Terkait Ibu Kota Nusantara, Bupati Teluk Wondama Sebut Kehadiran IKN Memberikan Dampak Positif untuk Perkembangan dan Pembangunan di Kawasan Timur Indonesia

Ket. Foto: Disebutkan Bupati Teluk Wondama, IKN Berdampak Positif untuk Perkembangan dan Pembangunan di Kawasan Timur RI
Ket. Foto: Disebutkan Bupati Teluk Wondama, IKN Berdampak Positif untuk Perkembangan dan Pembangunan di Kawasan Timur RI Source: (Foto/ANTARA/HO-Zack Tonu B)

Teluk Wondama, gemasulawesi – Hendrik Mambor, yang merupakan Bupati Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat, menyatakan kehadiran IKN atau Ibu Kota Nusantara yang berada di wilayah Penajam Paser Utara berdampak positif untuk perkembangan dan pembangunan di kawasan timur Indonesia.

Dalam keterangannya saat apel pagi Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama di Rasiei, Wasior, pada hari Senin, tanggal 19 Agustus 2024, Hendrik Mambor mengatakan ‘kita’ yang di wilayah timur tentu bersyukur kepada Tuhan sebab dapat mengefektifkan waktu 1 jam untuk menjangkau ibu kota baru.

Hendrik Mambor menambahkan dalam melanjutkan pelayanan, melakukan koordinasi, komunikasi dalam berbagai hal dengan pemerintah pusat mupun lembaga dan kementerian.

Baca Juga:
Dipusatkan di Alun-Alun Suka Makmue, Komisi Independen Pemilihan Kabupaten Nagan Raya Aceh Menggelar Sosialisasi Pilkada 2024 Melalui Kegiatan Jalan Sehat

Dia berharap pemerintahan baru di bawah komando Presiden Terpilih, Prabowo Subianto, ke depan terus melanjutkan pembangunan IKN agar seluruh aktivitas pemerintahan nantinya dipusatkan di IKN, bukan lagi di Jakarta.

Untuk diketahui waktu tempuh penerbangan dari kota Manokwari, ibu kota Provinsi Papua Barat ke Jakarta menggunakan pesawat lebih dari 4 jam.

Sementara ke IKN di Provinsi Kalimantan Timur hanya memerlukan waktu perjalanan sekitar 3 jam.

Baca Juga:
Dalam Pilkada 2024, KPU Parigi Moutong Sebut Tidak Ada Pasangan Bakal Calon Perseorangan Lolos Verfak untuk Menjadi Bupati dan Wabup

“Jadi lebih memudahkan kita dari sisi transportasi, juga jangkauan dan juga akses transportasi,” katanya.

Dikutip dari Antara, Hendrik berharap tema HUT RI yang ke-79 tahun ini, yaitu ‘Nusantara Baru, Indonesia Maju’ tidak sekedar menjadi slogan, namun adalah momentum yang tepat untuk Pemerintah Pusat mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.

“Khususnya untuk wilayah Indonesia bagian timur yang selama ini masih tertinggal jauh,” ujarnya.

Baca Juga:
Di Sekolah Dasar 3T di Pulau Mapia, Disdik Kabupaten Supiori Papua Menetapkan Kebijakan Rolling Guru Setiap 3 Bulan Mengajar

Dia mengatakan kedekatan ke ibu kota negara diharapkan dapat memberikan dampak kepada kemajuan wilayah di bagian timur Indonesia mulai dari Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku hingga Papua.

Sementara itu, jika melakukan penerbangan dari Teluk Wondama ke Kalimantan Timur harus menggunakan pesawat kecil ke Manokwari.

Lalu sambung dengan pesawat besar ke Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, baru dilanjutkan ke Balikpapan. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave
Sebagai Upaya Menjaring Masukan Masyarakat, KPU Jepara Mulai Mengumumkan Daftar Pemilih Sementara Pilkada Tahun 2024 di Desa-Desa

Daftar pemilih sementara atau DPS Pilkada tahun 2024 mulai diumumkan oleh KPU Kabupaten Jepara di desa-desa.

Terkait Dokumen Syarat Dukungan Bapaslon Perseorangan, KPU Kota Gorontalo Menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Verfak Kedua

Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil verifikasi faktual kedua terkait dokumen syarat dukungan bapaslon digelar oleh KPU Kota Gorontalo.

Ramai di Media Sosial! Gegara Tak Terima NIK KTP Dicatut untuk Pilkada 2024, Warga Jakarta Pusat Ini Lapor ke Polda Metro Jaya

Warga yang merasa identitasnya melalui NIK diduga dicatut untuk kepentingan Pilkada Jakarta 2024 melapor ke Polda Metro Jaya.

Viral! Wanita di Langkat Sumatera Utara Ditampar dan Dicubit Ibu-ibu Gegara Dituduh Mencuri Bayam, Padahal Ini Fakta yang Sebenarnya

Kasus wanita muda ditampar gara-gara dituduh mencuri bayam di Langkat menjadi viral di media sosial. Fakta sesungguhnya akhirnya terungkap.

Telah Mendapatkan 7 Kursi dari 3 Parpol, Bapaslon Bupati dan Wabup Parigi Moutong Nizar Rahmatu dan Ardi Kadir Selangkah Lagi Akan Penuhi Syarat Kuota Kursi

Syarat kuota kursi selangkah lagi akan dipenuhi oleh bapaslon Bupati dan Wabup Parigi Moutong, M Nizar Rahmatu dan Ardi Kadir.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;