Terkait Pilkada Serentak 2024, KPU Palu Ungkap Petugas Pantarlih Telah Melakukan Coklit Sebanyak 236379 Jiwa

Ket. Foto: KPU Palu Menyampaikan Petugas Pantarlih Telah Melakukan Coklit Sebanyak 236379 Jiwa
Ket. Foto: KPU Palu Menyampaikan Petugas Pantarlih Telah Melakukan Coklit Sebanyak 236379 Jiwa Source: (Foto/ANTARA/Moh Ridwan)

Palu, gemasulawesi – KPU Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, menyatakan proses pencocokan dan penelitian atau coklit yang dilakukan oleh petugas pemutakhiran data pemilih atau pantarlih Pilkada tahun 2024 di wilayah setempat telah mencapai 86 persen.

Plh. Ketua KPU Palu, Iskandar Lembah, dalam pernyataannya pada tanggal 17 Juli 2024, mengatakan hingga hari Senin, tanggal 15 Juli 2024, capaian kinerja coklit pada Pilkada tahun 2024 di Palu telah 86 persen dari 274.020 jiwa.

Iskandar Lembah menerangkan petugas pantarlih telah melakukan coklit sebanyak 236.379 jiwa dari data hasil sinkronisasi pada pemilihan kepala daerah yang tersebar di 8 kecamatan se-Kota Palu.

Baca Juga:
Sosialisasi Tahapan Pilkada, KPU Parigi Moutong Sebut Keterlibatan Media Massa dalam Menyampaikan Informasi kepada Masyarakat Sangat Membantu

“Data pemilih yang telah tercoklit sebanyak 236.379 jiwa atau 86 persen, sedangkan data pemilih yang belum tercoklit 36.641 jiwa atau 14 persen,” katanya.

Iskandar mengungkapkan dalam proses coklit, pihaknya menurunkan 968 petugas pantarlih yang ditargetkan akan selesai pada waktu yang telah ditentukan.

Dikutip dari Antara, dia menuturkan proses coklit telah mulai dilakukan sejak tanggal 24 Juni 2024 dan akan rampung pada tanggal 25 Juli 2024 atau sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Baca Juga:
Pilkada 2024, KPU Sigi Lakukan Rapat Koordinasi Sekaligus Sosialisasi Terkait dengan Tahapan Pencalonan Kepala Daerah

Iskandar Lembah mengatakan petugas pantarlih melakukan coklit data pemilih dengan mencocokkan data yang tercantum data penduduk potensial pemilih pemilu atau DP4 dengan KK dan KTP elektronik pemilih.

Beberapa tantangan yang dihadapi pada tahapan ini, yaitu saat pantarlih datang, masyarakat sasaran sedang tidak ada di tempat, dan juga faktor cuaca dan letak geografis.

Oleh karena itu, Iskandar Lembah mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menyukseskan Pilkada, yang salah satunya dengan memastikan diri telah dilakukan coklit oleh pantarlih, sehingga nantinya masuk pada DPT atau daftar pemilih tetap, serta menggunakan hak pilih saat hari pencoblosan.

Baca Juga:
Disinyalir Gagal Kontruksi, Tiga Titik Pekerjaan Peningkatan Jalan Parigi Moutong Disebut Jadi Temuan BPK Dengan Taksiran Kerugian Negara Milyaran Rupiah

Di sisi lain, Pemerintah Kabuoaten Morowali Utara memberikan bimbingan teknis atau bimtek penyuluhan keamanan pangan untuk pelaku UMKM di daerah ini. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave
Viral! Kisah Pilu Anak Penjual Sayur di Desa Kuo Sulawesi Barat, Pakai Sandal Jepit di Hari Pertama Masuk Sekolah Karena Tak Punya Uang

Kisah anak penjual sayur di Desa Kuo Sulawesi Barat yang terpaksa pakai sandal jepit di hari pertama masuk sekolah ini viral.

Komplotan Pencuri Spesialis Curanmor Kembali Beraksi, Gasak Sepeda Motor di Minimarket Depok, Begini Motif Operandi Pelaku

Sebuah kelompok pencuri motor melakukan aksi kejahatannya di minimarket yang terletak di Jalan Abdul Gani 2, Kecamatan Cilodong, Kota Depok.

Ngajar Bangku Kosong, SDN Setono Ponorogo Tak Mendapat Siswa Baru di Hari Pertama Masuk Sekolah Tahun Ajaran 2024, Ternyata Ini Penyebabnya

SDN Setono di Kecamatan Jenangan, Ponorogo, tidak mendapat siswa satu pun di tahun ajaran baru 2024. Pihak sekolah beberkan penyebabnya.

Aksi Pria di Krobokan Semarang Tembak Kucing dengan Pistol hingga Tewas Viral, Polisi Gerak Cepat Amankan Pelaku

Sebuah rekaman CCTV viral di media sosial merekam aksi penembakan kucing di Krobokan, Semarang Barat, Kota Semarang.

Tanggapi Viralnya Demo Siswa Terkait Dugaan Pungli Pembuatan Ijazah, Kepala Sekolah SMAN 11 Makassar Tegas Membantah, Beberkan Fakta Ini

Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 11 Makassar, Nuraliyah dengan tegas membantah adanya dugaan pungutan liar terkait pengambilan ijazah.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;