandit.

Situasi ini telah menciptakan stigma buruk bagi wilayah Sukolilo, dan Andrik serta pihak berwenang berusaha keras untuk mengubah persepsi tersebut.

Mereka ingin menunjukkan bahwa Sukolilo adalah tempat yang aman dan dihuni oleh banyak orang baik.

Baca Juga:
Heboh! Penjual Elpiji 3 Kg di Banyuwangi Kebingungan Setelah Rekening Dibokir dan Ditagih Pajak Rp200 Juta, Begini Kronologinya

Langkah-langkah yang dilakukan oleh Andrik dan Dinas Kominfo Kabupaten Pati menunjukkan komitmen mereka untuk memperbaiki citra Sukolilo dan memastikan bahwa kejadian serupa tidak terjadi lagi di masa depan.

Dalam upaya untuk memperbaiki situasi ini, Andrik dan pihak berwenang berencana untuk terus memantau dan mengatasi penandaan negatif di Google Maps serta mengambil langkah-langkah tambahan jika diperlukan.

Mereka berharap masyarakat dapat memahami bahwa satu insiden tidak mencerminkan keseluruhan wilayah dan bahwa Sukolilo tetap menjadi tempat yang aman dan baik untuk ditinggali. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Terus Bertambah! Polisi Tangkap 6 Tersangka Baru dalam Kasus Pengeroyokan di Pati, Ini Peran Masing-masing Pelaku

Tersangka dalam kasus pengeroyokan di Pati terus bertambah. Kini total ada 10 pelaku yang berhasil diamankan pihak kepolisian.

Dianggap Jadi Provokator Dalam Kasus Pengeroyokan Bos Rental Mobil di Pati Hingga Meninggal Dunia, Pria Ini Sampaikan Permintaan Maaf

Usai pernyataannya viral, pria yang dianggap jadi provokator dalam kasus pengeroyokan bos rental mobil di Pati buat klarifikasi.

Viral di Media Sosial! Seseorang Bagikan Gambar dari Google Maps Daerah Sukolilo Pati, Banyak Motor Mobil Bodong Berkeliaran

Sejumlah tangkapan layar Street View Google Map di Sukolilo Pati viral, banyak motor dan mobil tanpa plat nomor berkeliaran di jalanan.

Sebelum Insiden Sukolilo, Polda Jateng Akui Pernah Tangkap Sindikat Pencurian Mobil di Pati, Sita 20 Mobil dari Kelompok Lengek Squad

Polda Jateng akui pernah tangkap sindikat pencurian mobil di Pati, kelompok Lengek Squad, janji tindaklanjuti laporan masyarakat.

Sita Puluhan Kendaraan Bodong, Polda Jawa Tengah Periksa 3 Orang Saksi di Kabupaten Pati, Kombes Pol Johanson Tegaskan Hal Ini

Polda Jawa Tengah memeriksa tiga orang terkait puluhan kendaraan bermotor tanpa dokumen resmi di Kabupaten Pati.

Berita Terkini

wave

Jenis Kejadian Darurat Laporan 112 Parigi Moutong yang Wajib Diketahui Warga

Pahami jenis kejadian darurat laporan 112 Parigi Moutong. Segera laporkan kondisi kritis medis, kebakaran, dan bencana untuk penanganan cepa

Parigi Moutong Siapkan Layanan Darurat 112 untuk Percepat Penanganan Bencana

Kabupaten Parigi Moutong segera menerapkan Layanan Darurat 112. Sistem satu nomor ini mempercepat respons penanganan bencana dan medis.

Pemda Kejar Target Jaminan Kesehatan, Mari Mengenal Apa Itu Universal Health Coverage di Parigi Moutong

Pahami apa itu Universal Health Coverage beserta manfaat besarnya bagi jaminan layanan medis masyarakat Kabupaten Parigi Moutong.

Cara Mengaktifkan BPJS Kesehatan Nonaktif di Parigi Moutong untuk Kejar Target UHC Daerah

Cara mengaktifkan BPJS Kesehatan nonaktif secara online dan offline dengan mudah lewat aplikasi Mobile JKN untuk warga Kabupaten Parigi Mout

Waspada 70 Kasus Kematian Bayi di Parigi Moutong dan Cara Mencegah Komplikasi Kehamilan

Deteksi dini komplikasi kehamilan menjadi kunci utama menekan angka kematian bayi baru lahir yang masih menyentuh 70 kasus di Parigi Moutong


See All
; ;