Tak Terima Temannya Tiba-Tiba Dibacok, Ratusan Mahasiswa di Cipayung Bakar Motor Pelaku yang Melarikan Diri, Begini Kondisinya Sekarang

Mahasiswa di Cipayung dibacok oleh OTK, teman-teman membalas dendam dengan membakar motor. Polisi lakukan penyelidikan.
Mahasiswa di Cipayung dibacok oleh OTK, teman-teman membalas dendam dengan membakar motor. Polisi lakukan penyelidikan. Source: Foto/ilustrasi/Pixabay

Jakarta Timur, gemasulawesi - Seorang mahasiswa berinisial SS mengalami serangan brutal di daerah Cipayung, Jakarta Timur. 

SS, yang sedang membeli makanan di warung, tiba-tiba diserang oleh dua pria tak dikenal. 

Para pelaku menggunakan senjata tajam jenis celurit untuk menyerang korban, yang mengakibatkan luka robek yang cukup serius di lengan kanan SS.

Setelah serangan, para pelaku melarikan diri dengan cepat dari lokasi kejadian.

Baca Juga:
Hingga 31 Juli 2024, Kanwil DJPb Kementerian Keuangan Sulawesi Tengah Sebut Kinerja APBN Menunjukkan Pertumbuhan Positif

Korban, SS, segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan. 

Kabar mengenai serangan ini menyebar dengan cepat di kalangan teman-teman SS, menyebabkan mereka merasa sangat marah dan terpukul oleh kejadian tersebut. 

Tidak lama setelah menerima kabar serangan, sekitar 100 orang teman SS berkumpul dan melakukan aksi balas dendam.

Para mahasiswa tersebut melakukan pencarian di area sekitar Gang Mundu, tempat di mana pelaku diduga melarikan diri. 

Baca Juga:
Diamankan Petugas Imigrasi Gegara Langgar Izin Tinggal di Indonesia, Puluhan WNA Nekad Kabur hingga Lompat dari Apartemen

Meskipun upaya mereka untuk menemukan pelaku tidak membuahkan hasil, mereka tidak hanya melakukan pencarian, tetapi juga melakukan tindakan perusakan sebagai bentuk kemarahan mereka. 

Dalam kekacauan yang terjadi, kelompok mahasiswa ini membakar sebuah sepeda motor yang terparkir di lokasi kejadian. 

Tindakan ini menambah ketegangan di area tersebut, menambah beban bagi pihak kepolisian yang sedang berusaha mengendalikan situasi.

Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Kabid Humas Polda Metro Jaya, memberikan keterangan resmi mengenai kejadian ini. Ia menjelaskan bahwa polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku pembacokan. 

Baca Juga:
Tanggapi Viralnya Video Polwan Tegur Pria yang Sedang Makan di Warkop, Polda Jatim Beberkan Fakta Sebenarnya

“Kami sedang berusaha keras untuk melacak pelaku dan memastikan mereka dapat diadili sesuai hukum. Kami juga tengah menginvestigasi tindakan balas dendam yang dilakukan oleh teman korban, termasuk pembakaran motor, yang akan menjadi bagian dari penyelidikan kami,” ujar Ade Ary pada Selasa, 27 Agustus 2024.

Ade Ary juga menambahkan bahwa pihak kepolisian berusaha menjaga situasi tetap terkendali di sekitar Pintu Asrama Haji. 

Mereka mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh aksi kekerasan atau balas dendam. 

Polisi berharap agar tindakan hukum yang tepat dapat diambil terhadap pelaku serta semua pihak yang terlibat, sehingga keadilan dapat ditegakkan dan situasi dapat kembali kondusif.

Baca Juga:
Foto Bahlil Lahadalia dengan Botol Whisky Seharga Puluhan Juta Rupiah Viral di Media Sosial, Begini Kata Kader Muda Partai Golkar

Pihak kepolisian juga meminta bantuan masyarakat untuk memberikan informasi yang mungkin berguna dalam penyelidikan kasus ini. 

Upaya penegakan hukum akan difokuskan pada penyelesaian kasus ini dan memastikan bahwa pelaku serta pihak-pihak yang terlibat dalam tindakan kekerasan mendapatkan hukuman yang sesuai. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Hingga 31 Juli 2024, Kanwil DJPb Kementerian Keuangan Sulawesi Tengah Sebut Kinerja APBN Menunjukkan Pertumbuhan Positif

Kanwil DJPb Kemenkeu Sulawesi Tengah mengatakan kinerja APBN hingga tanggal 31 Juli 2024 menunjukkan pertumbuhan yang positif.

Diamankan Petugas Imigrasi Gegara Langgar Izin Tinggal di Indonesia, Puluhan WNA Nekad Kabur hingga Lompat dari Apartemen

Operasi Jagratara amankan 44 WNA yang melanggar izin tinggal di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat. Penangkapan berlangsung dramatis.

Belum Memenuhi Persyaratan yang Ditentukan, KPU Sigi Menolak Pendaftaran Bakal Paslon Bupati dan Wabup Nirwansyah dan Hesty

Pendaftaran bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Nirwansyah Parampasi dan Hesty Yulita ditolak oleh KPU Kabupaten Sigi.

Tanggapi Viralnya Video Polwan Tegur Pria yang Sedang Makan di Warkop, Polda Jatim Beberkan Fakta Sebenarnya

Viral video seorang Polwan menegur pria yang sedang makan di Surabaya, Polda Jatim klarifikasi fakta dan penyebab miskomunikasi.

Memanas! Blokade Jalan oleh Mahasiswa Universitas Negeri Makassar Saat Demo Picu Kemarahan Warga, Begini Kronologinya

Demo mahasiswa UNM blokade jalan hingga malam, memicu kemarahan warga yang berujung pada bentrokan dan kerusakan kampus.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;