Sempat Melarikan Diri! Pelaku Begal Motor yang Bawa Senjata Tajam Ditembak Mati Polisi di Serpong Tangerang Selatan, Begini Kronologinya

Polisi menembak mati terduga begal motor bersenjata di dekat lampu merah BSD, Serpong.
Polisi menembak mati terduga begal motor bersenjata di dekat lampu merah BSD, Serpong. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @memomedsos_official

Tangerang Selatan, gemasulawesi - Seorang terduga pelaku begal motor tewas ditembak oleh polisi di dekat lampu merah BSD, Serpong, Kota Tangerang Selatan. 

Kejadian ini dilaporkan oleh Ajun Komisaris Agil Sahril, Kasi Humas Polres Tangerang Selatan.

Ia mengungkapkan bahwa tindakan tegas terhadap terduga pelaku begal di Tangerang Selatan tersebut dilakukan oleh anggota Polsek Ciledug.

Ajun Komisaris Agil menjelaskan bahwa penembakan dilakukan karena pelaku diduga membawa senjata api saat melakukan aksi pembegalan. 

Baca Juga:
Krisis Pendidikan! Banyak Siswa SMP di Indonesia yang Ternyata Belum Bisa Membaca, Guru Ini Ungkap Fakta Mengejutkan

"Benar, terjadi penindakan tegas terukur yang dilakukan oleh salah satu anggota Polsek Ciledug, Polres Metro Tangerang Kota," ujarnya, dikutip pada Rabu, 3 Agustus 2024.

Peristiwa penembakan ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Kala itu, salah satu anggota dari Polsek Ciledug sedang melakukan aksi pengejaran terhadap terduga pelaku di Kawasan Serpong, Tangerang Selatan. 

Kronologi kejadian dimulai ketika polisi menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di kawasan Ciledug.

Dalam laporan tersebut, pelaku diduga membawa senjata api dan berpotensi membahayakan warga sekitar.

Baca Juga:
Karena Hal Ini Telah Banyak Entitas yang Tidak Relevan, Ketua Umum PBNU Sebut Nahdlatul Ulama Harus Terus Berupaya Melakukan Transformasi

Menanggapi laporan tersebut, petugas Polsek Ciledug segera melakukan pengejaran.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pelaku terlihat melarikan diri ke arah Serpong dengan menggunakan sepeda motor. 

Petugas yang berada di lapangan segera melakukan pengejaran intensif terhadap pelaku.

Selama pengejaran, petugas berhasil memojokkan pelaku di dekat lampu merah BSD. 

Baca Juga:
Disusul Cabai Rawit, BPS Mencatat Komoditas Bawang Merah Memberikan Andil Paling Besar pada Deflasi Bulan Juli 2024 di Provinsi Gorontalo

Namun, pelaku menunjukkan perilaku agresif dan berusaha melawan petugas dengan mengeluarkan senjata api.

Dalam situasi yang mendesak dan demi keselamatan masyarakat serta petugas, polisi akhirnya mengambil tindakan tegas dengan menembak pelaku.

Dalam penggeledahan setelah penembakan, polisi menemukan senjata api dan kunci letter T yang diduga digunakan oleh pelaku dalam aksinya. 

Barang-barang bukti tersebut menunjukkan bahwa pelaku memang terlibat dalam aksi kejahatan pencurian kendaraan bermotor.

Baca Juga:
Tusuk Wajah Korban dengan Anak Kunci Motor, Viral Aksi Pria Aniaya Pengantar Paket di Tangerang, Polisi Gerak Cepat Amankan Pelaku

"Iya di kawasan Serpong penindakan tegasnya. Pelaku diduga mencuri di kawasan Ciledug. Pelaku didapati membawa senpi, serta ditemukan kunci letter T," terang Agil.

Di media sosial, video yang menunjukkan korban tergeletak usai ditembak mati petugas itu pun beredar luas dan menimbulkan beragam komentar.

Banyak yang mendukung tindakan yang dilakukan petugas tersebut.

"Mantapss pak udah ginian aja begal begal mah pantes," komentar akun @wil***.

Baca Juga:
Tuai Kecaman Usai Dituding Bolos dalam Rapat Paripurna, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani Angkat Bicara, Akui Hal Ini

Ajun Komisaris Agil Sahril menekankan bahwa tindakan tegas ini dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku dan demi menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. 

Polisi juga berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap kejahatan jalanan, terutama yang melibatkan senjata api. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
2 Pelaku Begal yang Sempat Viral Usai Merampas Ponsel Sepasang Kekasih di Warteg Kawasan Grogol Petamburan Berhasil Ditangkap, Ini Sosoknya

Polisi menangkap dua pelaku yang melakukan aksi begal handphone di salah satu warteg di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Viral di Media Sosial! Remaja Asal Serang Baru Bekasi Ini Menangis Histeris Usai Jadi Korban Begal, Motor dan Ponsel Raib Digondol Pelaku

Jadi korban pembegalan, remaja di Jalan KH. R. Ma’mun Nawawi Bekasi ini menangis histeris. Sepeda dan ponselnya hilang dibawa pelaku.

Sedang Makan di Warteg, Wanita Ini Jadi Korban Begal Preman Bersenjata Golok, Handphone yang Dipegangnya Raib dalam Sekejap

Aksi begal preman bersenjata golok yang dengan cepatnya merampas handphone milik korban yang sedang makan di warteg viral di media sosial.

Pelaku Begal Menggunakan Senjata Api Mainan Berhasil Diamankan Warga: Ngakunya Kalau Siang Jadi Badut Keliling

Pelaku begal dengan senjata api mainan di Jakarta Timur berhasil diamankan dan mengaku pada siang hari ia berprofesi sebagai badut keliling.

David NAIF Motoran, Sering Disangka Begal Tapi Pakai Motor Mewah

David NAIF, seorang musisi terkenal Tanah Air, seringkali mengalami kejadian yang cukup menggelitik saat sedang motoran, salah satunya sering disangka sebagai begal, David pun sempat menjadi bulan-bulanan netizen.David NAIF, seorang musisi terkenal Tanah Air, seringkali mengalami kejadian yang cukup menggelitik saat sedang motoran, salah satunya sering disangka sebagai begal, David pun sempat menjadi bulan-bulanan netizen.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;