Waduh! Anggota Polisi di Jakarta Timur Terkena Siraman Air Keras Saat Berusaha Membubarkan Tawuran, Begini Kondisinya Sekarang

Seorang anggota polisi terkena siraman air keras saat membubarkan tawuran di Jakarta Timur. Kondisi korban sadar dan dirawat
Seorang anggota polisi terkena siraman air keras saat membubarkan tawuran di Jakarta Timur. Kondisi korban sadar dan dirawat Source: Foto/ilustrasi/Unsplash

Jakarta Timur, gemasulawesi - Sebuah insiden kekerasan terjadi di Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. 

Dalam upaya membubarkan tawuran yang melibatkan warga setempat, seorang anggota kepolisian menjadi korban serangan air keras. 

Peristiwa ini menunjukkan risiko tinggi yang dihadapi oleh petugas kepolisian dalam menjalankan tugas mereka.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, menjelaskan bahwa pihak kepolisian, termasuk Polrestro Jakarta Timur, Polsek Jatinegara, dan Brimob Cipinang, terpaksa turun tangan untuk mengatasi tawuran yang terjadi di wilayah tersebut. 

Baca Juga:
Pengeroyokan Brutal! Sopir Angkot Jadi Korban Amukan Pengguna Sepeda Listrik di Pabuaran Bogor, Dipicu Gegara Masalah Sepele Ini

Ketika petugas tiba di lokasi kejadian dan mencoba membubarkan kerumunan, mereka dihadapkan pada situasi yang semakin memburuk.

"Selama upaya pembubaran tawuran, para pelaku tidak hanya menolak untuk berhenti tetapi juga melakukan serangan balik terhadap anggota Brimob. Mereka menyiramkan air keras kepada petugas yang sedang berusaha mengendalikan situasi," ujar Kombes Pol Nicolas pada Jumat, 30 Agustus 2024.

Serangan air keras yang dilakukan oleh para pelaku menyebabkan seorang anggota kepolisian mengalami luka serius. 

"Korban mengalami luka di wajah, tangan, dan paha akibat terkena siraman air keras. Luka-luka tersebut memerlukan perawatan medis intensif," tambahnya. 

Baca Juga:
Raup Keuntungan hingga Ratusan Juta! Pria Pengacak Server Smartfren Ditangkap, Simak Bagaimana Aksi Peretasan Ini Terjadi

Meskipun mengalami luka parah, pihak kepolisian melaporkan bahwa kondisi korban saat ini dalam keadaan sadar dan stabil setelah mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.

Pihak kepolisian segera melakukan langkah-langkah untuk menangani kasus ini. Mereka melibatkan unit penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku yang terlibat dalam serangan tersebut. 

Kombes Pol Nicolas menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan secara transparan dan tegas. 

"Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal atas tindakan kekerasan ini. Kasus ini akan kami tangani dengan serius agar kejadian serupa tidak terulang kembali," katanya.

Baca Juga:
Protes Peraturan Pemerintah Soal Larangan Penjualan Rokok, Para Pemilik Warung di Jakarta Pasang Bendera Setengah Tiang

Insiden ini menggarisbawahi tantangan yang dihadapi oleh aparat keamanan dalam menjaga ketertiban masyarakat. 

Serangan seperti ini tidak hanya membahayakan petugas tetapi juga merusak upaya penegakan hukum dan menciptakan ketidakamanan di masyarakat. 

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk mendukung proses penegakan hukum dan menghindari tindakan kekerasan dalam menyelesaikan konflik. 

"Kami berharap masyarakat dapat lebih kooperatif dan mengedepankan cara-cara damai dalam mengatasi masalah, untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif," tutup Kombes Pol Nicolas. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Puluhan Pemuda Makassar Hendak Tawuran Dibekuk Polisi

Puluhan pemuda Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, dibekuk polisi diduga hendak tawuran saat operasi Kamtibmas Polrestabes Makassar

Tawuran Antar Kelompok di Makassar Terjadi Saat Perayaan Pergantian Tahun Semalam

Tawuran antar kelompok di Makassar terjadi saat perayaan pergantian tahun semalam, Sabtu 31 Desember 2022. Tawuran terjadi pada sejumlah titik

Menatap Takjub Pesona Wisata Pantai Karang Tawulan Tasikmalaya, Megah Terbentang dengan Batu-Batu Karangnya

Menikmati pesona wisata Pantai Karang Tawulan Tasikmalaya dari atas ketinggian, megah dan indah menjadi satu!

Berniat Ingin Bubarkan Tawuran, Pemuda di Kalideres Ini Malah Jadi Tersangka Pembunuhan Usai Tewaskan Anak Dibawah Umur, Begini Kronologinya

Pemuda di Kalideres ini ditetapkan sebagai tersangka usai menewaskan 1 anak dibawah umur saat ingin berusaha membubarkan tawuran.

Bukannya Bersuka Cita, Perayaan HUT ke 497 DKI Jakarta Justru Diwarnai Aksi Tawuran 2 Kelompok Remaja di Jatinegara, Ini Pemicunya

Bertepatan dengan HUT DKI Jakarta ke-497, dua kelompok pemuda terlibat tawuran di kawasan Pasar Gembrong, Jatinegara.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;