Bantah Tudingan Ada Pemenang Tender Hanya Dibuangan 2 Hingga 3 Persen, Afliyanto Sebut Hampir Semua Tender Pemenangnya Buang 10 Persen Lebih dari Pagu Anggaran

Kepala BPBJ Parigi Moutong, Moh Afliyanto Hamzah ST MM, saat diwawancara terkait persoalan tender di Parigi moutong.
Kepala BPBJ Parigi Moutong, Moh Afliyanto Hamzah ST MM, saat diwawancara terkait persoalan tender di Parigi moutong. Source: (Foto/gemasulawesi/Abdul Main)

Parigi moutong, gemasulawesi – Kepala BPBJ Parigi moutong, Moh. Afliyanto Hamzah ST MM bantah tudingan pelaksanaan tender banyak dimenangkan oleh perusahaan dengan buangan dua hingga tiga persen.

Menurutnya, sejak tahun 2023 atau sejak menjabat pada tahun 2022, semua proses tender sudah dijalankan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

“Umumnya pemenang di tender yang kami laksanakan itu semua masuk tiga besar, jadi kalau ada yang menawar tiga atau di dua persen dari pagu anggaran mohon maaf (red, tidak akan menangkan tender),” urainya.

Lanjut dia, saat ini jika dilihat pemenang tender rata-rata yang menawar dengan buangan 10 persen keatas dari pagu anggaran.

Baca Juga:
Proyek Tender Hingga Pengadaan Langsung Disebut Dikuasai Kontraktor Luar, Akibatkan Puluhan Perusahaan Lokal Parigi Moutong Gulung Tikar

“Hampir semua pemenang itu menawar di kisaran 10 persen keatas, kalaupun ada pemenang tender menawar di buangan 2-3 persen dari pagu anggaran itu mungkin rejekinya mereka, silahkan dicek saja,” ungkapnya.

Ia mengatakan dalam setiap pengumuman itu selalu mencantumkan nomor urut satu dan Cadangan satu, biasanya menang bisa dua sampai tiga perusahaan dan itu sesuai dengan aturan yang berlaku.

Kalau dengan system sebelumnya kata dia, sampai lima perusahaan yang naik sehingga agak sulit menentukan cadangan.

Baca Juga:
Menyusuri Trend Proyek Gagal Tender di Parigi Moutong, Diduga Akibat Pemenang Bukan Perusahaan yang Diarahkan

“Saat ini mau 12 perusahaan menawar kita hanya mengambil tiga besarnya saja, sisanya ke bawah itu kita tidak perlu evaluasi lagi,” terangnya.

Terkait fenomena perusahaan dari luar kata dia, pihaknya tidak bisa mengatur persoalan tersebut karena sifat tender terbuka boleh diikuti oleh perusahaan manapun di Indonesia. (fan/main)

...

Artikel Terkait

wave
Anggota DPRD Lampung Tengah yang Tak Sengaja Tembak Warga hingga Tewas Resmi Jadi Tersangka, Terancam Hukuman hingga 20 Tahun Penjara

Polres Lampung Tengah menetapkan anggota DPRD Lampung Tengah sebagai tersangka tewasnya seorang warga akibat tembakan senjata.

Viral Kisah Bidan di Gunungkidul, Sang Anak Alami Kelumpuhan Usai Persalinan, Diduga Jadi Korban Malpraktik Dokter Ini, Berikut Kronologinya

Nurul Hidayah Isnaniyah, bidan di Gunungkidul ini mencari keadilan, lengan kiri anaknya lumpuh, diduga ada kesalahan prosedur persalinan.

Gugatan Praperadilan Dikabulkan! Hakim PN Bandung Batalkan Status Tersangka Pegi Setiawan dalam Kasus Pembunuhan Vina, Ini Alasannya

Hakim tunggal pada Pengadilan Negeri (PN) Bandung Eman Sulaeman mengabulkan permohonan praperadilan yang diajukan Pegi Setiawan.

Tuai Sindiran hingga Candaan, Poster Korupsi Adalah Maut dari Kementan Viral di Media Sosial, Ungkit Kasus Syahrul Yasin Limpo?

Viral poster bertuliskan KORUPSI Adalah Maut parodikan film Ipar Adalah Maut dan disertai narasi ajakan untuk melaporkan korupsi di Kementan

Langsung Menyapa Wartawan, Prabowo Kunjungi Istana Kepresidenan Pertama Kali Seusai Pemulihan Operasi Kaki Kiri

Setelah pemulihan kaki kirinya, Prabowo Subianto mengunjungi Istana Kepresidenan untuk yang pertama kalinya hari ini.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;