Tak Bergerak 20 Menit Lebih dan Hendak Dievakuasi Gegara Dikira Meninggal, Driver Ojol di Tasikmalaya Ini Ternyata Hanya Tertidur

Seorang driver ojek online di Tasikmalaya dikira meninggal dunia saat tertidur pulas di sepeda motor, kantong mayat sudah disiapkan.
Seorang driver ojek online di Tasikmalaya dikira meninggal dunia saat tertidur pulas di sepeda motor, kantong mayat sudah disiapkan. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @unikinfold

Tasikmalaya, gemasulawesi - Keberadaan seorang driver ojek online (ojol) yang tertunduk tak bergerak di atas motornya membuat warga di Jalan Cilembang RT 03 RW 18, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, heboh.

Awalnya, pria yang diketahui berinisial AS ini dikira telah meninggal dunia dan membuat warga di Tasikmalaya itu segera melapor kepada pihak kepolisian.

Peristiwa tersebut terjadi pada siang hari, ketika AS masih mengenakan jaket dan helm, tertidur dalam posisi duduk dengan kepala menunduk di atas sepeda motornya di Jalan Cilembang Tasikmalaya. 

Motor tersebut diparkir di tepi gang dengan posisi yang mepet dengan dinding.

Baca Juga:
Ogah Bayar! Pengemudi Mobil Ini Kabur Usai Isi Bensin Rp300 Ribu di SPBU Kawasan Pasar Rebo Jakarta Timur hingga Seret Petugas Puluhan Meter

Setelah lebih dari 20 menit tidak bergerak, situasi ini mencuri perhatian Sri Komariah (45), seorang warga setempat. 

Sri merasa curiga karena AS tidak terlihat bergerak dan tampak tidak terganggu oleh suara gaduh dan aktivitas perkampungan di sekitarnya. 

Kekhawatiran mulai muncul di kalangan warga yang semakin khawatir dengan kondisi pria tersebut.

Karena tidak ada yang berani mendekati AS dan warga telah menganggapnya meninggal, mereka akhirnya memutuskan untuk melapor kepada pihak kepolisian. 

Baca Juga:
Terekam CCTV! Viral Aksi Pencurian Seorang Pria dengan Modus Geser Tas di Restoran Aroem Jakarta Pusat, Begini Cara Pelaku Lancarkan Aksinya

"Warga akhirnya melapor kepada kami, mereka melaporkan bahwa korban sudah meninggal dunia," kata Kasi Humas Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Jajang Kurniawan.

Ipda Jajang, yang saat itu bertugas sebagai perwira pengawas piket, segera menuju lokasi kejadian bersama tim Inafis untuk melakukan pemeriksaan dan evakuasi. 

Sesuai dengan prosedur, polisi memasang garis polisi untuk memastikan area tetap steril dan mengamankan lokasi dari kerumunan. 

Ratusan warga kemudian diminta mundur ke belakang garis polisi.

Baca Juga:
Terkait Pekan Imunisasi Nasional Polio, Pj Bupati Sebut Merupakan Bagian dari Komitmen Pemkab Buol untuk Melindungi Generasi Muda

Tim Inafis kemudian menyiapkan kantong mayat dan bersiap untuk mengevakuasi AS. 

Dalam momen tersebut, AS tetap tidak bergerak meskipun dikelilingi oleh ratusan orang yang penasaran. 

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ternyata AS tidak dalam keadaan meninggal, melainkan hanya tertidur di atas motornya.

Dari hasil pemeriksaan juga diketahui jika AS mengalami masalah kesehatan serius. 

Baca Juga:
Agar Pengolahan Limbah B3 dari Rumah Sakit Dapat Maksimal, Kepala DLHK Sulsel Harap Mesin Insenerator Bisa Ditambah hingga 5 Unit

Polisi menemukan sebuah botol berisi cairan infus di dekat motornya. 

Dari hasil pemeriksaan, AS terlihat sangat lemas dan mengaku baru pulang dari Bandung dalam keadaan sakit. 

Ia mengalami kondisi lemah akibat penyakit yang dideritanya dan telah menggunakan infus untuk membantu mengatasi gejala yang dirasakannya.

AS kemudian dibawa ke RSUD dr. Soekarjo untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. 

Baca Juga:
Bersama Koramil 1306-30 dan Masyarakat, Bhabinkamtibmas Jajaran Polsek Kulawi Sigi Lakukan Aksi Penanaman Pohon di Sepanjang Bantaran Sungai

Pihak rumah sakit akan memeriksa kondisi kesehatan AS dan memberikan perawatan yang diperlukan untuk pemulihan.

Hal ini pun menjadi viral dan menimbulkan banyak komentar dari warganet.

"Dibalik itu semua, respect buat warga sekitar karna peduli, juga driver yang bekerja keras sampe ketiduran disana," komentar @ana***.

Kejadian ini menggarisbawahi pentingnya perhatian terhadap kondisi kesehatan seseorang dan perlunya melakukan pemeriksaan yang cermat dalam situasi serupa. 

Baca Juga:
Tanpa Senjata Apapun! Perkelahian 2 Pria di Kawasan Pondok Pinang Jakarta Selatan Berakhir Tragis, Satu Diantaranya Meninggal Dunia

Meskipun awalnya tampak seperti kasus kematian, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa AS membutuhkan pertolongan medis segera.

Pihak kepolisian dan warga diimbau untuk lebih waspada dan berhati-hati dalam menghadapi situasi yang tampaknya mencurigakan. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Gegara Tak Terima Ditegur, Sopir Towing yang Ugal-ugalan di Jalan Graha Raya Bintaro Ini Malah Ngamuk dan Pukul Pengemudi Ojol

Sopir towing melakukan pemukulan kepada pengemudi ojol karena tidak terima ditegur lantaran mengemudi ugal-ugalan di Tangsel.

Curah Hujan Tinggi, Longsor di Dusun Ogomojolo Kecamatan Tomini Parigi Moutong Akibatkan 2 Kendaraan Tertimpa Longsoran

kendaraan dikabarkan terdampak bencana longsor yang terjadi di Dusun Ogomojolo, Desa Palasa Lambori, Parigi Moutong.

Bikin Emosi! Lewat di Jalur Pesepeda, Driver Ojol Ini Malah Ngamuk ke Bocah yang Bersepeda di Kawasan Senayan Jakarta Selatan

Diduga tak senang jalurnya dihalangi di jalur khusus sepeda, seorang driver ojol emosi dan terlibat perkelahian dengan bocah pesepeda.

Heboh! Keluarga Ini Terlibat Cekcok dengan Rombongan Ojol yang Demo di Sekitar Gedung Sate Bandung, Padahal Hendak Jemput Jemaah Haji

Sebuah video yang menunjukkan ketegangan antara keluarga yang ingin menjemput jemaah haji dan sopir ojek online viral di media sosial.

Heboh! Penipuan Dessert Box di Medan Hingga Rugikan Banyak Pelanggan Viral di Media Sosial, Dugaan Penjual Bekerja Sama dengan Ojol Mencuat

Gegara tergoda promosi yang menarik, kasus penipuan dessert box di Medan yang merugikan banyak pelanggan menjadi viral di media sosial.

Berita Terkini

wave

Dugaan Skandal Bisnis Solar Ilegal Seret Nama Kasatreskrim Parigi Moutong

Nama Kasatreskrim Parigi moutong, Anugerah Tarigan terseret dalam pusaran isu dugaan bisnis solar ilegal.

Berebut Dana Pusat, Kabid SD Ingatkan Masalah Hibah Tanah Hambat Perbaikan Sekolah di Parimo

Ratusan sekolah di Parigi Moutong terancam gagal revitalisasi akibat sengketa lahan. Disdikbud minta kepsek percepat urus dokumen hibah.

Parigi Moutong dan Minahasa Tenggara Rancang Koalisi Pertanian, Fokus ke Inovasi Bibit dan Durian

Wakil Bupati Minahasa Tenggara pimpin rombongan kunker ke Parigi Moutong guna pelajari inovasi pusat bibit dan pengembangan sektor pertanian

Jason Statham Kembali dengan Film Thriller Penuh Aksi Lainnya, Mutiny! Berikut Sinopsisnya

Jason Statham akan kembali dengan film laga thriller baru berjdulu Mutiny, penuh dengan adegan aksi yang mendebarkan

Dugaan Skandal Tambang PT Pantas Indomining Pagimana: "Mafia Koordinat" dan Mandulnya Penegakan Hukum

Beroperasi sejak tahun 2012 sebagai pemegang IUP tidak menjamin PT Pantas Indomining tidak melanggar aturan mengelola lahan di luar konsesi.


See All
; ;